Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Tanggap Bencana Alam dengan Menjadi Pendekar Anak

 Hasil gambar untuk kids cartoon


Bencana alam merupakan musibah yang tidak diharapkan oleh setiap orang. Sebab, saat bencana alam melanda, maka kehidupan akan terasa seperti lenyap dan dimulai dari awal kembali. Hal ini tentu sangatlah menyedihkan dan bisa dibayangkan bagaimana perasaan seorang anak ketika menjadi korban bencana alam.

Pada dasarnya, anak-anak memiliki masa depan yang panjang dan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. Namun, ketika bencana alam terjadi, kondisi tersebut seakan merenggut seluruh kehidupannya karena bencana alam bisa merusak tempat tinggal, pakaian hingga sekolah tempat anak-anak mendapatkan pendidikan. Oleh karena itu, setiap pihak perlu tanggap dalam mengatasi bencana alam dan menjadi pendekar anak untuk membantu anak-anak agar kembali memiliki harapan hidup pasca selamat dari musibah bencana alam.

Untuk mengembalikan kehidupan anak-anak setelah mengalami bencana alam, ada berbagai hal yang harus dilakukan. Mulai dari memberikan asupan gizi terbaik, memberikan pakaian yang layak, membangun kembali tempat bersekolah sampai mengembalikan mentalnya dari trauma usai bencana alam. Hal-hal tersebut sangatlah penting untuk dilakukan agar anak-anak bisa kembali bersemangat untuk menjalani hidup dan proses tumbuh kembangnya bisa terjaga.

Agar bisa menjadi pendekar anak dan mengembalikan kembali semangat mereka pasca bencana alam, maka Anda bisa melakukan cara termudah yakni memberikan sumbangan. Sumbangan saat ini dapat diberikan secara lebih mudah karena Anda bisa memberikan sumbangan online kepada anak-anak korban bencana alam. Caranya, Anda hanya perlu memilih lembaga yang terpercaya seperti UNICEF Indonesia yang berada dibawah naungan PBB dan berkonsentrasi terhadap kesejahteraan anak-anak di Indonesia.

Selain melakukan sumbangan untuk anak-anak korban bencana alam, Anda juga bisa menjadi pendekar anak dengan melakukan sumbangan setiap bulannya. Donasi setiap bulan sangatlah membantu anak-anak Indonesia yang kurang beruntung agar bisa menjalani kehidupan yang lebih sejahtera. Sebab, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi. Selain itu, donasi setiap bulan juga sangat praktis karena adanya fitur autodebet pada kartu kredit yang digunakan untuk melakukan donasi melalui UNICEF Indonesia. Lagipula, kalau bukan kita, siapa lagi yang layak menjadi seorang pendekar anak?

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …