Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Melatih Anak Agar Tidak Tantrum


Setiap orang tua pasti menginginkan buah hatinya bahagia. Begitupun saya pemirsah. Minggu ini mas Nathan memasuki usia 5 tahun.Yeay, anak saya sudah besar. Khusus di ulang tahun yang ke 5 ini saya ingin merayakan pestanya. Saya menawarkan kepada Mas Nathan, pengen dirayain di rumah atau di sekolah seperti teman-temannya. Dia ingin merayakan di rumah saja, ya sudah saya ikutin saja kemauan dia. 

Karena tanggal lahirnya tidak jatuh di hari Minggu maka saya undur saja pestanya biar lebih enak, pas saya libur dan saudara-saudara juga libur. Tapi saya tetep nggak tega kalau dia nggak tiup lilin pas di hari H nya, jadi kemaren dadakan saya beli kue di deket kantor, seadanya saja dan yang nggak ribet, karena saya pake motor dan kue itu bakal tak cantolin di motor. Pasti nggak mungkin beli yang gede dan bentuknya macem-macem, paling nyampe rumah sudah amburadul.



Sepulang kantor saya mampir di toserba yang saya lewati dan milih cup cake lucu dengan isi 4. Ukurannya yang mini pasti bakal lebih mudah saya bawa. Yang penting anak-anak senang sudah cukup. Dan benar saja, Mas Nathan sudah girang banget liat kue kecil yang lucu, dipasangi lilin, kami nyanyi sebentar, berdoa, tiup lilin dan dia tertawa bahagia. 

Bahagia itu sederhana ya gaes.



Banyak orang memanjakan anaknya dengan fasilitas berlimpah. Itu tidak salah. Bahkan sayapun kalau di toko liat mainan pengennya beliin anak-anak mainan terus, liat baju pengen beliin. Pokoknya pengen melimpahi mereka dengan banyak barang, tapi saya mengendalikan ego saya untuk tidak membeli dan memberi mereka fasilitas yang cukup saja, tidak perlu berlebihan. 

Jujur saya takut, hidup ke depan tidak mudah, saya ngin melatih mereka untuk tidak manja dan berlatih hidup prihatin. Hidup yang bakal mereka jalani nantinya tidak pasti dan saya ingin mereka tahan banting. Walaupun kadang hati meletup-letup pengen beliin mereka ini itu. Dan menuruti setiap permintaan mereka.

Contoh kecil saat di warung, saya memabatasi mereka jajan. Kalau sudah saya larang dari awal mereka harus menaati. Ya, walau kadang malah nggak enak ama penjualnya, masak cuma beli jajan seribu perak anaknya tidak dikasih. Bagi saya sih bukan uangnya, tapi barang yang dibeli nggak perlu atau memang sudah menjadi peraturan kalau nggak boleh beli itu. Ya sudah nggak boleh.

Saya ingin anak-anak belajar berjuang, belajar mengendalikan keinginan hati dan agar mereka tahu hidup ini tidak mudah.



Anak saya jarang tantrum

Saya sih bersyukur, anak-anak nggak pernah tantrum atau ngamuk minta ini itu atau kalau di mall lihat mainan mereka biasa saja. Tapi tetep lah sekali dua kali pernah minta jajan atau mainan sampai nangis. Namanya anak-anak.  

Duo anak lanang belum pernah ngamuk di luar rumah, minta sesuatu sampai guling-guling, paling cuma "gedruk-gedruk" sebentar.

Seringnya mereka bakal minta dan jawab sendiri permintaan mereka. Misal dek Saka lihat mobil-mobilan di toko mainan, dia bakal ngomong "Buk, besok beliin itu ya kalau Ibuk dah punya uang ya" sambil nunjuk-nunjuk mainan yang dia pengenin. SPG yang jaga cuma senyum-senyum saja, dagangan mereka nggak berhasil menggoda anak-anak saya. Seneng kan lihat anak-anak seperti itu,  walaupun hati kecil pengen langsung membelikan.

Pemirsah, bagaimana dengan kalian, apakah selalu menuruti keinginan anak-anak? 

Setiap keluarga memiliki pola pengasuhan anak yang berbeda, pastinya semua demi kebaikan anak. Sejak kecil saya sudah terlatih untuk mengendalikan keinginan hati dan saya sangat berterimakasih kepada Bapak saya karena berkat didikannya saya menjadi anak yang mandiri dan "kuat". Begitupun saya sekarang ingin agar duo anak lanang kelak menjadi orang yang "kuat" menghadapi hidup yang keras.

Permirsah, semoga anak-anak kita menjadi manusia yang tahan banting ya, doakan pesta ulang tahun kecil-kecilan besuk minggu berjalan lancar. 

Thank you.

Comments

  1. kalau aku mah, kalau mau ke warung anak sudah diwanti2 untuk gak boleh jajan. Dia akan mengerti, kalau ke mall , juag dibilangin apa ayng boleh dia beli mana yang gak

    ReplyDelete
  2. nice info, jadi pengen segera punya anak :))

    Salam kenal dari www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  3. Kalau anakku tantrum seringnya tak tinggal pergi nti berhenti sendiri :v

    ReplyDelete
  4. Selamat ulang tahun Nathaaan, Semoga sehat selalu, tambah pinter dan kelak jadi anak kebanggan mama papa yaaaa. Aaaaamiinn. Semoga lancar juga ya mak, pesta ulangtahunnyaa :D

    ReplyDelete
  5. anak2ku so far kalo beli apa2 belum sampe tantrum. semoga jangan dah, bisa mumet kepala.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …