Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Melatih Anak Agar Tidak Tantrum


Setiap orang tua pasti menginginkan buah hatinya bahagia. Begitupun saya pemirsah. Minggu ini mas Nathan memasuki usia 5 tahun.Yeay, anak saya sudah besar. Khusus di ulang tahun yang ke 5 ini saya ingin merayakan pestanya. Saya menawarkan kepada Mas Nathan, pengen dirayain di rumah atau di sekolah seperti teman-temannya. Dia ingin merayakan di rumah saja, ya sudah saya ikutin saja kemauan dia. 

Karena tanggal lahirnya tidak jatuh di hari Minggu maka saya undur saja pestanya biar lebih enak, pas saya libur dan saudara-saudara juga libur. Tapi saya tetep nggak tega kalau dia nggak tiup lilin pas di hari H nya, jadi kemaren dadakan saya beli kue di deket kantor, seadanya saja dan yang nggak ribet, karena saya pake motor dan kue itu bakal tak cantolin di motor. Pasti nggak mungkin beli yang gede dan bentuknya macem-macem, paling nyampe rumah sudah amburadul.



Sepulang kantor saya mampir di toserba yang saya lewati dan milih cup cake lucu dengan isi 4. Ukurannya yang mini pasti bakal lebih mudah saya bawa. Yang penting anak-anak senang sudah cukup. Dan benar saja, Mas Nathan sudah girang banget liat kue kecil yang lucu, dipasangi lilin, kami nyanyi sebentar, berdoa, tiup lilin dan dia tertawa bahagia. 

Bahagia itu sederhana ya gaes.



Banyak orang memanjakan anaknya dengan fasilitas berlimpah. Itu tidak salah. Bahkan sayapun kalau di toko liat mainan pengennya beliin anak-anak mainan terus, liat baju pengen beliin. Pokoknya pengen melimpahi mereka dengan banyak barang, tapi saya mengendalikan ego saya untuk tidak membeli dan memberi mereka fasilitas yang cukup saja, tidak perlu berlebihan. 

Jujur saya takut, hidup ke depan tidak mudah, saya ngin melatih mereka untuk tidak manja dan berlatih hidup prihatin. Hidup yang bakal mereka jalani nantinya tidak pasti dan saya ingin mereka tahan banting. Walaupun kadang hati meletup-letup pengen beliin mereka ini itu. Dan menuruti setiap permintaan mereka.

Contoh kecil saat di warung, saya memabatasi mereka jajan. Kalau sudah saya larang dari awal mereka harus menaati. Ya, walau kadang malah nggak enak ama penjualnya, masak cuma beli jajan seribu perak anaknya tidak dikasih. Bagi saya sih bukan uangnya, tapi barang yang dibeli nggak perlu atau memang sudah menjadi peraturan kalau nggak boleh beli itu. Ya sudah nggak boleh.

Saya ingin anak-anak belajar berjuang, belajar mengendalikan keinginan hati dan agar mereka tahu hidup ini tidak mudah.



Anak saya jarang tantrum

Saya sih bersyukur, anak-anak nggak pernah tantrum atau ngamuk minta ini itu atau kalau di mall lihat mainan mereka biasa saja. Tapi tetep lah sekali dua kali pernah minta jajan atau mainan sampai nangis. Namanya anak-anak.  

Duo anak lanang belum pernah ngamuk di luar rumah, minta sesuatu sampai guling-guling, paling cuma "gedruk-gedruk" sebentar.

Seringnya mereka bakal minta dan jawab sendiri permintaan mereka. Misal dek Saka lihat mobil-mobilan di toko mainan, dia bakal ngomong "Buk, besok beliin itu ya kalau Ibuk dah punya uang ya" sambil nunjuk-nunjuk mainan yang dia pengenin. SPG yang jaga cuma senyum-senyum saja, dagangan mereka nggak berhasil menggoda anak-anak saya. Seneng kan lihat anak-anak seperti itu,  walaupun hati kecil pengen langsung membelikan.

Pemirsah, bagaimana dengan kalian, apakah selalu menuruti keinginan anak-anak? 

Setiap keluarga memiliki pola pengasuhan anak yang berbeda, pastinya semua demi kebaikan anak. Sejak kecil saya sudah terlatih untuk mengendalikan keinginan hati dan saya sangat berterimakasih kepada Bapak saya karena berkat didikannya saya menjadi anak yang mandiri dan "kuat". Begitupun saya sekarang ingin agar duo anak lanang kelak menjadi orang yang "kuat" menghadapi hidup yang keras.

Permirsah, semoga anak-anak kita menjadi manusia yang tahan banting ya, doakan pesta ulang tahun kecil-kecilan besuk minggu berjalan lancar. 

Thank you.

Comments

  1. kalau aku mah, kalau mau ke warung anak sudah diwanti2 untuk gak boleh jajan. Dia akan mengerti, kalau ke mall , juag dibilangin apa ayng boleh dia beli mana yang gak

    ReplyDelete
  2. nice info, jadi pengen segera punya anak :))

    Salam kenal dari www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  3. Kalau anakku tantrum seringnya tak tinggal pergi nti berhenti sendiri :v

    ReplyDelete
  4. Selamat ulang tahun Nathaaan, Semoga sehat selalu, tambah pinter dan kelak jadi anak kebanggan mama papa yaaaa. Aaaaamiinn. Semoga lancar juga ya mak, pesta ulangtahunnyaa :D

    ReplyDelete
  5. anak2ku so far kalo beli apa2 belum sampe tantrum. semoga jangan dah, bisa mumet kepala.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…