Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

4 Hal Sederhana Wujud Toleransi di Bulan Ramadhan



Halloha temans, sudah hari ke berapa nih puasanya? Semoga lancar dan nggak lemes ya. Di bulan Ramadhan ini semua umat Muslim menjalankan ibadah puasa full 30 hari. Di lingkungan saya sebagian besar di dominasi saudara umat Muslim. Di kampung saya tinggal sejak kecil yang non muslim cuma saya sekeluarga. Tapi kami tetap rukun dan tidak pernah ada perseteruan karena keyakinan yang berbeda.

Sekarang sosial media begitu  hangat, dunia maya suhunya lebih tinggi karena sentimen keyakinan. Semoga realita itu berbanding terbalik dengan dunia nyata, dimana masyarakat biasa-biasa saja, ayem tentrem dan rukun. Semoga.

Kunci dari kerukunan sebenarnya saling menghormati, menghargai dan bertoleransi. Kapanpun dan dimanapun. Terkhusus di bulan Ramadhan ini saatnya kita semua yang muslim menunjukkan kedewasaam ibadahnya begitupun yang nonmuslim menghargai saudara kita yang sedang berpuasa.

Nah, apa saja sih yang bentuk toleransi yang bisa kita lakukan selama bulan Ramadhan ini.

1. Ikut "berpuasa" dilingkungan kerja/sekolah

Di bulan Ramadhan saya selalu ikut "berpuasa" dalam artian tidak makan minum di depan orang-orang. Turut mengendalikan diri dan tidak "menggoda" yang sedang berpuasa. Di lingkungan sekolahpun biasanya demikian. Menghormati teman yang puasa dan tidak makan minum selama di sekolah, toh semua penjual juga tutup. Di kantor justru teman-teman saya yang menyarankan saya untuk makan dan minum, dan kata mereka itu tidak "mengganggu"mereka. Tapi  saya harus menghormati donk, lagian di kantor juga ngga ada makanan selama puasa ini. Lol

2.  Jangan posting gambar makanan sebelum mendekati jam berbuka

Saya suka banget posting gambar makanan di Instagram ataupun Facebook. Tapi selama bulan puasa saya menahan diri untuk tidak posting di siang bolong atau sebelum jam berbuka. Saya percaya teman-teman pengguna sosial media tidak kepengen cuma lihat foto makanan tapi entah mengapa rasanya kok nggak etis menebar foto makanan sementara banyak yang berpuasa. Saya lihat di timeline sekarang juga berkurang frekuensi teman yang mengupload gambar makanan. Bikin ngiler euy.

3. Stop posting hoax atau hal yang mengundang perdebatan

Nah, poin ini penting gaes. Coba deh ditahan jempolnya untuk nggak share postingan yang memicu perdebatan atau malah mungkin hoax. Sejenak biarlah timeline cooling down . Agar tidak ada bantah bantahan, saling bersitegang yang bisa melunturkan puasa.

4. Beri kesempatan pada rekan untuk beribadah lebih lama

Saat bulan puasa seseorang akan lebih meningkatkan ibadahnya. Jika hari biasa jarang baca kitab suci, pasti di bulan suci akan lebih rajin. Nah, sebagai bentuk toleransi bisa memberikan waktu longgar pada mereka, mungkin sebagai atasan tidak memberi tumpukan pekerjaan berlebih. Seperti di kantor saya di bulan puasa ada sholat berjamaah dan kultum tentu waktunya lebih lama dari sholat biasanya. Kita harus menoleransi dan tidak mengganggu saat mereka beribadah.

Baca Juga : Lima Hal Ini Membuat Saya Excited Menyambut Ramadhan

Comments

  1. damai itu indah ya mbak. semangaaat...

    ReplyDelete
  2. awalnya aku ikut puasa mba, tapi emangtemen kantorku bilang gpp kalo aku mau minum atau ngemil, karna dia ndak akan tergoda katanya.

    ReplyDelete
  3. Udah masuk hari ke-5, alhamdulillah timeline saya adem ayem. Padahal tadinya ada kekhawatiran akan tetap panas. Ya, semoga aja akan terus berlanjut. Kan enak kalau suasana dumay adem :)

    ReplyDelete
  4. Paling males kalau lihat postingan hoax, jangankan dengan antar umat lain, dengan satu agama-pun bahkan bisa menimbulkan perselisihan.ngeriii

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…