Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Siap Berperan Memajukan Industri Dalam Negeri



Sebagai warga negara Indonesia sudah seharusnya ikut berbangga atas prestasi yang bangsa kita dapatkan di tahun ini. Karena  berdasar data statistik UNIDO (Organisasi Pengembangan Industri PBB) Indonesia menempati urutan kesepuluh dalam sepuluh besar negara-negara industri manufaktur di dunia. Untuk peringkat pertama pasti kalian tahu donk negara dengan penduduk paling banyak yang makin kesini makin maju saja. Yes, Tiongkok menduduki peringkat pertama merajai industri manufaktur dunia. "Workshop on Industrial Performance of Indonesia Based on Statistic Presented in the International Yearbook of Industrial Statistic 2016". Merujuk laporan UNIDO, Tiongkok memuncaki daftar 10 besar negara manufaktur di dunia. Disusul Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Korea Selatan, India, Italia, Perancis, Brasil, dan Indonesia.

Industri manufaktur di Indonesia dan pertumbuhannya saat ini  telah memberikan kontribusi hampir seperempat bagian dari produk domestik bruto (PDB) nasional.Produksi jasa dan industri manufaktur  memiliki nilai tambah hingga 150% dari normalnya 60%-70% dari  biaya produksi. Kondisi inilah yang menyebabkan Indonesia mampu menggeser peringkat Rusia dan Mexico serta mengalahkan posisi negara Inggris dan Kanada. Kontribusi industri manufaktur Indonesia yang mencapai sepermbat dari PDB akan terus berkembang pesat khususnya di bidang makanan dan minuman.

Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan positif, bahkan di tengah krisis keuangan global, saat kondisi ekonomi negara industri maju menurun. Industri di Indonesia cenderung bisa bertahan di tengah gempuran ekonomi. Indonesia akan mengadakan kerjasama dengan Unido meliputi 13 Sektor. Saat ini baru ada 5 sektor yang tengah berlangsung. Namun, ke depannya 8 sektor lain juga akan turut dikembangkan. Kerja sama di bidang Industri ini bernilai US$ 40 juta atau setara dengan Rp 528 miliar. 

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan UNIDO-Indonesia Country Programme 2016-2020 oleh Menteri Perindustrian RI Saleh Husin dengan Dirjen UNIDO Li Yong. Ke depannya, akan ada delapan proyek lagi yang akan dikembangkan oleh Kementrian Perindustrian. Industri manufaktur yang berkembang pesat di sektor makanan dan minuman, sedangkan di sektor tekstil, pakaian jadi, dan produk kulit lebih banyak di sisi penyerapan tenaga kerja daripada nilai tambah. 
Nah, sebagai warga negara yang baik dan mengaku cinta Indonesia, hal apa saja sih yang bisa kita lakukan untuk membantu memajukan sektor industri negara kita?
1.  Selalu beli produk dalam negeri. 
Sebisa mungkin selalu gunakan produk dari industri kita sendiri, ada beberapa barang yang mungkin lebih mahal dari produk luar negeri. Tapi, setidaknya dengan kelebihan itu akan masuk ke anggaran negara kita sendiri.
2. Bayar pajak tepat waktu.  

Nah, hal ini sering tidak kita sadari jika membayar pajak adalah kewajiban kita dan pendapatan itu akan digunakan untuk mendanai semua kebutuhan negara ini. Dari pembangunan infrastruktur hingga subsidi ke industri.

3.  Selalu mengemgembangkan diri

Kemajuan negara ini tak hanya terletak pada satu orang tapi pada semua anggota masyarakat. Jika semua warga semakin cerdas dan memiliki daya juang serta etos kerja yang tinggi pasti negara Indonesia akan lebih maju.

Sobat Prima, apa yang akan kita lakukan dan bagian apa yang akan kita ambil dalam memajukan negeri ini mungkin terlihat seperti titik kecil. Tapi jika semua orang melakukan hal yang sama, pasti titik titik kecil itu akan menjadi gelombang yang besar. Siap ambil bagian memajukan negeri ini?

BERDASARKAN data statistik dari UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) pada 2015, Indonesia menduduki peringkat bontot dalam sepuluh besar negara-negara industri dunia yang dirajai oleh Tiongkok. Hal itu dilihat dari pertumbuhan teknologi, intensitas, dan daya saing yang mendorong total volume produksi industri manufaktur lebih baik ketimbang negara-negara lain. - See more at: http://www.mediaindonesia.com/index.php/news/read/41717/indonesia-masuk-10-besar-negara-industri-manufaktur-dunia/2016-04-21#sthash.dZjav9Wb.dpuf
BERDASARKAN data statistik dari UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) pada 2015, Indonesia menduduki peringkat bontot dalam sepuluh besar negara-negara industri dunia yang dirajai oleh Tiongkok. Hal itu dilihat dari pertumbuhan teknologi, intensitas, dan daya saing yang mendorong total volume produksi industri manufaktur lebih baik ketimbang negara-negara lain. - See more at: http://www.mediaindonesia.com/index.php/news/read/41717/indonesia-masuk-10-besar-negara-industri-manufaktur-dunia/2016-04-21#sthash.dZjav9Wb.dpuf
BERDASARKAN data statistik dari UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) pada 2015, Indonesia menduduki peringkat bontot dalam sepuluh besar negara-negara industri dunia yang dirajai oleh Tiongkok. Hal itu dilihat dari pertumbuhan teknologi, intensitas, dan daya saing yang mendorong total volume produksi industri manufaktur lebih baik ketimbang negara-negara lain. - See more at: http://www.mediaindonesia.com/index.php/news/read/41717/indonesia-masuk-10-besar-negara-industri-manufaktur-dunia/2016-04-21#sthash.dZjav9Wb.dpuf
BERDASARKAN data statistik dari UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) pada 2015, Indonesia menduduki peringkat bontot dalam sepuluh besar negara-negara industri dunia yang dirajai oleh Tiongkok. Hal itu dilihat dari pertumbuhan teknologi, intensitas, dan daya saing yang mendorong total volume produksi industri manufaktur lebih baik ketimbang negara-negara lain. - See more at: http://www.mediaindonesia.com/index.php/news/read/41717/indonesia-masuk-10-besar-negara-industri-manufaktur-dunia/2016-04-21#sthash.dZjav9Wb.dp

Comments

  1. Aku cintanya produk2 luar negeri lho kak hahaha #kabur


    eh tapi ujung2 nya merk luar negeri, ternyata di produksi nya di indonesia juga

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …