Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Review #LettersToAubrey :Karena Cinta, Berjuanglah!



Judul Buku : Letters To Aubrey
Penulis : Grace Melia
Editor : Triani Retno A
Proof Reader : Herlina P. Dewi
Desain Cover : Teguh Santosa
Layout Isi : Deeje
ISBN : 978-602-7572-27-0
Tanggal Terbit : 16 Mei 2014
Jumlah Halaman : 266
Berat Buku : 250
Dimensi : 13 X 19




Buku bersampul coklat ini berisi kumpulan surat yang ditulis oleh seorang Ibu muda yang bernama Grace Melia, yang ditujukan untuk putri  cantiknya yang bernama Aubrey. Membaca lembar demi lembar buku bergenre momlit ini serasa mengikuti perjalanan hidup antara Aditya, Grace  dan Ubi, nama panggilan gadis kecil itu.

Cobaan yang menghampiri keluarga ini memang tak mudah. Pasangan muda yang baru saja merasakan kebahagiaan dengan hadirnya malaikat kecil mereka harus mengalami kenyataan pahit kalau bayi mungil mereka ternyata "berbeda" dengan bayi lain. Ubi menderita kelainan jantung, gangguan pendengaran dan keterlambatan motorik yang disebabkan terinfeksi virus rubella saat masih dalam kandungan. Campak Jerman  yang Grace alami saat hamil ternyata berakibat fatal pada bayi mereka. Penyakit yang dia anggap  biasa-biasa saja ternyata sangat berbahaya bagi janin didalam kandungannya.

Hancur, sedih, kecewa, marah dan berbagai perasaan negatif berkecamuk dalam hati perempuan itu. Tapi, itu hanya sebentar. Cintanya pada sang putri melebihi rasa kecewanya. Grace Melia bangkit dan berdiri menghadapi masa depan bersama putri semata wayangnya. Walau hamparan jalan terjal berada di depan mereka. Saat banyak orang tua menyia-nyiakan anak mereka, Grace tetap menjaga dan mencintai anaknya. 
Cintanya yang terlalu terhadap Ubii menjadi penyemangat, dia mengajak anaknya untuk berjuang bersama. 
Seperti yang tertulis pada halam 43 ini:
"Mommy loves you to the bone. That is fact. But know this and this only, Ubii. Will your condition make us have to strugle to survive?Yes! Can  we do it? YES! What do you mean to Mommy?THE WORLD. Please keep that in mind. So are you ready to fight together with Mommy?

Rasa optimis yang Grace miliki telah membuat dia menjadi seorang perempuan inspiratif. Dia mendirikan Rumah Ramah Rubella, wadah bagi keluarga yang mempunyai anak yang terkena TORCH. Mensosialisasikan tentang TORCH kepada masyarakat melalui tulisannya di blog ataupun media sosial. Apa itu TORCH dan bahayanya. Dan yang paling penting , menjadi penyemangat bagi Ibu lain, kekurangan anak tidak untuk diratapi, tapi diperjuangkan supaya anak menjadi mandiri, seberat apapun perjuangan itu.

Buku ini tak hanya sekedar Momlit belaka, bagi saya buku ini adalah buku pintar bagi calon Ibu ataupun Ibu khususnya yang anaknya terkena TORCH. Buku ini memberi informasi tentang TORCH,Fisioterapi yang harus dilakukan, berbagai macam tes kesehatan yang harus dijalani,  bahkan permainan-permainan untuk melatih motorik.

Surat-surat yang ditulis Grace tak melulu tentang TORCH, tapi lika liku kehidupan berkeluarga tertuang dalam tulisan ringannya. Dari pemberian ASI dan MPASI, susahnya saat tak ada pembantu, perayaan ulang tahun, bahkan pertengkaran suami istri. Dan tentunya saat mereka tampil dilayar kaca dalam acara Kick Andy. Talk show yang sangat menarik karena selalu menghadirkan orang-orang inspiratif, seperti Grace Melia.

Melalui surat-suratnya Grace telah berhasil menunjukkan kepada dunia, kalau setiap anak itu spesial dan harus dihargai kehadirannya. Menjadi orang tua bukanlah pekerjaan yang ringan, tak melulu kebahagiaan yang kita dapat, tapi banyak kendala dan kekecewaan. Tapi dengan cinta dan perjuangan, semua akan teratasi, kelelahan, kejenuhan saat menghadapi anak berganti kebahagiaan dan kepuasan. 

Jika Grace bisa, kenapa kita tidak?

                                            


Comments

  1. Thank you Mak atas partisipasinya dalam Lomba Review #LetterstoAubrey :))

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…