Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2010

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Dilema

Jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh,sudah hampir dua jam saya berada dikantor  tanpa mengerjakan hal yang berarti,sebatas ngobrol,baca koran,browsing sampai bosan dan pusing sendiri karena bingung mau ngapain. Beberapa hari ini memang pekerjaan berkurang,proposal masuk sudah ga serame dulu menjelang pilkada.Survey juga sudah tidak ada karena dana untuk pembangunan sudah defisit. Pekerjaan yg berat juga belum dilimpahkan kepada saya,karena terhitung pegawai baru. Sebuah dilema,ternyata pekerjaan yg diinginkan banyak orang tak seideal yg saya bayangkan.Kadang merasa bersalah karena mendapat gaji yang tak sebanding dengan kontribusi yg saya berikan.membayangkan seorang petani yang harus berpanas-panasan dan bekerja dengan sangat keras untuk bisa panen,dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. Sejujurnya saya lebih senang mendapat setumpuk pekerjaan dimeja kerja ku dari pada harus bermalas-malasan seperti ini.Membaca proposal-proposal dimejaku dar…