Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Feel Like Home at Habitat @ Hyarta

"Selamat pagi mbak, ada yang bisa saya bantu?"

Seorang satpam dengan ramahnya menyapa saya di depan pintu gerbang Habitat @ Hyarta Residence.  Dengan tak kalah   ramah saya jawab sapaan pak Satpam dan menanyakan lokasi diadakannya seminar tentang Travel Writing & Blogging yang akan saya ikuti. Pak satpam menunjukkan rute menuju Joglo Lounge yang berada diujung komplek.




Suasana tenang dan asri langsung terasa begitu memasuki  tempat ini. Di kiri dan kanan jalan berjajar villa-villa dengan style modern tapi tetap terlihat sejuk dengan pohon-pohon dan bunga yang ada di taman, Semua villa dilengkapi dengan taman cantik dan carport yang luas. Tampak beberapa mobil terparkir di carport ataupun pinggir jalan. Saya tidak merasa terganggu dengan beberapa mobil yang parkir disana karena jalan di lingkungan villa  lebar dan lapang.


Sebuah joglo nampak di ujung komplek dengan kolam renang serta taman di samping kirinya. Terasa adem dan Jogja banget. Ya, berada di Habitat @ Hyarta ini  saya merasakan ketenangan, karena lokasinya berada di wilayah Jogja utara, hampir mendekati kaki gunung Merapi. Jauh dari pusat keramaian dan hiruk pikuknya kota.





Setelah mengikuti acara seminar dari Mas Teguh Sudarisman, Bapak Ray Susila dari Habitat @ Hyarta menjelaskan tentang konsep villa ini.  Dari serial Losmen Bu Broto beliau munculah ide untuk mewujudkan sebuah penginapan dengan konsep feel like home kalau kata saya. Para wisatawan yang berkunjung ke Jogja tetap bisa merasakan menginap di rumah sendiri. Apalagi jika bersama  keluarga besar, tinggal di hotel tidak leluasa untuk mengobrol dan bercengkrama dengan anggota yang lain.



Fasilitas lengkap di setiap villa


Selepas acara seminar, saya berkesempatan untuk berkeliling komplek dan melihat dengan lebih dekat. Seperti apakah suasana di dalam villa tersebut? Hyarta C-08 nampak berdiri kokoh menanti saya #yeee. Pak Ray yang sudah didalam menjelaskan setiap detil ruangan dan furniture yang menampilkan kesan Jawa banget. Yes, beliau memang menginginkan setiap penginap merasakan feelnya Jogja, bukannya liburan di Jogja tapi kok malah ngerasa berada di pulau lain.


Villa dengan dua lantai ini dilengkapi 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dapur dan teras samping. Bahkan ada , satu kamar yang khusus disediakan untuk sopir atau asisten rumah tangga di lantai satu. Pengen tahu lebih lanjut apa yang bisa kita dapatkan saat menginap disini?

Dari ruang tamu kita bisa melihat taman di samping rumah. Pintu kaca membuat pandangan kita leluasa menikmati hijaunya taman sembari duduk santai di ruang tamu. Apalagi jika pintu dibuka, semilir angin langsung terasa. #segar



Tanpa sekat, itu yang kita rasakan saat berada di sini. Ruang makan yang langsung terhubung dengan ruang tamu menambah keintiman keluarga saat berkumpul. Kebersamaan akan tetap kita dapatkan saat berlibur. Berbeda jika kita menginap di hotel, setiap anggota keluarga beristirahat di kamar masing-masing  padahal tujuan berlibur adalah mengembalikan kehangatan keluarga.


Jika kita ingin memasak, ada dapur basah dan kering beserta peralatan memasak yang sudah disediakan didalam kitchen set. Dari panci, wajan, peralatan makan, pemanas air, kompor, dispenser hingga kulkas. Nggak perlu kawatir kelaparan, hihihi. Berasa di rumah banget kan. Anak-anak dan suami bercengkrama, si mama masak di dapur sambil nyanyi-nyanyi. hihihi.


Puas menjelajahi lantai satu mari beralih ke lantai dua. Undakan kayu yang menyerupai lorong ini safety banget untuk anak-anak. Karena di kanan kiri anak tangga tertutup tembok, kekawatiran mereka terjatuh bisa diminimalisir. Apalagi bagi saya, duo anak lanang yang masih balita suka banget naik turun tangga. Saya tak perliu kawatir berlebihan jika tangganya seperti di villa Habitat @ Hyarta.



Satu kamar utama ada di lantai ini, dilengkapi sofa, tv layar datar, meja rias, kasur dan bantal dengan standar hotel berbintang terasa empuk banget. Rasanya kalau tidur disini jadi males bangun. Hihihi. Bath up di kamar mandi utama juga menggoda banget. Acara mandi-mandi bakal berlangsung lama. Berendam air hangat setelah jalan-jalan keliling Jogja itu sesuatu banget.

sumber gambar : Habitat @ Hyarta
Seperti kita menginap di hotel, di Habitat @ Hyarta kita juga menikmati hospitality sekelas hotel berbintang. Dari perlengkapan mandi, handuk, air mineral sampai kebersihan ruangan. Tak hanya kamar utama, di semua kamar di lengkapi TV layar datar dengan saluran tv satelit, koneksi wi fi yang cepat dan pendingin udara.




Keunikan dari villa Habitat @ Hyarta ada di furniture, mebeler tempo dulu yang benar-benar asli.  Guci tua, piring dari tembaga dan lampu hias model kuno. 



Selain interior cantik di tiap villa, fasilitas pendukung di Habitat @ Hyarta cukup lengkap. Dari gedung pertemuan Joglo Lounge, kolam renang, tempat fitnes, lapangan tenis hingga play ground . Tak kalah dengan hotel berbintang, staycation di Habitat @ Hyarta menjadi pilihan baru saat berlibur ke Jogja. Breakfast dengan menu rumahan juga disediakan oleh pihak villa. Nasi merah, sayur tempe, bakwan jagung dan kerupuk menjadi salah satu menu yang saya nikmati di hari Minggu kemaren.




Ehm, rasanya saya sudah nggak sabar booking villa di Habitat @ Hyarta. Staycation with family, enjoying Jogja but feel like at home.

Pengen kan bersantai di sini kayak saya? :))
Pengen nginep disini hubungi Habitat @ Hyarta Reservation di Jalan Palagan Tentara Pelajar,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55581, Indonesia
Phone: +62 361 769 015
Website: habitathyarta.com




Comments

  1. Kayaknya cozy banget.. layak dicoba ini.. tfs Mak :)

    ReplyDelete
  2. Sekilas tadi sebelum baca tulisannya kupikir itu hotel loh :D

    ReplyDelete
  3. Ini penginapan ya? Aku kira perumahan
    Jadi nginep disini tetap berasa kayak di rumah ya :)

    ReplyDelete
  4. wahh, mupeng mbak prima pengen nginep disitu:D

    ReplyDelete
  5. nyaman banget villanya, ya. Bikin gak pengen pulang :D

    ReplyDelete
  6. ih cocok buat hanimun nihhhhhh

    ReplyDelete
  7. Duh villanya bikin ngileeerrr. Ajakin aku nginep di sana yaaa mbaaakkk

    ReplyDelete
  8. Bagus bgtttt pingin nyobain juga nginep di tempat ini

    ReplyDelete
  9. Keren, boleh juga jadi alternatif menginap. terima kasih Mak, untuk artikel kerennya.

    ReplyDelete
  10. Ngopi cantik disitu enak juga kali ya :D

    ReplyDelete
  11. selamat ya mbak juara 1. selamat menginap di sini, bersama keluarga tercinta

    ReplyDelete
  12. Wah cocok sekali nih buat menginap dengan keluarga besar. Terasa nyaman ya.

    ReplyDelete
  13. Wah beneran nyaman banget ya suasananya
    Klo ke jogja ada alternatif buat nginep nih

    ReplyDelete
  14. Kirain perumahan mbak. Keren tempatnya. Moga bisa ke sana.

    ReplyDelete
  15. bagus ya penginapannya :D
    woooo saya juga suka losmen Bu Broto jaman masih kecil hehe
    oh ya mbak, villa ini jauh tidak aksesnya dari stasiun?

    ReplyDelete
  16. Tapi kl tau harganya.. Bikin patah hati... Hahahaha

    ReplyDelete
  17. Feels like home bangeeet kayaknya.
    Harganya berapa mbaaaaak ?? *buat liburan bareng keluarga lumayan nih*.

    ReplyDelete
  18. InsyaAllah, segera nginap di sini deh.

    ReplyDelete
  19. Kalau mau booking bisa melalui Jogja Planner. SMS Booking 08112570779, Email jogjaplanner@gmail.com untuk kisaran harga mulai 2.5jt per villa per malam.

    ReplyDelete
  20. Juara banget ya penginapannya, hommey banget ^^

    ReplyDelete
  21. Mau ah nginep di sini kayaknya rekoemnded banget

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …