Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Memori Pasar Condong Catur

Pagi ini saya mengajak suami dan anak berbelanja ke Pasar Condongcatur. Sudah beberapa minggu ini saya memang ingin sekali ke pasar Concat, begitu sebutannya. Terakhir kali saya kesana 2 tahun yg lalu saat hamil Mas Nathan. Walaupun sekarang pengen banget kesana bukan berarti saya nyidam lho, bahaya...hehe

Habis bangun tidur pengennya langsung berangkat, acara mandi2 ntar ajah. Etapi si Bapak yg rajin mandi malah mandi dulu, yah terpaksa duo bocil tak mandiin sekalian. Nah si emak biarlah tak mandi, sudah biasa,hahaha.

Dijalan udah daftar apa aja yang mau dibeli, dari nasi gudeg, bubur sumsum, bubur coklat, jajan pasar dan tape. Semua makanan itu favorit saya waktu masih kos di perumnas Condong Catur, 12 tahun yang lalu. Wow, ternyata sudah lama sekali ya saya lulus kuliah, berasa tua banget :(

Dulu, setiap pagi saya dan ke 4 kawan kos saya belanja ke pasar. Beli sarapan atau sayur buat makan siang. Ah, masa lalu memang indah kala dikenang. Tinggal selama lebih dari 3 tahun di seputaran Concat memang menyisakan banyak kenangan. Memory bersama kawan, lawan atau mantan, uppss, keceplosan, hahaha.

Kembali ke nasi gudeg, setelah muter muter dan ga bisa nemuin bude penjual gudeg, saya bertanya ke salah satu pedagang. Dan ternyata ibu itu sudah almarhum, yahhh kecewalah saya, nyari bubur juga sudah ga ada. Untung masih nemuin Ibu penjual jajan pasar di pojok belakang, si Ibu tampak sudah sepuh dengan rambut memutih. Yaiyalah, saya ajah dah jadi emak-emak gembrot gini, pastilah si Ibu juga bertambah tua.

Perut keburu laper, padahal saya berencana beli bubur  atau nasi gudeg buat nyuapin si kecil nanti saat mampir ke Embung Tambakboyo yang berada di belakang Perumahan MBS Condongcatur. Yawis, tetep mampir tapi cuma bentar, keburu laper.

Yaudah makan soto aja kata saya ke suami dan kami meluncur ke Soto Bathok di utara Candi Sambisari, tapi apa lacur, ramenyaaa yaowoh, parkir mobil penuh dan ga ada tempat duduk sama sekali. Yawis, ke soto langganan aja di Kalasan, kasian anak2 biasanya jam setengah 8 dah sarapan, jadi kesiangan makannya.

Ok back to the market, Pasar Concat pasti banyak menyisakan kenangan bagi para mahasiswa yang pernah kos diseputaran Sleman, mahasiswa UII, Amikom, dan UPN. apalagi mereka yang berasal dari luar Jawa, pasti kangen dan suatu saat pengen mampir ke pasar atau ke daerah Condong Catur. Saat saya bercerita tentang Jogja atau pasar Concat , banyak teman saya yg menanyakan kabar si pacar eh si pasar dan pengen ke sana.

Perjalanan waktu memang begitu cepat meninggalkan masa lalu, yang kecil menjadi remaja, remaja menjadi dewasa dan si dewasapun menua. Potongan kehidupan tidak akan pernah hilang dan menjadi kenangan. Yah, mungkin seperti  film jika kita mengenangnya. Apapun masa lalu kita, semoga esok menjadi lebih baik.

Selamat berhari sabtu kawans. Semoga hari ini menjadi kenangan yang indah di masa mendatang.

Salam Damai.

Comments

  1. Ga ada fotonya mbak? Hehe... Penasaran pengen lihat pasar yg ngangeni banyak orang itu.. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…