Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Restoran Kampung Daun, Ketika Romantisme dan Eksotisme Bumi Khas Lembang Berpadu


Bandung memiliki daya magis seperti halnya kota Jogja. Romantis. Banyak orang yang berpendapat seperti itu.Resto dan kafe dengan aura romantis bertebaran di setiap sudut kota Bandung. Obyek wisata yang menawarkan pemandangan indah serta romansa bisa dengan mudah kita temukan di Bandung. Sebut saja Kawah Putih, Situ Patenggang, adakah yang menyangkal jika tempat itu menghadirkan rasa romantis bagi pasangan yang datang kesana? Bahkan mengingat Kawah Putih pun sudah membuat saya tersipu sendiri, seolah-olah merasakan kebahagian pasangan yang sedang dilanda rindu dan cinta.
Btw, Bandung menjadi kota yang sering kami datangi. Tapi masih banyak obyek wisata yang belum kami datangi karena destinasi wisata di Bandung seperti beranak pinak. Selalu ada yang baru. Tempat wisata yang tak ada habisnya dan restoran dengan menu lezat serta suasana yang cozy.

Restoran Kampung Daun. Dari namanya kita bisa membayangkan tempat ini sejuk, rindang, tenang dan nyaman. Restoran ini berada di Jalan Sersan Bajuri, Lembang, Bandung. Pusatnya tempat piknik dan kuliner di Bandung.


Restoran Kampung Daun merupakan restoran dengan konsep natural. Dikelilingi rumpun bambu serta perbukitan. Restoran Kampung Daun ini unik lho. Jika biasanya restoran lahannya luas dan lebar gitu, berbeda dengan restoran Kampung Daun yang areanya memanjang ke belakang. Kita bisa memilih gubuk atau gazebo yang nyaman. Dan menurut saya sih semua nyaman. Gubuk kayu beratap rumbia, berkonsep lesehan dilengkapi alas duduk.  




Seperti namanya restoran Kampung Daun berkonsep seperti sebuah kampung, ada jalan masuk ditengah-tengah dan disamping kanan kiri ada saung-saung. Eksotis dan bisa dibayangkan saat malam dengan lampu-lampu yang menyala pasti romantis. 

Memasuki Kampung Daun membawa saya ke suasana desa kuno, yang hening dan jauh dari hiruk pikuk kota. Kolam-kolam cantik  terlihat dibeberapa sudut dengan ikan yang lincah berenang kesana kemari. Daun-daun dan bunga-bunga cantik menambah suasana romantis restoran Kampung Daun.



Buat teman-teman yang lagi bulan madu, saya sangat menyarankan untuk menikmati makan malam di restoran Kampung Daun ini. Lilin-lilin dan api ungun dinyalakan menjadikan hiburan tersendiri. Pastinya aura romantis disini membuat pasangan yang sedang honeymoon makin uhuii. LoL

Gemericik air dari aliran sungai yang mengalir di belakang saung menghadirkan rasa nyaman dan tenang. Saya segera memesan makanan. Tak perlu menunggu lama, karena pelayan di restoran ini tersebar di beberapa tempat. Meskipun tempatnya memanjang kita tak perlu kawatir kerepotan saat order makanan atau membayar. Saya melihat beberapa saung kasir, jadi tidak terpusat disatu tempat saja.





Menu makanan di Kampung Daun sangat lengkap. Meskipun berkonsep restoran Sunda tetapi masakan yang dihadirkan tak melulu menu Sunda. Kalian mau cari apa saja kayaknya ada lho. Dari aneka nasi goreng, karedok, lotek, sop iga hingga cemilan macam mendoan hingga colenak  ada disini.


Puas menikmati hidangan yang lezat saya mengajak berkeliling Kampung Daun. Rimbunnya rumpun bambu menghadirkan semilir angin yang membuat pengen dipeluk sama suami euy. Romatis sekali.
Saya berjalan menuju ke atas, ada tebing batu dan air terjun kecil. Berasa piknik kemana gitu, padahal ini sebuah restoran.



Pemandangan indah selalu disuguhkan oleh tempat wisata kuliner ini. Selain itu, perbukitan yang hijau dilengkapi dengan sungai kecil yang mengalir tenang menambah kesan asri dan sejuk di rumah makan tersebut.


Rumah makan ini berada di wilayah lingkungan perumahan Vila Triniti, Lembang, Bandung. Selain itu, tempat ini juga dikenal sebagai Kampung Daun Lembang karena lokasinya yang berada di Lembang, Bandung.

Sebelum akhirnya menjadi rumah makan seperti sekarang ini, rumah makan tersebut awalnya hanya sebuah kebun yang kurang terawat. Kemudian pada tahun 1999 Kampung Daun dijadikan sebagai tempat wisata kuliner dan budaya yang ada di Jawa Barat. 

Pengelola menjadikan tempat ini tersebut menjadi tempat wisata kuliner yang menyajikan berbagai menu yang sangat sederhana, seperti pofferties dan surabi.

Sobat Prima, jika kalian berencana  bulan madu ke Bandung wajib hukumnya untuk menikmati makan malam di restoran Kampung Daun. Sisi eksotisme dan romantismen khas bumi Lembang bakal menjadikan makan malammu bersama kesayangan bakal jadi moment tak terlupakan.




So kapan kalian ke Bandung?

Comments

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…