Skip to main content

Tips Sebelum Membeli Laptop Terbaru dan Berkualitas

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini laptop menjadi benda primer bagi sebagian  orang. Hal tersebut karena laptop digunakan sebagai alat bantu kerja, yang  berpengaruh pada keberlangsungan hidup satu keluarga. Akan tetapi, meskipun sudah berkutat dengan laptop dalam keseharian, seringkali     orang-orang bingung ketika akan membeli ​laptop terbaru
Biasanya karena terkendala harga, atau ketidaktahuan mengenai spesifikasi  laptop masa kini yang beredar di pasaran. Oleh sebab itu, sebelum  benar-benar berburu ke toko laptop, coba perhatikan beberapa tips ini. 
Kiat-Kiat Sebelum Membeli Laptop Baru : Generasi laptop masa kini sudah semakin canggih dan hampir menyamai    komputer dalam hal spesifikasi. Inilah mengapa laptop juga sering disebut  sebagai ​mini PC. Oleh  sebab itu, membeli laptop pun tak ubahnya mencari komputer, ada banyak   pertimbangan yang harus diperhatikan. Antara lain: 

1. OS Seperti Apa yang Ingin Diinstal pada Laptop Anda
Sampai saat ini, sistem operasi yang paling …

Ayo Cuci Tangan Agar Terhindar dari Diare


"Buk, mainan pasir ya" pinta anak lanang dengan tangan menggenggam truk mainnanya serta sekop plastik.

"Yawis sana, tapi nanti jangan lupa cuci setelah mainan" nasehat saya ke anak lanang.

"Oke buk" sambil lari ngibrit menuju kebun.

***



Memiliki balita apalagi cowok itu tantangan tersendiri. Aktivitas yang tiada henti seolah mereka tidak punya capek. Berlari kesana kemari atau teriak-teriak seolah-oleh kami nggak punya tetangga. Saat sudah lelah melihat mereka beraktivitas, saya nyari tombol off mereka biar bisa istirahat dan mereka tidur siang tapi kok nggak nemu-nemu.  Yaelah, duo anak lanang bukan robot 'buk! Kagak ada tombolnya, dasar emak durhaka!

Kidding yo gaes. Secapek-capeknya saya dan sesibuk-sibuknya saya, yang utama tetep anak lanang. Kalau si Bapak  cenderung protektif dan banyak melarang saya malah sedikit memberi kebebasan. Sekali-sekali boleh 'lah mereka main tanah atau mandi pasir. Lha gimana nggak mandi, kalau udah mainan pasir/tanah nggak cuma kaki dan tangan yang kotor tapi rambut juga penuh pasir. Arrggh. Toh mereka main pasir dan panas-panasan nggak tiap hari. Paling pas hari Sabtu dan saat saya lagi banyak PR tulisan jadi membiarkan mereka main di luar rumah. ((emak jahaaaaaaat))

Membiarkan anak bermain tanah bukan tanpa resiko gaes. Tahu sendiri 'kan tanah itu kotor, apalagi pasir. Kita nggak tahu apakah pasir/tanah itu belum terkena kotoran ayam atau kotoran yang lain. Hiyeeek.

Tapi piye meneh, mengurung mereka di rumah juga kata pakar parenting nggak baik. Ntar saya dikatain mengekang anak dan tidak memberi kebebasan anak bereksplorasi. Jian, susyah bener jadi emak jaman now. LoL.

Padahal saya juga geli lho lihat anak tetangga yang dibiarin gulung di tanah, nglesot sampai seluruh badan item semua, kalau saya mah nggak tega kalau sampai kayak gitu. Palingan duo anak lanang cuma kotor tangan, kaki, baju dan kena di rambut sedikit. Itu ajah nanti saya yang merepet nggak henti-henti :D.



Yang bikin saya merepet nggak henti-henti sama anak lanang karena bagaimanapun saya kawatir kalau mereka sakit perut. Tanah yang kotor berpotensi punya banyak kotoran yang membawa bakteri jahat penyebab sakit perut seperti diare. Mencuci tangan menjadi kegiatan wajib setelah mereka bermain.

Diare bukan penyakit sepele lho gaes. Jika terlambat ditangani bisa mengakibatkan kematian juga. Ribuan jenis organisme dapat menginfeksi saluran pencernaan, selain faktor tangan yang kotor setelah bermain tanah bakteri juga dibawa oleh makanan.

Empat jenis bakteri yang sering ditemui dalam kasus diare yaitu campylobacter, salmonella, shigella, dan E. Coli.   Makanan penyebab diare  sebaiknya dihindari agar kita terhindar dari diare.  Seperti daging yang tidak dimasak dengan matang, produk susu dan keju yang belum dipasteurisasi, dan air yang yang terkontaminasi bakteri.

Jadi kebiasaan mencuci tangan itu perlu ya gaes. Entah itu kamu mainan tanah kayak anak lanang atau bahkan cuma megang makanan. Lha kalau makanan itu penyebab diare 'kan berabe. Mencuci tangan juga lebih efektif menggunakan sabun, bisa sabun kesehatan seperti Lifebuoy atau sabun lainnya. Lifebuoy sendiri mencanangkan Gerakan 21 Hari dimana kita diharuskan mencuci tangan di 5 waktu penting, yaitu sebelum sarapan, sebelum makan siang, sebelum makan malam, setelah menggunakan toilet dan  saat mandi.




Jika kita konsisten melakukan kebiasaan mencuci tangan ini selama 21 hari tanpa putus, kita akan terhindarkan dari infeksi bakteri patogen penyebab diare. Pastikan cara mencuci tangan kamu juga sudah benar ya.

Jadi sudah cuci tangankah kamu hari ini?

Comments

  1. Di rumah semuanya sering cuci tangan, Mb. Apalagi kami kan pelihara kucing. Jadi mau gak mau, kudu rajin cuci tangan

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …