Skip to main content

Tips Sebelum Membeli Laptop Terbaru dan Berkualitas

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini laptop menjadi benda primer bagi sebagian  orang. Hal tersebut karena laptop digunakan sebagai alat bantu kerja, yang  berpengaruh pada keberlangsungan hidup satu keluarga. Akan tetapi, meskipun sudah berkutat dengan laptop dalam keseharian, seringkali     orang-orang bingung ketika akan membeli ​laptop terbaru
Biasanya karena terkendala harga, atau ketidaktahuan mengenai spesifikasi  laptop masa kini yang beredar di pasaran. Oleh sebab itu, sebelum  benar-benar berburu ke toko laptop, coba perhatikan beberapa tips ini. 
Kiat-Kiat Sebelum Membeli Laptop Baru : Generasi laptop masa kini sudah semakin canggih dan hampir menyamai    komputer dalam hal spesifikasi. Inilah mengapa laptop juga sering disebut  sebagai ​mini PC. Oleh  sebab itu, membeli laptop pun tak ubahnya mencari komputer, ada banyak   pertimbangan yang harus diperhatikan. Antara lain: 

1. OS Seperti Apa yang Ingin Diinstal pada Laptop Anda
Sampai saat ini, sistem operasi yang paling …

Pura Mangkunegaran Solo

Berkunjung ke museum selalu sukses membuat saya mengagumi kehebatan nenek moyang. Terutama para raja di jaman dulu. Dari arsitektur bangunan, berbagai benda peninggalan yang tak ternilai hingga filsafat hidup. Puas staycation di Dinasty hotel Solo saya menyempatkan diri piknik ke Mangkunegaran Solo. Mengenalkan anak-anak akan istana dan mengingatkan saya kembali akan sejarah bangsa ini.

Sejarah Pura Mangkunegaran Solo

Mangkunegaran Solo merupakan kerajaan kecil, suatu dinasti yang berasal dari Dinasti Mataram. Raja pertama yang bertahta adalah Pangeran Sambernyawa dengan sebutan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I.

Politik Adu Domba VOC

Pura Mangkunegaran dibangun setelah adanya Perjanjian Salatiga, dan dua tahun setelah disepakatinya Perjanjian Giyanti. Tahukah kamu, jika perpecahan kerajaan Mataram menjadi dua karena politik adu domba  dari VOC (Belanda) pada tahun 1755. Perjanjian Giyanti berisi pembagian pemerintah Jawa menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.

Kasunanan Surakarta kembali terpecah setelah Raden Mas Said  kembali memberontak pada VOC dan berhenti memberontak setelah terjadi perdamaian antara VOC, Surakarta dan Yogyakarta nelalui Perjanjian Salatiga.

Pada tahun 1757 Raden Mas Said kemudian bergelar Mangkunegara I dan membangun wilayah kekuasaan di sebelah barat tepi Sungai Pepe, berada di wilayah Kecamatan Banjarsari, Surakarta.

Pura Mangkunegaran Solo


Ada beberapa pintu untuk memasuki kompleks Pura Mangkunegaran. Pintu utama di sebelah selatan, tapi karena saya terlanjur muter-muter alias keblasuk, saya dan tim Hore (Mas Bojo dan duo anak lanang) masuk lewat pintu timur. Parkir di rumah penduduk dan masuk ke kompleks tanpa membeli tiket.

Sebelum pintu masuk ada sebuah bangunan bergaya kuno, saya iseng memotretnya dan ternyata merupakan bangunan Akademi Seni Mangkunegaran.



Karena sudut yang saya lewati memang jarang dilewati pengunjung, ada beberapa bagian yang tidak tersentuh manusia. Terlihat dari tempatnya yang kotor dan penuh dengan furniture yang sudah tidak terpakai. Sayang sebenarnya, jika bangunan bersejarah tidak di rawat dengan semestinya. 



Gedung utama berada di tengah-tengah komplek. Kolam  ikan dengan patung burung  tepat berada di depan Joglo. Duo anak lanang gembira sekali melihat tanah lapang yang luas dan bebas berlarian ke sana ke mari. Sedang saya, berlari-lari menuju Joglo karena siang itu begitu terik.



Jangan lupa untuk membeli tiket masuk, karena kalau tidak bakal di samperin ama petugas. Ada beberapa anak SMA yang sedang PKL dan beberapa petugas yang merupakan guide resmi dari Mangkunegaran. Turis asing di temani guide sedang turis lokal di temani anak-anak PKL.




Harga tiket masuk Pura Mangkunegaran hanya Rp. 10.000. Kita bisa memberikan tips kepada guide seiklasnya. Oh ..ya, walapunsaya hanya ditemani adik-adik PKL, mereka bisa menjelaskan sejarah Mangkunegaran dan detil dari barang-barang di dalam istana.



Dua patung singa dari tembaga tampak menjaga di depan pendopo. Duo anak lanang tak lupa pose disana. Setelah itu kami mulai masuk ke area Pendopo. Yang merupakan bagian terdepan dari istana adalah Pendopo Ageng yang berukuran 3500 meter, pendoponya luas banget. Tiang-tiang kayu yang menyangga atap joglo diambil dari pohon yang tumbuh di Hutan Mangkunegaran di perbukitan Wonogiri. Saya baru tahu kalau ada hutan bernama Mangkunegaran di Wonogiri.



Diatap pendopo ada beberapa corak batik dengan warna berbeda. Warna corak batik itu Komodwati. Setiap warna ada maknanya lho, sayang saya tidak mencatat jadi lupa. Gamelan berusia lebih dari 300 tahun ada disini. Kyai Seton dimainkan setiap hari Sabtu. Gamelan Kyai Lipur Sari dimainkan setiap hari Rabu dan satunya Gamelan dengan nama Kenyut Mesem yang berusia 300 tahun.

Jangan lupa melepas alas kaki sebelum memasuki pendopo. Guide sudah menyediakan tas plastik sebagai tempat sandal/sepatu kita. Ruangan selanjutnya terdapat sebuah beranda terbuka, yang bernama Pringgitan, yang mempunyai tangga menuju Dalem Ageng.


Di ruang Pringgitan ada beberapa lukisan Mangkunegara I hingga IX. Saat ini Mangkunegaran di pimpin oleh Mangkunegaran IX, istri nya Priska Marina terlihat cantik saat muda, bahkan diusianya hampir 60 an beliau tetap terlihat cantik dan berkharisma.

OK, lanjut ke ke ruang selanjutnya, sebuah ruang tertutup. Banyak  barang berharga peninggalan Mangkunegaran I,  perhiasan, senjata-senjata, pakaian-pakaian, medali-medali, perlengkapan wayang, uang logam, gambar adipati-adipati Mangkunegaran serta berbagai benda-benda seni. Di ruangan ini kita tidak boleh memotret dan harus tenang. Ada tempat untuk bersemedi dan tidak boleh dilewati pengunjung. Salah satu barang yang membuat saya terheran-heran, ada sebuah perunggu dengan lubang di ujungnya. Sekelilingnya mencuaat, susah sih nggambararinnya. Saya tanya sama guide itu barang apa, dan dijelaskan itu "alat pengaman" adipati jaman dulu. Saya kaget, gimana makenya dan pasti akan sangat sakit bagi si perempuan. Guide kembali menjelaskan jika alat itu hanya bisa dipakai dengan ritual tertentu.


Keluar dari ruangan masih ada beberapa barang unik, seperti gading dari Thailand ini. Hadiah dari raja yang dipahat selama bertahun-tahun di Bali. Relief di gading itu menceritakan tentang Mahabarata. Yuk beralih ke ruang paling belakang. Taman dan kandang burung terlihat sangat indah, seandainya punya rumah kayak gini ya. Saat sore istirahat di belakang melihat taman bunga sambil minum teh hangat #ngimpi.


Menghadap ke taman terbuka, terdapat sebuah bangunan bernama Beranda Dalem (atau sering disebut Pracimosono) yang bersudut delapan, dimana di dalam bangunan terdapat tempat lilin dan perabotan Eropa yang indah. Kaca-kaca berbingkai emas terpasang berjejer di dinding. Dari beranda menuju ke dalam tampak ruang makan dengan jendela kaca berwarna yang menggambarkan pemandangan alam di Jawa, ruang ganti dan rias para putri pangeran adipati, serta kamar mandi yang indah.


Foto-foto keluarga dipajang di sini. Foto Mangkunegaran IX bersama istri dan anak-anaknya. Salah satu putranya adalah Paundra, di tahun 2000an merupakan pemain sinetron. Putra mahkota ini merupakan anak dari istri pertama yaitu Sukmawati Sukarno Putri.

AH, sebenarnya saya masih ingin berlama-lama di sana. Tapi duo anak lanang sudah mulai rewel dan kecapekan dan kelaparan. Sobat piknik, sesekali piknik ke museum atau keraton yuk. Jika bukan kita, siapa lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …