Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Ternyata Media Sosial Memiliki Peranan Penting Dalam Mencegah HOAX, Black Campaign dan Korupsi



Tahun ini ada banyak daerah yang punya hajat besar pemilihan kepala daerah. Bahkan di tahun depan juga ada pemilihan presiden yang digelaar 5 tahun sekali. Timeline pasti akan memanas dan segala black campaign sudah mulai ditebar.

Sobat Prima, jika timeline sosial media kamu mulai menghangat mending jangan buka sosmed, eh nggak gitu juga kali. Kita harus bisa menyikapi itu semua dengan dewasa dan berpikiran terbuka. Black campaign 

Dalam rangka mengantisipasi black campaign jelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, BSI (Bina Sarana Informatika) Yogyakarta bekerjasama dengan Forum Akademisi Indonesia mengadakan Seminar IT, Ethics, Regulation and Cyber Crime dengan tema "Kekuatan media sosial dalam pemberantasan korupsi dan cegah black campaign jelang pemilu".



Seminar berskala nasional ini rutin diselenggarakan oleh BSI dan selalu diminati oleh mahasiswa, guru ataupun karyawan dengan background IT. Seminar diadakan di ballroom hotel Grand Sarila jalan Magelang dan diikuti puluhan peserta dengan berbagai latar belakang.

Indra C Uno, ketua Akademisi Indonesia

Selain para narasumber turut hadir ketua Akademisi Indonesia yaitu Indra C Uno yang juga kakak dari Wabup DKI. Dalam sambutannya Indra menceritakan tentang adanya black campaign saat PILKADA DKI yang lalu, sehingga diharapkan ke depan tak ada black campaign lagi.

KOMBES POL Drs. TEGUH SARWONO, M.Si.

Wakapolda DIY juga memberikan sambutan mewakili KAPOLDA yang batal hadir. Bapak KOMBES POL Drs. TEGUH SARWONO, M.Si membacakan sambutan resmi dari KAPOLDA yang intinya mendukung seminar serta pentingnya generasi milenial tahu tentang bahayanya HOAX dan Black Campaign.


Narasumber yang dihadirkan di Seminar tersebut merupakan pakar di bidang Cyber Crime dan tokoh nasional yaitu Kombes Pol Gatot Agus Budi, Sudirman Said, MBA dan Dr. H. Abdullah Hehamahua, SH, MM. Seminar yang juga membedah buku Jihad Memberantas Korupsi dimoderatori oleh Dr. Mochammad Wahyudi, MM, M.Kom, MPd, CEG, CHFL yang merupakan Wadir Akademik BSI.



Pada sesi pertama Kombes Pol Gatot Agus Budi memaparkan tentang peran media sosial dalam pemberantasan korupsi, PILKADA 2018 dan PILPRES 2019. Beliau menjelaskan tentang black campaign yang merupakan kampanye yang bertujuan untuk membunuh karakter seseorang atau produk yang menjadi kompetitor, namun informasi yang disampaikan dalam kampanye hitam adalah fitnah, kebohongan dan tuduhan tanpa bukti.






Pada sesi selanjutnya Bapak Sudirman Said, MBA yang merupakan mantan menteri ESDM juga turut menjelaskan banyak contoh kasus korupsi dan realitanya dalam penanganan hukum. Keberadaan sosial media sangat penting khususnya dalam pelaporan kasus. Banyak pejabat daerah yang ditangkap oleh KPK karena kasus korupsi berkat laporan masyarakat yang melihat indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pejabat tersebut. Sampai saat ini setidaknya 476 pejabat dan 98 kepala daerah yang ditangkap oleh KPK karena kasus korupsi.Wow, jumlah yang memprihatinkan.

Sudirman Said, MBA

Pembicara terakhir adalah  Dr. H. Abdullah Hehamahua, SH, MM. Beliau menjelaskan jika korupsi merupakan extraordinary crime, kejahatan luar biasa dan harus dicegah dan ditangani dengan cara yang tak biasa juga. Masyarakat bisa mulai pencegahan tindakan korupsi bisa dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat seperti keluarga. Saat ini korupsi sudah sangat mengakar sangat kuat di Indonesia, bisa dibilang merupakan sistemik dan mengakar. Mantan penasehat KPK yang terjun langsung didunia pemberantasan korupsi ini juga menulis buku berjudul Jihad Memberantas Korupsi. Jihad berarti berusaha dengan sungguh-sungguh, beliau berharap semua elemen berani berjihad memberantas KKN, terlebih sekarang koruptor juga berani melakukan tindakan ancaman yang untuk menjegal KPK, yang dilakukan terhadap Novel Baswedan. 
Sobat Prima, konon kecepatan berita bohong lebih secepat cahaya, lebih cepat dari berita yang sesungguhnya. Yuk lebih bijak memainkan jempol kita diatas layar gawai. Tahan diri untuk tidak share, cek terlebih dulu apakah suatu berita benar? Jika benara bagaimana efeknya terhadap masyarakat, jika hanya akan meimbulkan percekcokan mending jangan dibagikan ke banyak orang. Mari cegah korupsi, black campaign dan HOAX.


Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…