Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Terobosan Baru dari Perusahaan Gas Negara


PGN Anti Korupsi - Baru-baru ini Kementerian ESDM telah memberikan angin segar pada Perusahaan Gas Negara untuk mengolah dan juga mengoperasikan jaringan gas bumi pada 11 kabupaten di Indonesia. Melalui Menteri ESDM Indonesia, Sudirman Said, Kementerian ESDM telah secara resmi memberikan tugas dan tanggung jawab tersebut kepada Perusahaan Gas Negara atau PGN.

Hal tersebut tentu membuat jalan PGN dalam melebarkan sayap mereka semakin lebar. Dengan 11 kota atau kabupaten yang telah ada seperti Blora, Semarang, Bogor, Cirebon dan Depok dengan 4.000 sambungan rumah tangga, Jabodetabek dengan 5.234 sambungan rumah tangga dan beberapa kota lainnya, saat ini PGN tengah berusaha untuk memperluas jaringan gas bumi dengan sistem sambungan rumah tangga tersebut.

Sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negera yang dipercaya untuk menyalurkan gas bumi ke berbagai sektor masyarakat termasuk rumah tangga, industry, usaha kecil mikro dan menengah, mode transportasi, pembangkit listrik dan segmen komersial kelas besar seperti rumah sakit dan mal, PSG memiliki pelanggan terbesar pada segmen rumah tangga. Dan untuk saat ini, PGN bahkan sedang dalam proses menambah pelanggan dari sektor tersebut. 

Sesuai dengan yang dipaparkan oleh Hendi Prio Santoso, Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN), perusahaan tersebut telah menyusun beberapa langkah pasti demi menambah pelanggan dari sektor rumah tangga. Cara pertama yang mereka lakukan adalah dengan mengembangkan secara mandiri jaringan gas rumah tangga yang sudah ada. Dengan ini semua dana investasi dan modal akan berasal dari PGN sendiri. Hal ini sebenarnya telah dijalankan di berbagai wilayah diantaranya Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Sumatera Selatan dan Utara, Banten, serta Jawa Tengah, Jawa Barat dan juga Jawa Timur.

Jumlah sambungan rumah tangga yang saat ini telah dibuat di wilayah tersebut telah mencapai lebih dari 100.000 sambungan rumah tangga. Dan untuk kedepannya, PGN akan lebih fokus untuk membangun jaringan-jaringan baru di wilayah yang sebelumnya belum bisa terjangkau jaringan gas yang belum lama ini digalakan pemerintah tersebut. Selain cara ini, pensinergian antara PGN dan Kementerian ESDM tentu membukakan jalan yang lebih lebar lagi bagi PGN.



Comments

  1. nah ini dia yang ditunggu-tunggu selama ini. Semoga cepat terealisasi ya :)

    ReplyDelete
  2. smeoga harnya tidak mahal ya kka krn sangat dibuthkan masyarakat

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…