Saturday, 25 February 2017

Menantikan Pesona Nusa Dua Fiesta 2017



Bali tak henti mempercantik diri dan mengekspose setiap sudut keindahan alam. Pulau yang cantik dan kekayaan budaya seolah masih belum cukup bagi Bali untuk menggaet wisatawan, baik itu turis domestik maupun turis asing. 

Event super kece yang diadakan di Bali tepatnya di Nusa Dua tahun lalu layak kita nantikan lagi di tahun ini. Nusa Dua Fiesta merupakan pesta tahunan terbesar yang digelar pada 16-20 November tahun lalu. Di festival ini banyak atraksi yang ditampikan seperti  atraksi seni, budaya, kuliner, olahraga & hiburan yang berpusat di Peninsula Island Nusa Dua.

Ohya gaes, Nusa Dua Fiesta yang digelar tahun lalu ternyata sudah kali ke 20 nya. Wah, kemana saja saya selama ini ya baru tahun acara keren itu sekarang. Di tahun ini Nusa Dua Fiesta akan mengganti nama menjadi  Pesona Nusa Dua Fiesta


Tentang Nusa Dua Fiesta

Nusa Dua Fiesta (NDF) merupakan event tahunan yang  telah dilaksanakan selama dua puluh kali sejak Tahun 1996 dan menjadi salah satu kegiatan rutin yang banyak ditunggu publik di Bali. Berangkat dari sebuah ide untuk memberi sentuhan yang berbeda terhadap peran kawasan Nusa Dua selain sebagai fasilitas akomodasi dan pusat kegiatan konferensi, maka NDF mulai berkembang dari awalnya hanya kegiatan apresiasi hotel dan tenant kepada pengunjung di kawasan, menjadi sebuah pesta besar yang menjadi ajang penampilan atraksi seni, budaya, kuliner, olahraga dan hiburan.

Mungkin banyak yang penasaran Peninsula Isand itu dimana sih?



Pulau Peninsula yang terletak di Kawasan Pariwisata Nusa Dua ini memiliki luas sekitar 4 HA. Di dalamnya terdapat Patung Kresna Arjuna setinggi 12 meter yang menambah daya tarik pulau ini. Akses masuk yang sangat mudah dan dekat dengan atraksi wisata dan fasilitas penunjang menjadikan tempat yang sangat sesuai untuk berbagai event nasional maupun internasional.



Nusa Dua Fiesta tak ubahnya seperti Pesta Seminggu Penuh di Kawasan Nusa Dua Bali, berupa rangkaian kegiatan yang tiada henti dari pagi sampai malam, dilaksanakan pada berbagai venue di dalam lokasi seluas 350 hektar, yang masing-masing memiliki bentuk kegiatan berbeda dan jadwal yang terukur jelas, sehingga seluruh peserta, penonton, tamu, pengunjung dan pemirsa TV maupun media sosial dapat menikmati suguhan tiada henti dan terus menerus berkelanjutan.

FYI ya gaes, Nusa Dua Fiesta tahun lalu mengundang banyak artis papan atas, seperti Isyana Sarasvati,  GAC, The Groove hingga Julio Iglesias. Rangkaian acara yang digelar selain konser musik ada tennis open, turnamen golf, Bali Cultural Run, hingga festival berbagai kuliner. 

Wah, nggah sabar menantikan Pesona Nusa Dua Fiesta tahun ini ya gaes. Siap-siap deh rajin nabung biar tabungannya banyak dan bisa ke Bali. Menyaksikan keriuhan dan megahnya Pesona Nusa Dua Fiesta dan berharap sih Cold Play yang diundang konser disana. #ngarep.

Nah, pemirsah jangan sampai melewatkan event kece itu yaaa, atau biar seru berangkat bareng gengs kamu atau ajak semua keluarga. Menikmati keindahan Nusa Dua dengan segala pesonannya.

Pentingnya Mengetahui Perkembangan Janin

Sosial media tak melulu tentang HOAX, khususnya poitik. #eh. Tapi sosial media juga menjadi sahabat kita. Kok bisa? Ya bisa lah masak ya iya donk. LOL.

Ngomongin sosial media khususnya Facebook, sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari banyak orang. Betul nggak? Betul. Iya nggak? Iya. Bener kan saya. Apalagi bagi saya, facebook tak hanya untuk pencitraan #ehlagi, tapi sahabat yang selalu mengingatkan berbagai moment yang telah lampau. Bahkan mungkin saya sendiri sudah tidak ingat. Tapi berkat reminder dari Facebook, saya jadi ingat kejadian ini itu dan kamu. #ehem.


Beberapa hari yang lalu, Facebook membawa saya ke memori 4 tahun silam. Ketika saya sedang berada di Selecta bersama Nathan. Seandainya tidak ada foto yang dishare Facebook saya sama sekali nggak tahulah kalau di hari itu kami sedang wisata ke Malang. Yang lebih penting lagi, saat itu saya sedang hamil anak kedua. Ohya abaikan penampakan saya yang lebih langsing. Karena saya selalu terkena Hyperemesis ketika hamil hingga berat badan turun lebih dari 10 kg. Atau saya mesti tekdung lagi ya biar langsingan. LOL

Okey back to topic. Kenangan tentang hamil pasti sangat mengesankan bagi semua Ibu. Tiap kehamilanpun tidak selalu sama. Bahkan adik kakak sekandungpun, proses selama hamil pasti ada perbedaan. Yang paling penting bagi saya sih Ibu hamil harus selau memantau  perkembangan janin dari minggu ke minggu 

Nah, mungkin ada yang bisa nebak di foto itu saya sedang hamil berapa bulan?

Jawabnya tiga bulan teman. Bisa dibilang sedang usia rawan dan termasuk hamil muda. Tapi dasar #EmakManisSukaPiknik itu bukan halangan. Syukur banget, saya sehat dan janin juga sehat walaupun menempuh perjalanan jauh dan tidak ada waktu istirahat.


Selama hamil saya selalu mengikuti perkembangan janin. Berbagai informasi bisa kita dapatkan. Entah itu dari dokter,  buku, web tentang parenting /baby atau berbagai literasi yang bisa kita pinjam. Seringnya sih saya kepoin webnya Zwitsal. Berbagai informasi penting saya dapatkan dari web resmi kepunyaan Zwitsal. Tak hanya informasi tentang kehamilan, tapi juga tentang bayi dan balita. Panduan lengkap saya dapatkan dari www.zwitsal. co.id

Dari sanalah saya jadi tahu di usia kandungan 12  minggu bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil. Jari kecil dan jari kaki sepenuhnya terpisah. Usus bayi berada di dalam rongga perut. Dengan meningkatnya volume darah ibu, detak jantung janin juga meningkat. Ukuran janin berkisar sekitar 63 mm dan berat 14 gram. Rasanya pengen segera melihat mereka lahir dan menimang-nimang mereka. Tak terasa sekarang Saka sudah tiga tahun. Tumbuh sehat dan selalu aktif.

Dek Saka udah gede sekarang

Pemirsah, khususnya Ibu hamil. Penting bagi kita untuk mengikuti perkembangan janin. Agar kita bisa tahu pertumbuhan janin dari minggu ke minggu. Mengetahui kesehatan serta normalnya organ bayi. Mendeteksi apabila ada  penyakit atau perkembangan yang tidak wajar.

Semoga selalu sehat dan jaga buah hati dengan baik ya moms.

Wednesday, 22 February 2017

5 Alasan Mengapa Belanja Online Lebih Hemat







Belanja online kini sedang digandrumi sebagai orang, terumata bagi mereka yang sibuk dan tidak sempat untuk berkunjung ke toko kovensial atau mall. Buktinya, setiap tahun situs online semakin meningkat. Mengapa situs online saat ini berkembang pesat? Ternyata, bukan hanya kemudahannya saja, belanja secara online lebih hemat dibandingkan berbelanja secara langsung. Inilah beberapa alasan belanja di toko online bisa menghemat pengeluaran anda. 

Tidak Perlu Isi Bensin Atau Bayar Angkutan Umum 




Salah satu alasan mengapa belanja online jadi booming adalah kemudahannya dalam berbelanja. Cukup gunakan gadget, anda bisa melihat semua barang yang ada di toko online tersebut. Anda sudah tidak perlu untuk datang ke Mall yang memerlukan dana untuk membeli bensin kendaraan atau membaya angkutan umum hingga bayar parkir. Belanja di toko online, anda tidak perlu mengeluarkan uang tersebut.

Hemat Tenaga 



Cukup klik barang yang kamu inginkan, kamu sudah bisa memesan barang yang kamu impikan. Belanja online bisa menghemat energimu. Secara otomatis, pesanan kamu segera dilayani dengan cepat tanpa harus menunggu waktu yang lama untuk sekedar berbelanja online. 


Tidak Repot 



Keuntungan lain yang kamu dapatkan saat belanja online yakni kamu tak perlu repot lagi membawa banyak kantong belanjaan yang menumpuk. Kamu hanya tinggal menunggu barang-barang yang kamu beli sampai dirumah.


Mudah membandingkan harga




Daripada menyusuri beberapa toko di mall hanya untuk membandingkan harga. Lebih baik kamu membandingkannya melalui toko online. Situs online shopping mempermudah urusan kamu untuk membandingkan harga yang dijual dengan situs online lainnya. Harga yang ditawarkan toko online pun jauh lebih murah dibandingkan membelinya di store langsung. Coba cek!


Banyak Penawaran Menarik


Benefit lain yang bisa kamu dapatkan saat berbelanja online adalah kamu mendapatkan penawaran menarik mulai harga khusus, buy one get one, voucher belanja, dan beragam penawaran lainnya. Belanja di toko online bisa menjadi alternatif untuk kamu yang sedang berhemat.
Kalau sudah tahu alasan mengapa belanja online lebih hemat, tentu sudah saatnya kamu juga ikut merasakan keuntungan belanja secara online. Yuk kunjungi segera mataharimall.com dan nikmati penawaran harga terbaik untuk setiap produk yang kamu inginkan. Hanya di toko online kamu bisa berbelanja kapanpun dan dimanapun.

Saturday, 18 February 2017

Menikmati Romantisnya Dinner ala Romantica Italiana di Swiss Cafe



Yank, ada yang ngajakin aku dinner.”

“Siapa yang ngajak?” tanya Mas Bojo

“Temenku, tadi japri nawarin dinner. Piye?”

“Kamu ama dia?” Mas Bojo memasang wajah bersungut-sungut.

“Ya enggaklah, dia nawarin kita dinner bareng di hotel , temanya Romantica Italiana. Pasti romantiiiiis,

“Oooo, kirain....” Kini wajahnya dihiasi senyum

-------------------------------------------------------------------------------------------

Jumat sore seorang teman mengirimkan pesan via WA dan menanyakan kesediaan saya untuk dinner di Swiss-Café, Swiss-Belhotel Yogyakarta, berdua suami. Sebelum mengiyakan, saya nanya dulu donk ke suami, apakah dia ada acara atau ngga di malam minggu menjelang Valentine itu.

Untungnya, dia mau dan bersedia meng-cancel semua acara bareng teman-temannya demi menemani sang ratu untuk dinner. Ahaaai, berani nolak ratu bisa ngga dapat jatah semalam keles. LOL



Setelah memberi kabar kepada Ang Tek Khun yang meng-handle komunitas dari Swiss-Belhotel
Yogyakarta, bahwa kami bisa datang di acara dinner, kami segera membuat strategi gimana ninggalin duo anak lanang tanpa ada drama rengekan dan tangisan.

Selama 6 tahun ini kayaknya kami belum pernah ninggalin duo anak lanang tanpa ada salah seorang dari kami di rumah. Jika saya ngantor atau ada acara blogger, suami yang nemenin bersama mbah; begitu sebaliknya jika dia mesti ke proyek atau ada acara lain.

Apalagi ini untuk acara dinner bareng dan benar-benar cuma kami berdua, itu jarang banget... makanya kami nggak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Rayuan maut dan aneka tawaran serta sedikit “kebohongan” kami gencarkan, demi bias mensukseskan dinner berdua ini.

Yippi, akhirnya anak-anak mau juga ditinggal. Reward mobil-mobilan dan jalan-jalan ke mal di hari
minggu, sukses bikin duo balita tetep tersenyum saat saya dan si bapak keluar dari rumah. Tak lupa saya nitip pesen sama simbah bahwa kami akan pergi sekitar dua jam.

Jarak dari rumah menuju Swiss-Café yang berada di Swiss-Belhotel sebenernya deket, cuma 15 menitan kalau tanpa macet. Berhubung malam minggu dan jamnya orang jalan-jalan, ya udah sepanjang jalan macet, terlebih saat memasuki Jalan Jend. Sudirman. Mas Bojo mulai cemberut lagi dan sedikit mengeluh tentang Jogja yang makin macet dan macet.



Pukul setengah 8 kami sampai di Swiss-Belhotel, tanpa babibu kami segera memarkir kendaraan dan
menuju Swiss-Café. Suara merdu penyanyi seriosa mulai terdengar begitu kami memasuki lobi Swiss-Belhotel. Nuansa romantic menyergap kami. Yang biasanya jalan sendiri-sendiri, eh tiba-tiba Mas Bojo menggandeng tangan. Auuuw, aaauuuw, berasa jalan bareng abang Darius 'dah :)




Seorang perempuan cantik dengan ramah mempersilakan kami duduk . Nampak beberapa tamu
menikmati hidangan. Rupanya café ini mulai diminati warga Jogja, terlebih yang mencari suasana
romantis atau dinner dengan tema tertentu pada setiap malam minggu. Terkhusus pada malam minggu yang lalu (11/2) Swiss-Café mengangkat tema Romantica Italiana. Restoran ini buka sejak jam 7 sampai 10 malam.



Ehm, tulisan All You Can Eat di brosurnya membuat mata saya terbelalak, itu artinya kita bisa
makan sepuasnya gaes.

Setelah duduk manis, pelayan dengan ramah memasangkan serbet makan di pangkuan kami dan
meletakkan air putih di meja. Selanjutnya mereka mempersilakan kami untuk mengambil makanan yang kami inginkan.

Tanpa menunggu lama saya segera mengajak Mas Bojo untuk memilih menu yang kami sukai. Ohya,
menu yang di sajikan secara buffet bikin saya ngga nahan untuk mencicipi semuanya. Semuanya menu Italia, dari aneka pasta, Risoto, Roasted lamb, Lasagna, aneka bread, dan beragam salad serta sup.


Sebelum cuss mengenyangkan perut saya sempet ngobrol sama Mas Yudi selaku Food and Beverage
Manajer di Swiss-Belhotel Yogyakarta. Di hotel yang terletak di pusat kota ini, terdapat dua resto, yaitu Swiss-Café di lantai pertama dan In House yang ada di lantai paling atas. Jika In House lebih ke konsep bar and lounge dengan hiburan DJ, Swiss-Café menyasar ke dinner romantis.

Sekali dalam sebulan ada tema tertentu yang ditampilkan, seperti minggu ini di mana Swiss-Café
mengangkat romantisnya Italia. Pasti tak ada yang menyangka kan kalau ingat Italia pasti aura
romantisnya langsung terasa. Begitupun dengan hiburannya. Alunan keroncong serta lagu seriosa
dengan apik dinyanyikan oleh beberapa penyanyi malam itu.


Ok, lanjut ke acara dinner saya ya gaes. Menu pertama, saya mengambil pasta. Ada 4 pasta yang
ditawarkan di sini, yaitu spageti, fetucinie, ravioli, dan fusilli. Karena saya belum pernah mencicipi fusilli, jadi pasta fusilli dengan Bolognese saus yang menjadi hidangan pertama saya.



Bagaimana rasanya?

Italia banget gaes, rasanya beda sama pasta yang pernah saya makan sebelumnya, apalagi sama pasta
buatan dengan saus instan. Jauh banget. Mas Bojo rupanya juga penasaran dan pengen nyicip sedikit.
Saya suapin donk biar makin romantis, hehehe. Asal di rumah jangan minta disuapin juga, ntar jadi 3
orang yang saya suapin, bisa pegel tangan eikeh gaes.



Dan, ternyata suami doyan... jadinya piring saya berpindah ke depan dia. Tugas selanjutnya, dia yang
ngabisin, sedang saya mau eksplor menu yang lainnya. Kan mumpung all you can eat pemirsah. Dinner ala Italia tapi ngga makan Risoto itu berasa ada yang kurang. Berhubung biar irit piring, saya ngambil main course-nya sekalian. Jadi, ambil semua tapi dengan porsi sedikit. Dari Lasagna, Broccoli Marinara, Calamari, Beef Medalion, Mashed Pumkin, serta tak lupa Risoto-nya.

Ehm, semua menu enyak-enyak pemirsah, dan Seafood Risotonya nagih. Calamarinya gede-gede, dan nggak alot sama sekali. Lasagna-nya juga tak kalah enak. Lelehan keju bikin saya lupa kalau tadi sudah makan banyak.

Untuk sejenak buang jauh-jauh #Diet dan adanya #Dinnerenak #Marimakan . LOL.








Jangan ketawain hastagnya ya, gaes. Sayang banget kalau makanan-makanan enak itu dianggurin,
kasihan juga para chef bakal sedih kalau masakan mereka masih utuh. ((pembelaan)).




Main course sudah kami lahap dan waktunya poto-poto dulu. Ambience Romantica Italiana harus kami abadikan, rupanya Mas Yudi tahu gelagat kami dan membantu kami mengambil gambar. Thanks ya Mas Yudi.



Ihh, tumben lho Mas Bojo senyum. Pas saya upload di FB aja ada temenku yang komen kok tumben doi bisa senyum. Mungkin kebawa suasana kali, ya. Makan malam bersama istri paling cantik (serumah) dengan suasana romantis di restoran cantik dengan menu Italia special pasti membuat semua orang bakal tersenyum. Begitupun dengan Mas Bojo yang semua teman dan keluarga tahu banget dia itu susah untuk senyum.

Ohya, selain aneka pasta yang terkenal dari Itali pasti dessertnya yang bikin hati berbunga karena banyak coklat dan cream yang manis ((kayak saya)). Saya ambil tiga desert, yaitu  Tiramisu, Eclair dan Cassata Napolitaine dan yang paling juara  Cassatanya    walaupun kuenya bertekstur creamy tapi nggak eneg sama sekali. Sumpah, enak banget.




Sebagai pungkasan saya tak mau melewatkan menu yang sangat jarang ada di restaurant dan pasti mihil gaes. Roasted lamb with Mint Sauce. Daging dombanya empuk dan itu pertama kali saya merasakan mint sauce yang rasanya seger seger semriwing, bener-bener mereduce amis dari daging domba.




Rasanya saya tak merasa rugi meninggalkan duo anak lanang selama dua jam ini. Toh cuma sebentar dan mereka aman dengan simbahnya. Kebersamaan dengan pasangan juga memiliki arti penting.

Sesekali luangkan waktu menghabiskan waktu bersama pasangan. Itung-itung sebagai “me-time”. Kembali mengulang keromantisan dan selalu diulang agar cinta tetap menyala dan hubungan dengan pasangan tetap terjaga.

Terima kasih Swiss-Belhotel Yogyakarta yang sudah mewujudkan dinner romantis kami dan membuat Mas Bojo tersenyum manis.

Nah, kalian kapan nih mau dinner di Swiss-Café bareng pasangan kamu, mumpung malam minggu ini?

Friday, 17 February 2017

Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Masa Tua Tetap Bahagia



Lonceng jam berbunyi 12 kali, tandanya sudah tengah malam. Saya sibuk nonton tivi sambil sesekali ke kamar nengokin anak lanang yang tidur bareng Utinya. Sedang Bapak saya masih sibuk dengan tumpukan kertas dan kalkulator.



Seperti biasa, hampir setiap malam Bapak sibuk dengan gambar malam sabtu Bapak saya makin sibuk dengan kertas kalkir dan menghitung RAB. Apalagi di malam Sabtu kesibukannya bertambah dengan kertas-kertas kwitansi serta rekapan dari bas borong proyek. Menghitung semua gaji puluhan tukang di proyek dan bikin laporan ke bosnya. 



Dini hari mulai datang, saya mulai ngantuk. Bapak  masih sibuk dengan kalkulator dan sesekali  menyeruput kopi hitam. Belum ada tanda-tanda beliau akan ke peraduan. Maafkan anakmu Bapak, saya tidur duluan.

Setiap weekend saya sekeluarga mudik ke Klaten. Menginap di sana semalam atau dua malam. Tak hanya mengobati kangen pada Bapak Ibu tapi duo anak lanang juga rindu pada Kakung serta Utinya. Mereka happy banget diajak ke rumah simbahnya. Toko mainan di depan rumah serta bus wira wiri di depan rumah menjadi hiburan mereka, apalagi jika bus mau membunyikan teloletnya.

Selain kebahagiaan bisa bertemu Bapak dan Ibuk, ada perasaan sedih yang sangat mengganjal. Di usianya yang sudah lebih dari 65 tahun beliau masih bekerja keras. Berkendara dari Klaten sampai Jogja, menerobos panas dan hujan. Berkeliling di proyek dan malam masih menyelesaikan administrasi dan berbagai hitungan. 

Berat. Jika dirasa memang berat. Bapak masih punya tanggungan adik saya terkecil yang masih kuliah di UGM. Jika saya ngoyak-oyak beliau untuk leren dan berhenti kerja lalu siapa yang membiayai kuliah serta biaya hidup mereka. Sedang saya juga belum mampu untuk membantu dengan nominal jutaan. Disitu saya merasa sedih.

Sedang teman-teman di kantor saya usia 58 sudah pensiun dan menikmati masa tuanya. Saya membandingkan dengan Bapak saya yang masih bekerja keras di usia senja dimana beliau seharusnya menikmati masa tua dengan bahagia. Bersantai di rumah bersama Ibu.

Bapak saya seorang karyawan swasta, tidak ada batasan usia di kantornya. Sampai sekarang beliau masih dibutuhkan di kantor dan beliau sudah mengabdikan diri di kantor sejak saya kecil, sepertinya sebelum saya lahir beliau sudah bekerja di sana. Artinya hampir 35 tahun beliau mencurahkan tenaga dan pikirannya hingga membuat perusahaan makin besar seperti sekarang. 

Pernah saya ngobrol ngalor ngidul hingga ke pembicaraan Bapak besok dapat pensiun nggak? Setelah pensiun ada tunjangan tiap bulan nggak?

"Sing bayar sopo?" dengan enteng beliau menjawab.
 

******************************************


Pembicaraan dengan Bapak menjadi pelajaran hidup bagi saya. Bercermin dari Bapak dan masa tuanya saya bertekad, di masa tua nanti saya dan suami harus punya jaminan hari tua. Kami tidak mau di masa pensiun masih harus bekerja membanting tulang. Kami ingin punya jaminan pensiun agar bisa menikmati hari tua dan melihat anak-anak bahagia dengan tenang.

Keinginan memiliki santunan tiap bulan ataupun uang pensiun di hari tua nanti mungkin tidak banyak di pikirkan oleh banyak orang. Tapi bagi saya hal itu sangat penting. Kenapa? Pertama saya ingin keadaan ekonomi dan suami terjamin meskipun kami sudah tidak produktif lagi. Kedua kami tidak ingin merepotkan anak-anak. Ketiga, kami ingin bahagia.

Bagi pegawai negeri sipil pastinya tak ada masalah dengan pensiun karena mereka sudah mendapat Taspen serta uang pensiun tiap bulan setelah pensiun nanti. Lalu bagaimana dengan  karyawan swasta atau bahkan pekerja di sektor informal seperti pedagang dan wiraswasta lainnya?

 

Program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan


Pastinya pemerintah tidak mau lepas tangan dari kewajiban sebagai penyelenggara negara termasuk dengan mendirikan BPJS Ketenagakerjaan yang dahulu bernama PT Jamsostek (Persero) yang merupakan pelaksana undang-undang jaminan sosial tenaga kerja.

Salah satu program dari BPJS Ketenagakerjaan adalah Program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. Satu persatu ita bahas ya pemirsah agar kita lebih paham dan sesegera mungkn mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan.


Jaminan Hari Tua berupa uang tunai yang akan dibayarkan sekaligus pada saat peserta memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap. Jadi setelah peserta memasuki usia 55 tahun atau peserta meninggal dunia ataupun mengalami cacat total tetap, peserta akan mendapatkan uang tunai sebesar akumulasi iuran ditambah dengan hasil pengembanggannya sebesar paling sedikit sama dengan bunga deposito counter bank rate saat itu.

Lalu sapa saja yang bisa mendaftar menjadi peserta program Jaminan Hari Tua?



Cara Pengambilan atau Klaim Jaminan Hari Tua (JHT)

Sobat Prima, BPJS memberi kemudahan dalam proses pengambilan manfaat Jaminan Hari Tua. Peserta bisa mengambil sebelum mencapai usia 56 tahun  jika mencapai kepesertaan 10 tahun dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Diambil max 10 % dari total saldo sebagai persiapan usia pensiun
  • Diambil max 30% dari total saldo untuk uang perumahan
Pengambilan sebagian tersebut hanya dapat dilakukan sekali selama menjadi peserta
  • Jika setelah mencapai usia 56 tahun peserta masih bekerja dan memilih untuk menunda pembayaran JHT maka JHT dibayarkan saat yang bersangkutan berhenti bekerja.
  • BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan informasi kepada peserta mengenai besarnya saldo JHT beserta hasil pengembangannya 1 (satu) kali dalam setahun.

Apabila peserta meninggal dunia, urutan ahli waris yang berhak atas manfaat JHT  :

  1. Janda/duda
  2. Anak
  3. Orang tua, cucu
  4. Saudara Kandung
  5. Mertua
  6. Pihak yang ditunjuk dalam wasiat
  7. Apabila tidak ada ahli waris dan wasiat maka JHT dikembalikan ke Balai Harta Peninggalan

Tata Cara Pengajuan Jaminan Hari Tua

 

  1. Setiap permintaan JHT, tenaga kerja harus mengisi dan menyampaikan formulir 5 BPJS Ketenagakerjaan kepada kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat dengan melampirkan:
  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan asli
  • Kartu Identitas diri KTP/SIM (fotokopi)
  • Surat keterangan pemberhentian bekerja dari perusahaan atau Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Pernyataan tidak bekerja lagi di Indonesia
  • Photocopy Paspor
  • Photocopy VISA
  • Surat keterangan kematian dari Rumah Sakit/Kepolisian/Kelurahan
  • Photocopy Kartu keluarga
  • Photocopy surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan
  • Surat pernyataan belum bekerja lagi
  • Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang menjadi Pegawai Negeri Sipil/POLRI/ABRI
  1. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang mengalami cacat total dilampiri dengan Surat Keterangan Dokter
  2. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang meninggalkan wilayah Republik Indonesia dilampiri dengan:
  1. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang meninggal dunia sebelum usia 55 thn dilampiri:
  1. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang berhenti bekerja dari perusahaan sebelum usia 55 thn telah memenuhi masa kepesertaan 5 tahun telah melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tenaga kerja yang bersangkutan berhenti bekerja.
  1. Selambat-lambatnya 30 hari setelah pengajuan tersebut BPJS Ketenagakerjaan melakukan pembayaran JHT

Iuran untuk program Jaminan Hari Tua


Lalu apakah dengan menjadi peserta program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan saja cukup?

Menurut saya sih tidak. Kenapa tidak sekalian ikut program Jaminan Pensiun sekalian, manfaat yang didapatkan akan lebih maksimal dan jaminan hidup bahagia di masa tua pastinya lebih terjamin.



Selain mengikuti program jaminan hari tua suami juga menjadi peserta jaminan pensiun karena dia sadar jika setelah tidak bekerja atau memasui usia pensiun kami teta membutuhkan biaya per bulan. Apaba sudah tidak ada penghasilan alu dari mana kami menghidupi diri? Dengan bekerja keras lagikah?
 
Tentu tidak gaes, program jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan memberi solusi permasalahan tersebut. Sejak 1 Juli 2015 BPJS Ketenagakerjaan mengeluarkan program baru yaitu Jaminan Pensiun, dimana jaminan pensiun merupakan jaminan sosial yang bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pension, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia. Dibayarkan setap bulan.

Sedangkan program jaminan pensiun adalah pembayaran berkala jangka panjang sebagai substitusi dari penurunan/hilangnya penghasilan karena peserta mencapai usia tua (pensiun), mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Peserta program jaminan pensiun

 

Peserta program jaminan pensiun adalah pekerja yang terdaftar dan telah membayar iuran.
Menurut PP  Jaminan Pensiun, peserta Program Jaminan Pensiun terdiri atas :
a. Pekerja yang bekerja pada Pemberi Kerja penyelenggara negara; dan
b. Pekerja yang bekerja pada Pemberi Kerja selain penyelenggara Negara, yang terdiri dari pekerja pada perusahaan dan pekerja pada orang perseorangan.

Pekerja yang didaftarkan oleh pemberi kerja mempunyai usia paling banyak 1 (satu) bulan sebelum memasuki usia pensiun. Usia pensiun untuk pertama kali ditetapkan 56 tahun dan mulai 1 Januari 2019, usia pensiun menjadi 57 tahun dan selanjutnya bertambah 1 (satu) tahun untuk setiap 3 (tiga) tahun berikutnya sampai mencapai Usia Pensiun 65 tahun

Manfaat program Jaminan Pensiun


1. Manfaat Pensiun Hari Tua (MPHT)

Berupa uang tunai bulanan yang diberikan kepada peserta (yang memenuhi masa iuran minimum 15 tahun yang setara dengan 180 bulan) saat memasuki usia pensiun sampai dengan meninggal dunia;

2. Manfaat Pensiun Cacat (MPC)

Berupa uang tunai bulanan yang diberikan kepada peserta (kejadian yang menyebabkan cacat total tetap terjadi paling sedikit 1 bulan menjadi peserta dan density rate minimal 80%) yang mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan tidak dapat bekerja kembali atau akibat penyakit sampai meninggal dunia. Manfaat pensiun cacat ini diberikan sampai dengan meninggal dunia atau peserta bekerja kembali;

3. Manfaat Pensiun Janda/Duda (MPJD)

Berupa uang tunai bulanan yang diberikan kepada janda/duda yang menjadi ahli waris (terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan) sampai dengan meninggal dunia atau menikah lagi, dengan kondisi peserta:
  • meninggal dunia bila masa iur kurang dari 15 tahun, dimana masa iur yang digunakan dalam menghitung manfaat adalah 15 tahun dengan ketentuan memenuhi minimal 1 tahun kepesertaan dan density rate 80% atau
  • meninggal dunia pada saat memperoleh manfaat pensiun MPHT.
4. Manfaat Pensiun Anak (MPA)

Berupa uang tunai bulanan yang diberikan kepada anak yang menjadi ahli waris peserta (maksimal 2 orang anak yang didaftarkan pada program pensiun) sampai dengan usia anak mencapai usia 23 (dua puluh tiga) tahun, atau bekerja, atau menikah dengan kondisi peserta;
  • meninggal dunia sebelum masa usia pensiun bila masa iur kurang dari 15 tahun, masa iur yang digunakan dalam menghitung manfaat adalah 15 tahun dengan ketentuan minimal kepesertaan 1 tahun dan memenuhi density rate 80% dan tidak memiliki ahli waris janda/duda atau
  • meninggal dunia pada saat memperoleh manfaat pensiun MPHT dan tidak memiliki ahli waris janda/duda atau
  • Janda/duda yang memperoleh manfaat pensiun MPHT meninggal dunia.
5. Manfaat Pensiun Orang Tua (MPOT)

Manfaat yang diberikan kepada orang tua (bapak / ibu) yang menjadi ahli waris peserta lajang, bila masa iur peserta lajang kurang dari 15 tahun, masa iur yang digunakan dalam menghitung manfaat adalah 15 tahun dengan ketentuan memenuhi minimal kepesertaan 1 tahun dan memenuhi density rate 80%.

6. Manfaat Lumpsum

Peserta tidak berhak atas manfaat pensiun bulanan, akan tetapi berhak mendapatkan manfaat berupa akumulasi iurannya ditambah hasil pengembangannya apabila:
  • Peserta memasuki Usia Pensiun dan tidak memenuhi masa iuran minimum 15 tahun
  • Mengalami cacat total tetap dan tidak memenuhi kejadian cacat setelah minimal 1 bulan menjadi peserta dan minimal density rate 80%.
  • Peserta meninggal dunia dan tidak memenuhi masa kepesertaan minimal 1 tahun menjadi peserta dan minimal density rate 80%.
 
 

Rasanya tak perlu menunggu lama, bersegeralah bergabung dalam program  Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun untuk masa tua bahagia. Cara pendaftarannya sangat mudah, cuup lengkap persyaratan yang bisa kamu lihat di www.bpjsketenagakerjaan.co.id dan datang ke kantor BPJS setempat. 




Bapak dan Ibuk memang bahagia, kami sebagai putra putrinya akan membahagiakan mereka selalu. Kami yakin kelak juga bahagia menikmati hari tua karena hari tua kami telah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan. Lalu kamu kapan pemirsah ?


Thursday, 16 February 2017

Toko Kamera Murah di Jogja

toko kamera murah di jogja


Hallo gaes, kali ini saya mau share tentang toko kamera murah di Jogja. Ngapain ke toko kamera sih, bukannya udah ada? Kameraku yang warna putih dan selalu saya tenteng ke sana kemari itu sudah berpindah tangan alias sudah dijual. Maklum lah daku kan bosenan jadi pengen nyobain yang lain ((asal ga bosen sama suami)).

Berhari-hari saya cek beberapa toko online, dari Bukalapak, Tokopedia, Lazada sampai Blibli.  Ngapain ngeceknya lama?  Karena nunggu uangnya komplit juga gaes. LOL. Pengennya sih beli Sony A6000 tapi isi dompet masih jauh dari harga Sony A6000. Bikin nyesek juga. 

Tak hanya ngecek harga di toko online, tapi hampir tiap hari saya liat unboxing serta review beragam kamera mirrorless. Setelah ditimbang, dinilai dan akhirnya saya memutuskan untuk membeli kamera dari salah satu merk Sony A5000 atau Canon Eos M10 yang harganya hampir sama di range 5,5 hingga 6 juta. 

Dari segi sensor Sony memang diklaim lebih bagus tapi dari review di youtube yang membandingkan Sony A5000 dan Canon Eos M10 hasilnya, kamera mirorless Canon Eos M10 untuk video serta gambar di dalam ruangan jelas lebih terang. 

Nah, ngeliat video tersebut serta beberapa review kamera untuk vlog yang bagus dan harga sesuai dompet finally saya pilih Canon Eos M10. Dari beberapa toko online harga termurah ada di 5.250.000 dengan beberapa bonus seperti memori card dan tas tapi garansinya cuma distributor.  Ada juga di harga 5,5 dengan garansi resmi Data Scrip dan pastinya belum ongkos kirim.

Karena adanya uang dan kebutuhan make kamera mendadak akhirnya saya beli di toko offline ajah. Pastinya dengan membandingkan dulu dari beberapa toko kamera di Jogja cari yang harganya paling murah. Kamera sebelumnya saya beli online dan sayangnya nota tidak disertakan sehingga agak kesulitan untuk klaim garansi. 


sahabat hunting foto baru saya




Tau kan, emak itu ratunya irit sehingga beli apapun harus dibandingkan harganya sampai matang. Jika bisa ditawar sampai deal. LOL. Kemaren saya juga nawar donk dari harga 5,5 akhirnya deal 5,3 juta di Toko Kamera Lumix yang berada di lantai dasar Plaza Ambarukmo. Pengennya sih warna putih tapi stok adanya hitam, ya sudahlah no problem





Di Amplaz juga ada toko kamera, saya sudah cek harga dan mencoba nawar tapi harga net di 5,8 juta. Jauh banget kan sama harga di Toko Lumix. Saya balik kanan dan pilih di toko Lumix saja. Ohya, kokoh ama cicik di Lumix juga ramah lho.



Walaupun tokonya tidak terlalu besar tapi kamera yang dijual disini lumayan lengkap. Dari action cam, mirrorless sampai DSLR. Beragam memory card juga tersedia di Lumix, saya beli tas kamera juga disini, dapat harga 75 aja tapi bahannya kuat beda sama tas kamera yang saya beli sebelumnya, di foto ama barang aslinya berbeda.

Si koko' lagi masangin screen guard kamera aye
Nah, jika kamu lagi nyari kamera atau aksesoris kamera di Jogja, coba deh belanja ke Lumix ajah. Dari parkir di basement naik satu lantai dan letaknya pas di depan Carefour. Menurut saya sih, harganya murah dan barangnya garansi resmi. Ohya, nih ada beberapa jepretan Canon Eos M10 jika kalian pengen kamera murah tapi hasilnya lumayan.

jepretan Eos M10
jepretan eos M10


Popular Posts