Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Biarpun Langsing, Tapi Aku Sehat 'lho!


"Lho, dek Saka sekarang kok langsing?"

"Habis sakit apa, kok Saka sekarang kurus mbak?"

"Nggak doyan makan ya, kok Saka nggak gendut lagi"


***

Hati siapa yang nggak sedih saat dapat komentar seperti itu. Pantaslah di sosmed sering "hot" membahas antara anak langsing dan gendut. Ternyata begini rasanya. #Makjleb.

Sebenarnya komen sebagai bentuk perhatian dari orang sekitar tidak membuat saya sakit hati beneran. Saya termasuk orang yang tidak memusingkan omongan orang. Hanya. Ketika mereka mengingatkan akan "langsingnya" eike  anak bontot membuat saya beneran sedih. Berat badan anak lanang memang turun hampir 3 kg dari sebelumnya. Hanya dalam waktu 4 bulanan badannya menyusut. 

Adek 4 bulan yang lalu

Penyebab anak lanang kurus bukan karena sakit atau enggak doyan makan. Tapi karena saya menyapih dotnya. Dulu, dia memang doyan banget minum susu memakai dotnya. Dalam sehari bisa minum 8-10 botol. Memang, dia gendut dan lucu tapi porsi makan tidak banyak dan hampir 2/3 bulan sekali lidah dan mulutnya sariawan. 

Tentunya saya menyapih bukan karena pelit mams. Bukan juga mengurangi pengeluaran beli susu. Tapi sedih melihat badannya panas dan kesakitan saat mulutnya sariawan. Pengennya sih, dia minum susu sebanyak dulu tapi memakai gelas supaya mulutnya tidak sariawan lagi. Btw, kedua anak saya memang rawan penyakit dimulut seperti sariawan. Meskipun dibersihkan, jika malam ngedot tetap ngefek ke mulut dia.

Adek sekarang

Melihat foto adek sekarang dan saat 4 bulan yang lalu bikin ati anyep.  

"Yaelah, anakkku kuru nemen"

Semenjak disapih, porsi susu yang dia minum memang berkurang. Sehari paling 2 gelas. Itupun harus dirayu. Sebaliknya, porsi makan dia lebih banyak. Cuma, nggak bikin gendut mams.

Bai the wei baswey.

Kurus atau gendut jangan lagi dipermasalahkan. Kesehatan itu yang lebih saya utamakan. Sariawan nggak menghampiri lagi. Susah makan karena lidah berjamur tidak ada lagi. 

Sekarang saya lebih mementingkan asupan makanan yang dikonsumsi anak lanang apakah sudah sesuai dengan kebutuhan nutrisi yang diperlukan atau belum. Berdasar informasi tentang nutrisi dari Wyeth Parenting, kebutuhan susu dan kalsium sangat penting disamping nutrisi dari bahan makanan lain. Panduan penyajian untuk memenuhi nutrisi bagi buah hati yaitu:

  • Buah dan Sayur
Pemberian buah kepada anak dilakukan sebanyak 2 porsi perhari. Jenis makanan ini dapat diberikan sebagai makanan ringan seperti apel atau wortel yang diiris. Mom juga dapat menambahkan sayuran di sup.
 
  • Biji-bijian
Empat porsi dalam sehari. Dapat berupa pancake yang bahan utamanya berasal dari tepung gandum, sandwich dari roti gandum, makan malam menggunakan beras merah, dsb.
 
  • Susu
Sekitar satu liter susu perhari. Keju, yogurt, pudding susu dapat menjadi alternatif variasi makanan yang berasal dari susu.
 
  • Protein
Dua porsi dalam sehari. Usahakan si kecil untuk mencoba berbagai protein yang berasal dari ayam, telur, daging, kacang, dsb.




Mams, seandainya bisa ditukar saya mau lho jadi yang kurus sedang anak saya yang gendut. Hahaha. Kidding mams. Memang, anak gendats itu lucu dan menggemaskan, tapi saat si kecil gendut dulu saya sempat kawatir kalau dia obesitas. Sekarang sudah langsing harusnya saya bersyukur. 

Yuks, berikan nutrisi terbaik untuk si kecil. Nggak perlu ngejar body gembul lagi, hanya saja pastikan berat badan si kecil sesuai dengan tabel berat badan anak sesuai usianya. Jangan sampai juga beratnya dibawah batas bawah yang berarti underweight atau berat badan berkurang.



Comments

  1. Iya mbak, yg penting sehat. Anak saya skg jg kurusan, tp saya kontrol kesehatannya.

    ReplyDelete
  2. Yang penting kurva pertumbuhannya masih normal. Semoga sehat selalu, ya :)

    ReplyDelete
  3. Tos, aku jg prnh ngalamin itu mbk, dibilang ini tu stlh lihat bdan si ken yg langsing,
    Dah, terserah deh, pokoknya yg penting bocah sehat ya mbk prim,
    Slm bwt sakha, yg ttp ganteng, :)

    ReplyDelete
  4. Karena baru masa transisi itu mba.. Lagian badan anak ki perawakan juga menurutku. Dulu anak pertamaku pas playgroup ya gembil, nggemesin.. Makin gede, nduduti klo orang jawa bilangnya. Cuma nambah tinggi. Sing penting sehat kui mau...

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…