Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Sunyi diantara Kerlip Lampu



Ku putar lagu untuk memecah kesunyian.

Alunan instrumen piano dan flute membuat angan ku melayang. Harmoni antara denting piano dan flute membawa anganku terbang.

Memejamkan mata adalah cara terbaik menikmati The Best Relaxing Piano n Flute.

Ketika mata terpejam, bukan hitam yang aku lihat tapi pantai laut selatan yang hanya samar samar. Pasirnya yang hitam terasa dingin di kaki.

Entah, aku lebih suka menikmati laut disaat malam. Ketika tak ada orang lain disana. Hanya ada debur ombak, angin yang dingin dan aku.

Disaat seperti itulah, semua perasaan, isi hati terserabut. Seolah olah tertarik ombak dan terbawa arus pantai selatan hilang ditelan Samudera Hindia.

Sekejab rasa itu hilang, hanya ada damai di hati. Tapi sayang hanya sekejab.

Angin dingin yang menampar pipi kembali memunculkan rasa itu, yang masih ada walaupun hanya seujung kuku.

Hanya sebuah duri yang menancap di daging tapi saat luka yang tertancap kembali tersentuh, rasa nyeri itu menyeruak di dada.

Kubuka mata, kerlip lampu kota membawa angan ke tempat lain. Ada sesuatu disana yang membuat tersenyum sekaligus meringis menahan duri. Duri lain. Di tempat yang berbeda.

Ribuan kerlip lampu terlihat dari sini, lantai 17. Aku tak ingin memejamkan mata, tapi ingin menikmati kerlip lampu sembari sesekali terdengar dengkuran kecil. Dengkuran yang menyadarkanku akan dunia nyata.

Kerlip lampu itu seolah bercerita, ada pijar kecil diantara gelap dini hari. Masih ada harapan walaupun itu hanya setitik.

Ada realita diantara kepingan masa lalu. Ada harapan nyata dimasa depan, dimana aku harus melaju.

Biarlah duri itu masih menancap, biarlah sesekali rasa itu menyeruak. Tak perlulah dicabut, karena hanya akan meninggalkan lubang dan carut luka.

Tapi, ijinkan aku sekali lagi memejamkan mata, alunan ini belum selesai. Biarkan angin laut memelukku dan mencumbuku. Karena aku tahu rasa itu ada dan aku tahu sang laut merinduku.

Selamat pagi dunia, 

selamat pagi cinta. 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Solo, 28 Maret 2016

4:24


Comments

  1. cabutlah duri itu mbak, biar gak sakit dan bisa senyum bebas

    ReplyDelete
  2. Blogwalking sambil dengerin lagunya Keenan Nasution trus baca puisi ini. Rasanya kayak makan pizza sambil merem-merem. Menikmati bangeet

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …