Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Borobudur Silver, Artshop dengan Perak Berkualitas Dunia




Selain Tugu dan gudeg  apa yang kamu inget dari Jogja gaes?

Aku? Ah kamu gombal. Hehehehe.

Bagi saya sendiri yang paling saya inget selain malioboro dan kamu ((para mantan)) pastilah perak. Perhiasan berwarna silver dari Kotagede menjadi salah satu icon souvenir dan barang yang mesti kamu beli saat ke Jogja.




Salah satu toko silver yang sudah berdiri sejak tahun 1989 adalah Borobudur Silver. Ibu Selly yang merupakan owner dari Borobudur Silver memiliki keinginan untuk bisa memenuhi kebutuhan wisatawan lokal dan asing serta melestarikan kerajinan tangan perak  yang memiliki kualitas bagus dan harganya terjangkau.

Borobudur Silver dulu berada di Jl. Menteri Supeno 41 Yogyakarta. Seiring dengan perkembangan pariwisata khususnya di kawasan Candi Borobudur  Ibu Selly membuka Borobudur Silver di Mungkid, Magelang yang berjarak hanya 6 kilometer dari Candi Borobudur dan dilewati semua wisatawan yang akan berwisata di Candi Borobudur.



Berbeda dengan toko perak kebanyakan, di Borobudur Silver pengunjung bisa langsung menyaksikan proses pembuatan perak. Kita bakal tahu kenjlimetan dan susahnya membuat perhiasan dan aksesoris dari perak.

Di showroom Borobudur Silver ada beberapa karyawan yang sedang mengerjakan pembuatan perhiasan, baik yang dengan mesin ataupun yang tinggal menggambungkan beberapa pernik. 




Salah satu karyawan nampak tekun membuat giwang. Saya sedikit mengobrol dengan beliau yang telah 5 tahun bekerja di Borobudur Silver. Ternyata Ibu Selly tak hanya menerima karyawan yang sudah terampil, tapi dari yang belum bisa dan memberikan mereka pelatihan hingga terampil. Seperti Bapak ini yang belajar secara otodidak hingga akhirnya bisa.

Keberadaan Borobudur Silver tak hanya melayani sektor pariwisata dengan menyediakan berbagai benda seni khususnya perak, tapi juga memberdayakan masyarakat sekitar dan memeberi manfaat ekonomi sehingga masyarakat sekitar mendapatkan penghasilan.

Untuk membuat sepasang giwang, Bapak itu membutuhkan waktu selama dua hari gaes. Lama kan proses pembuatannya, jadi kamu harus menghargai hasil karya para pengrajin. Yang namanya handmade beda dengan buatan pabrik, ada rasa seni disana.




Borobudur Silver tak hanya menyediakan berbagai perhiasan ataupun aksesoris dari perak saja. Sebagai artshop/toko seni kita bisa menemukan berbagai benda budaya lain seperti wayang, kain batik, tas batik, kartupos, dan souvenir lain seperti gantungan kunci ataupun pin tentunya bernuansa Borobudur, Jogja ataupun Indonesia.



yang didalam kaca nggak dijual ya kak
Berada di dalam gerai Borobudur Silver membuat saya kliyengan. Kenapa? Karena banyak barang yang pengen saya beli. Perhiasannya cantik-cantik. Belum lagi aneka miniatur yang banyak macamnya, dari ikan arwana, candi borobudur, kapal layar, wayang dan masih banyak lagi.


Semua Barang Ditata Sesuai Jenisnya



Enaknya saat hunting souvenir di Borobudur Silver itu semua barang dikelompokkan sesuai jenisnya. Yang kalung jadi satu ama kalung, kelompok giwang di etalase terpisah, untuk aksesoris hiasan dinding sendiri, begitupun jenis yang lain. Sehingga pengunjung nggak perlu bingung nyari barang yang diinginkan.








Ibu Selly pemilik Borobudur Silver selalu mengikuti perkembangan jaman termasuk design dari perhiasan perak di Borobudur Silver. Design perhiasan perak yang up to date digemari konsumen. Sehingga bersama para designernya Ibu Selly tak berhenti berkarya.

Bahkan tim Borobudur Silver sering mengikuti kompetisi yang diadakan di Indonesia ataupun kompetisi dalam skala internasional.Salah satu design  yang menjadi ciri khas Yogyakarta yaitu Filigri. Design ini menggabungkan  antara design klasik , kontemporer dan modern. Design ini tentu membutuhkan  ketelitian, kesabaran serta ketekunan yang lebih.

Penghargaan yang diterima Borobudur Silver antara lain : ‘Best  Award’ oleh Indonesia Good Design Selection, dalam acara ‘Contemporary Indonesian Design Contest’ penghargaan dari ‘Mutumanikam Nusantara’ Jewelry Foundation dan  ‘Asian Fashion Jewelry & Accessories Design Competition’ penghargaan dari CMP Hong Kong.

Selain berbagai penghargaan atas kemenangan dalam kompetisi design perak ataupun jewelery, Borobudur Silver telah mendapat lisensi resmi dari brand Budha to Budha dari negeri Belanda. Beberapa produk dari Borobudur Silver dipasarkan di Belanda, pastinya kualitas serta jaminan mutu produk Borobudur Silver tak diragukan lagi karena sudah brand sekelas Budha to Budha saja memakai produk ini.


Kemaren sudah milih salah satu dari gelang ini, pantes kok bagus ternyata berlisensi Belanda


Gimana gaes, sudah mupeng belum ama kerajinan perak di Borobudur Silver? Bagus-bagus banget dan kualitas terjamin. Kerajinan perak sendiri sangat membutuhkan ketelatenan dan ketrampilan tersendiri serta bahan baku dengan kualitas yang bagus. Jadi yuk mulai menghargai hasil karya bangsa sendiri. Membeli kerajinan perak berarti turut serta melestarikan kerajinan perak yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

Jangan lupa, saat belanja di Borobudur Silver nggak usah pake nawar-nawar harga ya gaes. Malu-maluiin ' atuh. Barang di Borobudur Silver bukan barang pasaran dan kualitas terbaik. Percaya deh, harga yang kamu bayar pantas dengan barang yang kamu dapatkan.

Happy Shopping, saya nggak nolak lho dibeliin cincin satu ajah :)


***



Borobudur Silver

Jl. Mayor Kusen Km 2,4 Mungkid Magelang
FB         : Borobudur Silver
Ig           :  @Borobudursilver
Website : www.borobudur-silver.com

_______________________________________________________________________________

Baca Juga : BS  Resto, Restoran Etnik Dengan Area Balcony yang Cantik

Comments

  1. kayaknya tempat ini memang harus jadi destinasi juga nih, tahun in rencana mau ke yogya, saya belum pernah kesana mbak e

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…