Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Tanggap Bencana Alam dengan Menjadi Pendekar Anak

 Hasil gambar untuk kids cartoon


Bencana alam merupakan musibah yang tidak diharapkan oleh setiap orang. Sebab, saat bencana alam melanda, maka kehidupan akan terasa seperti lenyap dan dimulai dari awal kembali. Hal ini tentu sangatlah menyedihkan dan bisa dibayangkan bagaimana perasaan seorang anak ketika menjadi korban bencana alam.

Pada dasarnya, anak-anak memiliki masa depan yang panjang dan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. Namun, ketika bencana alam terjadi, kondisi tersebut seakan merenggut seluruh kehidupannya karena bencana alam bisa merusak tempat tinggal, pakaian hingga sekolah tempat anak-anak mendapatkan pendidikan. Oleh karena itu, setiap pihak perlu tanggap dalam mengatasi bencana alam dan menjadi pendekar anak untuk membantu anak-anak agar kembali memiliki harapan hidup pasca selamat dari musibah bencana alam.

Untuk mengembalikan kehidupan anak-anak setelah mengalami bencana alam, ada berbagai hal yang harus dilakukan. Mulai dari memberikan asupan gizi terbaik, memberikan pakaian yang layak, membangun kembali tempat bersekolah sampai mengembalikan mentalnya dari trauma usai bencana alam. Hal-hal tersebut sangatlah penting untuk dilakukan agar anak-anak bisa kembali bersemangat untuk menjalani hidup dan proses tumbuh kembangnya bisa terjaga.

Agar bisa menjadi pendekar anak dan mengembalikan kembali semangat mereka pasca bencana alam, maka Anda bisa melakukan cara termudah yakni memberikan sumbangan. Sumbangan saat ini dapat diberikan secara lebih mudah karena Anda bisa memberikan sumbangan online kepada anak-anak korban bencana alam. Caranya, Anda hanya perlu memilih lembaga yang terpercaya seperti UNICEF Indonesia yang berada dibawah naungan PBB dan berkonsentrasi terhadap kesejahteraan anak-anak di Indonesia.

Selain melakukan sumbangan untuk anak-anak korban bencana alam, Anda juga bisa menjadi pendekar anak dengan melakukan sumbangan setiap bulannya. Donasi setiap bulan sangatlah membantu anak-anak Indonesia yang kurang beruntung agar bisa menjalani kehidupan yang lebih sejahtera. Sebab, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi. Selain itu, donasi setiap bulan juga sangat praktis karena adanya fitur autodebet pada kartu kredit yang digunakan untuk melakukan donasi melalui UNICEF Indonesia. Lagipula, kalau bukan kita, siapa lagi yang layak menjadi seorang pendekar anak?

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…