Skip to main content

Yuk, Walking Tour di Kotagede

Matahari beringsut ke ufuk barat. Belum tenggelam sepenuhnya karena sinarnya masih terasa menyengat di kulit. Kami berempat sudah sampai di sebuah homestay di kawasan Kotagede. Disana sudah ada beberapa teman peserta Kotagede Walking Tour yang akan turut serta menjelajahi area Kotagede. Pastinya dengan berjalan kaki. Judulnya saja sudah walking tour. LoL
Tepat pukul 3 sore walking tour dimulai. Perjalanan diawali dari Lapangan Karang Kotagede, kemudian menyusuri gang-gang  kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Peserta walking tour  sekitar 10 orang termasuk saya, mas bojo dan duo anak lanang. Suami sempat bertanya ulang, apakah serius mau ikut jalan kaki dan gimana kalau anak-anak kecapekan? Spontan saya jawab dengan yakin. "Ya jadilah pak' e" 
Begitulah suami saya yang sering males-malesan kalau diajak jalan kaki agak jauh. Jadinya perlulah sesekali dikerjain diajak jalan agak jauh. Itung-itung olahraga. Hehehehe.
Temen saya, Adimas yang menjadi guide walki…

Zenfone Max M2, Smartphone Gaming Istimewa Untuk Si Kecil



Seorang anak kecil nampak sibuk dengan gadgetnya. Duduk ngelesot di lantai dengan gadget yang masih tersambung dengan kabel pengisi daya listrik. Saya dekati, kemudian saya ajak ngobrol.

"Lho dek Agha ngapain di lantai, sini duduk di kursi tante" saya menawarkan kursi saya untuk dia duduki

"Ndak tante, ini handphonenya baru dichas, Agha masih ngegame" dia berbicara dengan tangan masih sibuk menggerayangi layar sentuh smartphone dia.

"Nanti kalau masuk angin gimana duduk di lantai, ngegame di laptop tante saja" dengan segala cara saya mencoba mengajak dek Agha untuk tidak duduk di lantai yang dingin.

"Asyik main game pake hape tante" dengan mata masih tertuju di layar smartphone dan dua jempol bergerak lincah di atas layar.

"Ya, sudah nanti kalau baterainya sudah penuh, duduk sini ya" tak kenal menyerah itu prinsip saya, begitupun saat harus merayu seorang anak kecil yang notabene anak dari atasan saya di kantor

"Ini handphonenya gampang ngedrop tante, buat ngegame bentar habis baterenya, jadi harus sering dichas" dia menoleh ke kiri menatap saya, dengan wajah agak sedih.

"Beli yang baru saja, minta mama" kenapa saya jadi mbujuki beli hape baru, hehehe..

"Emang ada yang awet baterainya tapi bisa buat ngegame?" mata saya berbinar bagai salesgirl dapat calon konsumen

"Ya pasti adalah" dengan semangat berapi-api saya memberi suntikan semangat pada dek Agha. Lebih tepatnya sih racun jika mamanya tahu saya membujuk dia beli hape baru. LoL

"Nanti tak bilang mama tante" dia kembali menekuri layar gadget seolah games itu adalah segalanya bagi dia.


***

Tak berapa lama atasan saya datang, rupanya rapat di lantai atas sudah selesai. Dia lantas ngobrol dengan anaknya, tentunya setelah dibujuk untuk berhenti main games. 

"Mbak Prima" dari meja belakang ada yang memanggil saya.

"Nggih Bu, pripun" saya berjalan mendekati meja atasan saya.

"Memang ada hape yang kuat buat ngegame tapi baterainya awet mbak? Ohya, yang nggak gampang panas juga" rupanya dek Agha sudah mengadu ke ibu tentang obrolan hape dengan saya

"Ada bu, ada yang baru dari ASUS bu, Zenfone Max M2" dan saya berasa salesnya ASUS padahal cuma blogger penggemar teknologi dan kebetulan tahu produk-produk ASUS ajah.

"Mahal mesti ya?" ibu kasubag yang cantik mulai tertarik

"Ndak sih, standar kok harganya, sekitar dua juta lebih dikit" sales gadget kembali beraksi 

"Yawis, makasih mbak Prima, biar besok dianter Bapaknya beli itu tadi, hapenya dek Agha gampang panas dan ngedropan tuh" sambil melirik anaknya yang kembali berakdi dengan gadgetnya.

"Sami-sami bu" saya melenggang kembali ke meja saya, merasa senang bisa membantu teman meski cuma jadi gadget advice. ((julukan apa pula ini Ferguso))

***

ilustrasi : www.duniaku.net


Teman-teman, gadget sudah bukan barang wajib bagi orang dewasa saja. Bahkan bagi anak-anak, meski pemakaian harus dibatasi. Untuk umur dibawah 12 tahun saya rasa gadget masih sepenuhnya dipegang orang tua tetapi anak boleh memakai dengan jangka waktu sewajarnya.

Termasuk anak teman saya yang sudah beranjak kelas 5 SD. Tempo hari si mbak yang menemani dia di rumah sedang libur, sehingga sepulang sekolah terpaksa dia dijemput mamanya dan diajak ke kantor. Hiburan dia selain nonton You Tube yaitu bermain games, sayang handphone dia mulai tidak sehat dan saya menyarankan handphone yang sudah punya performa tinggi untuk bermain games, hemat daya dan tidak panas.





Bolehkah Anak Bermain Games dan Menggunakan Smartphone?

Duo anak lanang, saat piknik pun asyik main games, saat Ibunya pemotretan ( emang model buk :D)

Gengs, sebagai emak-emak yang sayang anak, saya tidak ingin anak terpapar gadget terus menerus tapi juga tidak ingin anak tidak mengenal sama sekali dengan smartphone, Bagaimanapun mereka generasi Z.

FYI, Generasi Z merupakan generasi yang lahir pada rentang waktu antara tahun 1995 - 2014. Anak-anak saya dan mungkin anak kalian yang lahir di rentang tersebut adalah generasi Z yang notabene lahir pada generasi internet. Dimana anak-anak tersebut sudah menikmati keajaiban teknologi usai kelahiran internet.

Nah, sebagai orang tua tentu kita harus bijak. Nggak mungkin melarang anak sama sekali untuk tidak mengenal gadget. Tapi, seperti yang saya sampaikan sebelumnya semua hal harus ada batasannya dan sebagai orang tua kita adalah pengendali.

Batasan usia :
Seorang anak boleh menggunakan smartphone, baik itu untuk menonton atau bermain games sebaiknya setelah berusia 2 tahun. Setelah usia 2-6 tahun diperbolehkan dengan waktu maksimal satu jam tetapi dengan waktu yang dipecah-pecah. Misal sesi pertama setengah jam, istirahat atau melakukan aktivitas lain,  sesi kedua seperempat jam dan seterusnya. Untuk anak diatas usia itu rasanya waktu yang diberikan bisa lebih lama. Maksimal 3 jam dan tidak terus menerus, sebisa mungkin dibagi dalam beberapa sesi. Karena anak-anak tetap membutuhkan aktivitas fisik dan demi kesehatan mata juga.


Nah, sekarang saya mau mengenalkan gadget yang cocok buat anak-anak. Spesifikasi cocok untuk bermain games, baterainya awet dan harganya cocok di dompet. Dan yang utama smartphonenya "bandel" jadi buat anak-anak yang kadang suka meletakkan barang sembarangan  tetap aman.

Zenfone Max M2



Kalian pasti sudah tahu donk dengan brand ASUS yang selalu berinovasi dan menghadirkan produk baru. Pada Desember yang lalu ASUS kembali meluncurkan produk smartphone terbaru khusus gaming. Ada dua produk yang diluncurkan yaitu Zenfone Max Pro M2 dan Zenfone Max M2. Keduanya merupakan smartphone gaming dengan performa canggih.

Nah, untuk adik-adik atau anak-anak saya lebih merekomendasikan Zenfone Max M2. Meskipun tanpa embel-embel pro tapi jangan underestimated karena performanya yang bisa diunggulkan khususnya buat pecinta game dan harga terjangkau. Itu 'kan yang dicari para mamak-mamak. LoL

Yuk, kita kulik bagaimana spesifikasi lengkap 

Zenfone Max M2



1. Design Ramping dengan layar lebar


Ngobrolin tampiannya dulu ya. Zenfone Max M2 memiliki desain bodi yang baru, lebih ramping dan ringkas sehingga enak digenggam. Berbahan premium metal finish dengan tiga pilihan warna yaitu Midnight Black, Space Blue dan Meteror Silver. Ukuran layar all screen 6,3 inch.

Layar luas pasti bikin puas donk main games atau nonton video, dengan screen to body ratio yang besar dan dilengkapi layar HD + memberi nilai lebih.


2. Bertenaga prosesor terbaru



Zenfone Max M2 menggunakan prosesor terbaru yaitu Qualcomm Snapdragon 632 yang merupakan upgrade dari Qualcomm Snapdragon 625. Performa lebih tinggi tapi hemat energi dan tidak panas. Nah, ini juga yang membuat Zenfone Max M2 tidak menyedot tenaga banyak sehingga baterai lebih awet.on 632 dibangun dengan arsitektur ARM 14nm dan dilengkapi RAM hingga 4GB. Chip seri 632 ini membuat Zenfone Max M2 tampil dengan performa CPU 40% lebih tinggi dan performa grafis 10 persen lebih baik dari chip seri 626.


3. Kamera dengan teknologi Ai


Meskipun sering dipakai untuk main games tapi keberadaan kamera pada smartphone sangatlah penting. Saya 'kan bisa pinjam buat selfi atau motret pemandangan atau produk. Dan kerennya, Zenfone Max M2 ini dilengkapi dengan fitur AI scene detection sehingga bisa mengenali 13 jenis foto.

Zenfone Max M2 dilengkapi dua kamera belakang yang berteknologi EIS ( Electronic Image Stabilization) yang memungkinkan pengguna bisa memotret dengan stabil dan  meminimalisir hasil blur pada foto.


4. Memiliki daya baterai yang besar



Dari awal saya mengusulkan Zenfone Max M2 pada kolega saya karena handphone ini memiliki daya yang besar yakni 4000mAh. ASUS mengklaim jika Zenfone Max M2 memiliki waktu standby di jaringan 4G selama 33 hari, bisa untuk menonton video selama 21 jam, berselancar di dunia maya dengan WiFi selama 22 jam dan bermain game selama 8 jam non-stop. Nah, jika anak teman saya punya Zenfone Max M2 pasti dia nggak perlu nyolokin handphone ke chas terus bukan?


5. Audio yang Memukau



Kalau lagi ngegame atau nonton video yang bikin ramai pasti soundnya. Bikin tambah mantab gitu. Zenfone Max M2 magnet speaker dengan lapisan metal dan amplifier NXP dengan distorsi rendah, sehingga suaranya jernih. Bikin telinga happy dah.


Kalian pasti pengen tahu spesifikasi lengkap Zenfone Max 'kan, cekidot gaes:






Berikut sedikit tips memilih smartphone gaming untuk si kecil :
1. Harga terjangkau
2. Tahan banting
3. Mudah penggunaan dan perawatan
4. Spesifikasi lengkap


Harga Zenfone Max M2 yang terjangkau

Nah, gimana temans. Anak-anak boleh kok main smartphone tapi sesuaikan game dengan usia, penting bagi orangtua untuk memberikan bimbingan dan dampingan kepada anak dalam bermain game

Pastinya kalian nggak bingung lagi membelikan smartphone buat ngegame yang harganya relatif terjangkau seperti Zenfone Max M2. Smartphone dengan harga terjangkau tapi memiliki performa yang bagus, layar lebar dan audio yang memukai serta kamera yang dilengkapi teknologi terbaru.

Comments

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…