Lagu Sulung, Sebuah Kado yang "Cukup" Bagiku

Dapatkan Cuan dari Shutterstock



Siapa sih yang nggak suka foto-foto, apalagi sekarang untuk menghasilkan gambar yang ciamik tak perlu rempong menggunakan DSLR yang berat. Bermodalkan kamera smartphone, jepretan kamu bisa menghasilkan cuan lho.

“Beneran mbak, foto bisa dijual,  meskipun saya bukan fotograper profesional atau terkenal”

Bisa donk, sini saya kasih rahasianya dapat cuan dari foto-foto kamu. Sharing is caring dan bonusnya dapat duit. Ya, tanpa perlu ngepet. Hahaha. Kalian bisa membagikan foto-foto yang kalian punya, sayang banget kalau cuma menuhin galeri gawai kamu atau bikin memory komputer jebol. Ah, jadi curhat, 2 komputer saya semua drivenya penuh, belum lagi HD eksternalnya tinggal 25 persen. Sepertinya butuh cuan untuk beli HD lagi, yuk jual foto. :D

Banyak situs yang dapat membantu kita menjual foto. Dengan bantuan platform tersebut, hasil foto bisa dibeli oleh siapapun untuk kebutuhan apapun. Seperti majalah, blog, brosur, iklan, dll. Saya sendiri terkadang juga membeli foto dari Shutterstock, jika kebetulan nggak punya stok foto yang sesuai dengan artikel yang saya tulis.

Majalah pun lebih memilih membeli foto dari platform online, dari pada harus menerjunkan fotograper, dengan biaya yang lebih mahal dari jasa fotographer apalagi akomodasi jika harus keluar kota. Bagi anda fotographer profesional, menjual foto online bisa jadi portofolio dan membangun karir fotography kalian.

 Shutterstock Situs Jualan Foto

 

Shutterstock adalah platform berskala internasional, tentunya diakses pembeli dari seluruh dunia. Pangsa pasarnya luas, jadi target pembeli foto kita juga lebih luas. Shutterstock melaporkan laporan keuangannya, nilai transaksi lebih dari 1 miliar dollar dalam 15 tahun terakhir. Di Indonesia sendiri, jual beli foto di Shuterstock meningkat 49% tiap tahunnya.

Platform ini banyak diminati karena sangat membantu para kontributornya. Fasilitas tips dan support dari komunitas sangat membantu terutama bagi fotograper pemula. Untuk mengaksesnya juga mudah, bisa diakses lewat website dan aplikasi.

Dashboard Shutterstock fiturnya juga lengkap, dari upload foto, halaman portofolio, keywording untuk tiap konten, fitur Catalog Manager hingga kemudahan melihat pendapatan dan foto-foto yang dijual.

Ohya, Shutterstock sangat cocok bagi pemula karena menyediakan gambar non-ekslusif dengan value lebih rendah sesuai yang digunakan sebagai stok foto. Tipsnya agar pendapatan lebih banyak tentu dengan mengupload banyak foto di website. Semakin banyak stok foto kita peluang pendapatan yang masuk juga lebih besar. Untuk komisi yang didapat sekitar 20%-30%.

Kelebihan dari Shuttlestock :

1.      Audiens. Shutterstock sangat populer dan kerap digunakan oleh orang-orang yang mencari stok foto.

2.      Kualitas. Meski ada ketentuan kualitas gambar, website ini menerima semua jenis konten.

3.      Referral. Anda bisa mendapatkan uang tambahan sebagai affiliate, dengan mereferensikan fotografer lain ke platform ini.

 

Bagaimana , mulai tertarik menguangkan foto kamu, perhatikan tips berikut agar foto kamu memiliki banyak peminat di Shutterstock:

1.  Jual foto yang banyak dicari

Jangan asal mengupload foto untuk dijual, pastikan kamu mengkurasi foto-foto kamu dan jepretan terbaiklah yang kalian jual. Untuk mencari foto banyak peminat kalian bisa melihat dari Google Trends. Atau tema yang sedang hits di IG atau FYP di Tiktok. Analisa semua yang sedang trending, karena pasti banyak orang yang membutuhkan foto dengan tema tersebut.

Riset juga perlu, terutama dari sudut pandang pembeli. Sebelum kita mengambil gambar perhatikan angle dan hasil fotonya akan seperti apa. Misal foto masakan, jika temanya resep makan bahan-bahan juga disertakan dalam foto, tidak sekedar foto hasil masakan.

Atau foto anak-anak sedang berolahraga, pastikan foto itu mencakup gambar anak-anak yang sedang berlatih.

 

2.      Manfaatkan aplikasi Edit Foto

Aplikasi editing foto saat ini ada banyak dari yang berbayar ataupun free. Untuk menghasilkan foto yang bagus dan menarik tak ada salahnya jika kita menyempurnakan hasil jepretan dengan mengeditnya.

Foto dengan tone yang seragam akan memberi cirikhas dari foto kita, dan menjadi nilai lebih. Fitur preset dari aplikasi memberi kemudahan dalam editing, jadi kita tak perlu lagi mengutak atik kontras, brigthness dll. Apliasi editing antara lain Lightroom, Photoshop, VSCO, Snapseed dll

3.      Konsisten

Nah, kata terakhir yang merupakan kunci kesuksesan adalah konsisten. Percuma saja jika hasil foto kita bagus tetapi cuma sekali dua kali memotret. Itupun hanya satu yang diupload. Konsisten untuk menghasilkan foto yang bagus dan konsisten upload di Shutterstock.

 Cara mendaftar jadi Kontributor di Shutterstock :

  1. Kunjungi dashboard Shutterstock kontributor (shutterstock contributor log in)

  2. Isi data pribadi

  3. Verifikasi email

  4. Registrasi tahap kedua

  5. Upload image

  6. Lanjutkan ke dashboard kontributor lagi dan upload image kalian

Semakin banyak jam terbang, portofolio yang lengkap, foto yang bagus, resolusi yang berkualitas akan menjadikan foto-foto kita diminati konsumen. Ingat, selalu belajar mengenali minat konsumen dan belajar teknis memotret agar cuan yang didapat dari Shutterstock semakin banyak.

 Ciayo


Comments