Skip to main content

Tips Sebelum Membeli Laptop Terbaru dan Berkualitas

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini laptop menjadi benda primer bagi sebagian  orang. Hal tersebut karena laptop digunakan sebagai alat bantu kerja, yang  berpengaruh pada keberlangsungan hidup satu keluarga. Akan tetapi, meskipun sudah berkutat dengan laptop dalam keseharian, seringkali     orang-orang bingung ketika akan membeli ​laptop terbaru
Biasanya karena terkendala harga, atau ketidaktahuan mengenai spesifikasi  laptop masa kini yang beredar di pasaran. Oleh sebab itu, sebelum  benar-benar berburu ke toko laptop, coba perhatikan beberapa tips ini. 
Kiat-Kiat Sebelum Membeli Laptop Baru : Generasi laptop masa kini sudah semakin canggih dan hampir menyamai    komputer dalam hal spesifikasi. Inilah mengapa laptop juga sering disebut  sebagai ​mini PC. Oleh  sebab itu, membeli laptop pun tak ubahnya mencari komputer, ada banyak   pertimbangan yang harus diperhatikan. Antara lain: 

1. OS Seperti Apa yang Ingin Diinstal pada Laptop Anda
Sampai saat ini, sistem operasi yang paling …

Menikmati Romantisnya Dinner ala Romantica Italiana di Swiss Cafe



Yank, ada yang ngajakin aku dinner.”

“Siapa yang ngajak?” tanya Mas Bojo

“Temenku, tadi japri nawarin dinner. Piye?”

“Kamu ama dia?” Mas Bojo memasang wajah bersungut-sungut.

“Ya enggaklah, dia nawarin kita dinner bareng di hotel , temanya Romantica Italiana. Pasti romantiiiiis,

“Oooo, kirain....” Kini wajahnya dihiasi senyum

-------------------------------------------------------------------------------------------

Jumat sore seorang teman mengirimkan pesan via WA dan menanyakan kesediaan saya untuk dinner di Swiss-Café, Swiss-Belhotel Yogyakarta, berdua suami. Sebelum mengiyakan, saya nanya dulu donk ke suami, apakah dia ada acara atau ngga di malam minggu menjelang Valentine itu.

Untungnya, dia mau dan bersedia meng-cancel semua acara bareng teman-temannya demi menemani sang ratu untuk dinner. Ahaaai, berani nolak ratu bisa ngga dapat jatah semalam keles. LOL



Setelah memberi kabar kepada Ang Tek Khun yang meng-handle komunitas dari Swiss-Belhotel
Yogyakarta, bahwa kami bisa datang di acara dinner, kami segera membuat strategi gimana ninggalin duo anak lanang tanpa ada drama rengekan dan tangisan.

Selama 6 tahun ini kayaknya kami belum pernah ninggalin duo anak lanang tanpa ada salah seorang dari kami di rumah. Jika saya ngantor atau ada acara blogger, suami yang nemenin bersama mbah; begitu sebaliknya jika dia mesti ke proyek atau ada acara lain.

Apalagi ini untuk acara dinner bareng dan benar-benar cuma kami berdua, itu jarang banget... makanya kami nggak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Rayuan maut dan aneka tawaran serta sedikit “kebohongan” kami gencarkan, demi bias mensukseskan dinner berdua ini.

Yippi, akhirnya anak-anak mau juga ditinggal. Reward mobil-mobilan dan jalan-jalan ke mal di hari
minggu, sukses bikin duo balita tetep tersenyum saat saya dan si bapak keluar dari rumah. Tak lupa saya nitip pesen sama simbah bahwa kami akan pergi sekitar dua jam.

Jarak dari rumah menuju Swiss-Café yang berada di Swiss-Belhotel sebenernya deket, cuma 15 menitan kalau tanpa macet. Berhubung malam minggu dan jamnya orang jalan-jalan, ya udah sepanjang jalan macet, terlebih saat memasuki Jalan Jend. Sudirman. Mas Bojo mulai cemberut lagi dan sedikit mengeluh tentang Jogja yang makin macet dan macet.



Pukul setengah 8 kami sampai di Swiss-Belhotel, tanpa babibu kami segera memarkir kendaraan dan
menuju Swiss-Café. Suara merdu penyanyi seriosa mulai terdengar begitu kami memasuki lobi Swiss-Belhotel. Nuansa romantic menyergap kami. Yang biasanya jalan sendiri-sendiri, eh tiba-tiba Mas Bojo menggandeng tangan. Auuuw, aaauuuw, berasa jalan bareng abang Darius 'dah :)




Seorang perempuan cantik dengan ramah mempersilakan kami duduk . Nampak beberapa tamu
menikmati hidangan. Rupanya café ini mulai diminati warga Jogja, terlebih yang mencari suasana
romantis atau dinner dengan tema tertentu pada setiap malam minggu. Terkhusus pada malam minggu yang lalu (11/2) Swiss-Café mengangkat tema Romantica Italiana. Restoran ini buka sejak jam 7 sampai 10 malam.



Ehm, tulisan All You Can Eat di brosurnya membuat mata saya terbelalak, itu artinya kita bisa
makan sepuasnya gaes.

Setelah duduk manis, pelayan dengan ramah memasangkan serbet makan di pangkuan kami dan
meletakkan air putih di meja. Selanjutnya mereka mempersilakan kami untuk mengambil makanan yang kami inginkan.

Tanpa menunggu lama saya segera mengajak Mas Bojo untuk memilih menu yang kami sukai. Ohya,
menu yang di sajikan secara buffet bikin saya ngga nahan untuk mencicipi semuanya. Semuanya menu Italia, dari aneka pasta, Risoto, Roasted lamb, Lasagna, aneka bread, dan beragam salad serta sup.


Sebelum cuss mengenyangkan perut saya sempet ngobrol sama Mas Yudi selaku Food and Beverage
Manajer di Swiss-Belhotel Yogyakarta. Di hotel yang terletak di pusat kota ini, terdapat dua resto, yaitu Swiss-Café di lantai pertama dan In House yang ada di lantai paling atas. Jika In House lebih ke konsep bar and lounge dengan hiburan DJ, Swiss-Café menyasar ke dinner romantis.

Sekali dalam sebulan ada tema tertentu yang ditampilkan, seperti minggu ini di mana Swiss-Café
mengangkat romantisnya Italia. Pasti tak ada yang menyangka kan kalau ingat Italia pasti aura
romantisnya langsung terasa. Begitupun dengan hiburannya. Alunan keroncong serta lagu seriosa
dengan apik dinyanyikan oleh beberapa penyanyi malam itu.


Ok, lanjut ke acara dinner saya ya gaes. Menu pertama, saya mengambil pasta. Ada 4 pasta yang
ditawarkan di sini, yaitu spageti, fetucinie, ravioli, dan fusilli. Karena saya belum pernah mencicipi fusilli, jadi pasta fusilli dengan Bolognese saus yang menjadi hidangan pertama saya.



Bagaimana rasanya?

Italia banget gaes, rasanya beda sama pasta yang pernah saya makan sebelumnya, apalagi sama pasta
buatan dengan saus instan. Jauh banget. Mas Bojo rupanya juga penasaran dan pengen nyicip sedikit.
Saya suapin donk biar makin romantis, hehehe. Asal di rumah jangan minta disuapin juga, ntar jadi 3
orang yang saya suapin, bisa pegel tangan eikeh gaes.



Dan, ternyata suami doyan... jadinya piring saya berpindah ke depan dia. Tugas selanjutnya, dia yang
ngabisin, sedang saya mau eksplor menu yang lainnya. Kan mumpung all you can eat pemirsah. Dinner ala Italia tapi ngga makan Risoto itu berasa ada yang kurang. Berhubung biar irit piring, saya ngambil main course-nya sekalian. Jadi, ambil semua tapi dengan porsi sedikit. Dari Lasagna, Broccoli Marinara, Calamari, Beef Medalion, Mashed Pumkin, serta tak lupa Risoto-nya.

Ehm, semua menu enyak-enyak pemirsah, dan Seafood Risotonya nagih. Calamarinya gede-gede, dan nggak alot sama sekali. Lasagna-nya juga tak kalah enak. Lelehan keju bikin saya lupa kalau tadi sudah makan banyak.

Untuk sejenak buang jauh-jauh #Diet dan adanya #Dinnerenak #Marimakan . LOL.








Jangan ketawain hastagnya ya, gaes. Sayang banget kalau makanan-makanan enak itu dianggurin,
kasihan juga para chef bakal sedih kalau masakan mereka masih utuh. ((pembelaan)).




Main course sudah kami lahap dan waktunya poto-poto dulu. Ambience Romantica Italiana harus kami abadikan, rupanya Mas Yudi tahu gelagat kami dan membantu kami mengambil gambar. Thanks ya Mas Yudi.



Ihh, tumben lho Mas Bojo senyum. Pas saya upload di FB aja ada temenku yang komen kok tumben doi bisa senyum. Mungkin kebawa suasana kali, ya. Makan malam bersama istri paling cantik (serumah) dengan suasana romantis di restoran cantik dengan menu Italia special pasti membuat semua orang bakal tersenyum. Begitupun dengan Mas Bojo yang semua teman dan keluarga tahu banget dia itu susah untuk senyum.

Ohya, selain aneka pasta yang terkenal dari Itali pasti dessertnya yang bikin hati berbunga karena banyak coklat dan cream yang manis ((kayak saya)). Saya ambil tiga desert, yaitu  Tiramisu, Eclair dan Cassata Napolitaine dan yang paling juara  Cassatanya    walaupun kuenya bertekstur creamy tapi nggak eneg sama sekali. Sumpah, enak banget.




Sebagai pungkasan saya tak mau melewatkan menu yang sangat jarang ada di restaurant dan pasti mihil gaes. Roasted lamb with Mint Sauce. Daging dombanya empuk dan itu pertama kali saya merasakan mint sauce yang rasanya seger seger semriwing, bener-bener mereduce amis dari daging domba.




Rasanya saya tak merasa rugi meninggalkan duo anak lanang selama dua jam ini. Toh cuma sebentar dan mereka aman dengan simbahnya. Kebersamaan dengan pasangan juga memiliki arti penting.

Sesekali luangkan waktu menghabiskan waktu bersama pasangan. Itung-itung sebagai “me-time”. Kembali mengulang keromantisan dan selalu diulang agar cinta tetap menyala dan hubungan dengan pasangan tetap terjaga.

Terima kasih Swiss-Belhotel Yogyakarta yang sudah mewujudkan dinner romantis kami dan membuat Mas Bojo tersenyum manis.

Nah, kalian kapan nih mau dinner di Swiss-Café bareng pasangan kamu, mumpung malam minggu ini?

Comments

  1. Bikin ngiler aja lihat makanannya, tapi g tahu cocok sama lidah Jawa saya engga ya

    ReplyDelete
  2. Wow, ada live musiknya juga. Dari gambarnya kelihatannya enak sekali,,jadi ngiler.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tiap malem minggu ada live musik, dinner ke sini yuk

      Delete
  3. I love Italian food! It's sooo yummy :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mbak Indah suka makanan Itali ya, pasti cocok makan disini mbak, saya aja yang lidah Jawa doyan banget.

      Delete
  4. Adududududhhh, ngelap ilerrr akoooh mbaaaa
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  5. Aku selalu suka makanan yang disajikan Swiss-belhotel grup.. Enak-enak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, menu breakfast di Swiss Bel yang lain pun juga enak enak.

      Delete
  6. Ngiler liat roasted lambnya, gede amat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, ternyata beda ya daging domba ama kambing, gendutan dombanya :)

      Delete
  7. Aduh! Menggoda banget iiih!!!
    Saya doyan banget western food. Kalo dikasih all you can eat begini, bisa kalap euy!
    Musiknya seriosa dicampur keroncong kak?
    Nyambung kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak dicampur donk, jam pertama seriosa dulu baru kemudian keroncong.

      Delete
  8. Mbaak, aku penasaran nih sama menu resto yg all you can eat. Itu menunya menggoda semua mbak
    Ahai, pasta favoritku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Ivon, bisa makan sampai puas dan pastanya mantep

      Delete
  9. Itu cake napolitan ma tiramisunya bikin ngileeerrr
    Hihihi suaminya senyum soalnya cocok ma makanannya mungkin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suami senyum senyum soalnya ngga suruh bayar mbak April :)

      Delete
  10. Pas baca percakapan bagian awal kok aku malah senyum sendiri ya, kebayang suamimu udah jealous duluan, Mbak. Hihihi.

    ReplyDelete
  11. wah makanan2nya menggiurkan :D jd keingetan kayaknya sejak punya anak udah gak pernah dinner berdua hihihi

    ReplyDelete
  12. Duh, hotelnya cakep banget. Makanannya pasti enak banget tuh, saya aja ngiler hehe.

    ReplyDelete
  13. say amau dung dikirimi wa buat makan begitu mbak,masakannya bikin ngilerr. harus bawa pasangan ya biar makin mamntabbbb

    ReplyDelete
  14. Mba Prima bahagia banget nih bisa dinner berdua Ama suami. Pengen banget bisa juga dinner ama suami, mba. Soalnya nggak pernah dinner berdua 😅😂. Keren mba

    ReplyDelete
  15. Duh tadi aku ngetik, masuk nggak ya 😅. Keren pengalamannya mba. Semoga suatu saat aku juga bisa dinnerr berdua ama suami

    ReplyDelete
  16. wah kalau ke sini bisa2 program dietku gagal total secaar makanannya enak2

    ReplyDelete
  17. wwwowww mbak, romantis sekaliiii ...lalu anak2 inget gak nagih sogokannya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …