Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Numpang Nampang di Taman Gabusan TVRI DI Yogyakarta



Tampil di televisi bisa jadi impian banyak orang, apalagi bagi saya yang dari kecil bermimpi jadi artis #mainlenong. Stop, berhenti ketawanya ya sob. Cantik-cantik gini saya bisa nyanyi lho, kelas kamar mandi tapi. Sayang, bakat terpendam tidak tersalurkan. Saya gagal jadi Agnes Monica #upps, coba kalau Ibu saya segaul mama-mama sekarang yang rajin nganter anaknya kursus vokal, piano dll.

Tapi, nggak usah sedih ya di kantor saya tetap bisa menyalurkan hobi bernyanyi dengan mengikuti paduan suara. Dari paduan suara untuk lomba KORPRI sampai paduan suara Dharma Wanita. Di akhir tahun begini ada dua event istimewa. Pertama lomba paduan suara dalam rangka hari KORPRI dan ulang tahun Dharma Wanita di bulan Desember.  

Latihan paduan suara guna mengisi acara pada ulang tahun Dharma Wanita rutin diadakan tiap minggu. Dharma Wanita Persatuan Setda di kantor saya dipimpin oleh Dra. Dwi Sulityowati , MT. Selain tampil di acara HUT Dharma Wanita kami diminta mengisi acara Taman Gabusan  pada hari Selasa, 22 Desember dengan tema hari Ibu.


Hampir tiap tahun grup paduan suara Dharma Wanita tampil di TVRI, kali ini merupakan tahun ke tiga. Walaupun sudah pernah nampang di TV, tapi tetep bersemangat dan excited. Maklum, artis dadakan. Selain bisa menyalurkan bakat #halah, saya bisa mengenal istri-istri para pejabat dan teman dari Bagian lain. Semoga ketularan jadi pejabat. Hihihi.

Waktu yang dinantikan tiba. Selasa siang kami ber 17 berangkat dari kantor menuju TVRI Yogyakarta di Jalan Magelang. Jika yang lain naik bis bareng-bareng saya memilih naik motor. Dari pada bolak-balik, dari TVRI saya langsung pulang, karena rumah saya di  Jogja bagian timur sedangkan bisnya balik ke Bantul.

Seperangkat Gamelan di aula gedung TVRI

Aula TVRI Yogyakarta
Bersiap memasuki studio 1 TVRI


Dengan seragam merah merona kami berkumpul di gedung TVRI Yogyakarta dan berlatih sebentar. Warming up tak hanya dibutuhkan saat berolah raga atau saat *tiit, sebelum bernyanyipun mulut harus dilatih. Agar suara tidak "atos" dan pita suara lebih lentur. Pastinya biar suaranya lebih lembut yaaa.

Grup paduan suara melakukan gladi bersih di studio TVRI Yogyakarta


Acara Taman Gabusan merupakan acara yang rutin ditayangkan setiap hari Selasa jam 04.00. Talk show dengan tema Bantul dan nara sumber dari Bantul juga. Taman Gabusan hari Selasa yang lalu mengusung tema Hari Ibu, tak heran jika yang menjadi nara sumber adalah para Ibu. Mereka adalah Ibu Dra. Dwi Setyowati, MT ketua Dharma Wanita , Ibu Arni Sulistyaningtyas ST ketua DPRD Bantul dan Ibu Sigit istri dari Penjabat Bupati Bantul.


Banyak hal penting yang bisa diambil dari talk show tersebut, sebagai Ibu dengan fungsi ganda sebagai Ibu rumah tangga dan Ibu bekerja. Wanita harus bisa membagi waktu dan tetap mengutamakan anak serta suami. Serta memberikan ilmu dasar agama yang kuat bagi anak-anak.



Saya dan teman-teman tampil sebanyak 3 kali, di awal acara, tengah dan penutup. Tak lupa saya sudah sms Ibuk saya untuk nonton TV pas saya nyanyi, hihihi. Kami menyanyikan lagu Hymne Ibu, Keroncong Kemayoran dan Jangkrik Genggong. Dinyanyikan dengan dua suara, kayaknya sih lumayan dan nggak nyempreng #mujidirisendiri.

Di dalam studio satu jam terasa sangat cepat, latihan berminggu-minggu tapi nampang tidak sampai 15 menit. Tapi lumayanlah, dari pada enggak sama sekali. Penonton tidak diperkenankan menyalakan alat komunikasi saat berada di acara berlangsung. Begitu juga dengan kamera, jadi saya ngambil gambar sambil sembunyi-sembunyi.

Snack jajanan pasar dan wedang uwuh menjadi hidangan bagi penonton di Studio

Miss Bantul Expo saat diwawancarai

Waktu berjalan begitu cepat dan kami beryukur bisa melaksanakan tugas dengan baik. Jika penampilan tahun lalu terasa ada suara cempreng, sepertinya kali ini tidak. Masak sih, tidak ada peningkatan dari tahun ke tahun. Kali aja tahun depan bisa tampil di televisi nasional yak. Hehehe.




Comments

  1. Wah serunya kalau bisa masuk TV. Apa lagi TV nasional. Pasti bangga

    ReplyDelete
  2. Wah asik mbak bisa eksis di taman gabusan, bapakku juga pernah nyanyi koes ploesan di Taman Gabusan juga... semoga saya juga bisa ikut tampil juga. #manabisa #bedapemerintahan

    -adi pradana-

    ReplyDelete
  3. Seru banget, Mak Prima. Seragamnya cantik warna merahnya :)

    ReplyDelete
  4. Wiih keren. Sayang waktu itu aku di jalan, nggak bisa lihat :(

    ReplyDelete
  5. unik banget sajian minumannya pakai wedang uwuh ya

    ReplyDelete
  6. Wah, keren mba. Saya paling banter tampil di radio waktu tk dulu. Udaah lamaaaa, itu pertamakali main ke studio radio dan belum pernah lagi.

    ReplyDelete
  7. aku sih memang udh jaraaaaang bgt nonton TV.. mw swasta ato nasional kyk tvri juga udh bisa dibilang hampir ga pernah.. tp kalo disuruh milih, kyknya memang lbh milih TVRI ajalah drpd TV swasta yg acaranya lbh bnyk ga jelas dan ghibah ;p Mendingan nonton lagu2 bgitu ya mba... lbh enak didenger

    ReplyDelete
  8. Kereen bisa tampil di televisi Mbak, emang kalo lagi syuting itu kudu steril dari berbagai sumber suara sedikitpun.

    ReplyDelete
  9. Aish hasek banget nonggol di tipi, besok di tipi nasional yaaa kak hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…