Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Sejarah Baju Tradisional China Cheongsam


 Hasil gambar untuk CHEONGSAM DI CHINA

Perlu anda ketahui bahwa sejarah kehadiran kaum China ini berawal dengan berkembangnya Malaka sebagai pusat perdagangan, lalu diikuti Pulau Pinang dan Kuala Lumpur. Kedatangan mereka ini sembari membawa adat istiadat nenek moyangnya, termasuk salah satunya adalah pakaian tradisional yang kemudian disesuaikan dengan penduduk setempat. Pakaian tradisional China ini sangatlah banyak, salah satunya adalah Cheongsam.

Cheongsam merupakan baju tradisional kaum perempuan China yang sangat anggun dan juga sering bisa kita lihat hingga hari ini. Baju Cheongsam ini memiliki leher yang tinggi, bentuk yang lebar pada bagian bahu, bentuk yang menyempit pada bagian pinggang serta belahan di kanan maupun di kiri. Selain itu baju Cheongsam ini dibuat dari bahan kain sutra, satin, dan jenis kain yang lainnya. Denga demikian, maka tak heran jika pakaian tradisional khas China ini begitu nyaman dan adem saat dipakai. Cheongsam atau yang dikenal juga dengan nama Qipao ini merupakan baju wanita yang memiliki corak yang khas dari bangsa Tiong-Hoa dan baju ini juga bisa dibilang sangat sukses dalam dunia busana Internasional. Nama Cheongsam ini memiliki arti pakaian yang panjang jika diterjamahkan ke dalam bahasa Inggris dari dialek Provinsi Guangdong (Canton) di Tiongkok. Baju Cheongsam ini juga memiliki beberapa motif yang khas, seperti motif naga, burung, bunga, dan lain sebagainya.

Perlu diketahui bahwa sebelum bernama Cheongsam, busana tradisional China ini bernama Qipao. Berbeda dengan Cheongsam yang kita kenal saat ini, Qipao ini memiliki potongan baju yang longgar, lebar dan hanya memperlihatkan bagian kepala dan jari saja. Qipao ini sangat mudah ditemukan di daratan China, terutama China Han pada sekitar tahun 1636. Konon pada waktu itu, semua wanita yang ada di sana diwajibkan menggunakan baju qipao ini. Baik wanita yang masih muda mapun yang tua. Selain itu potongannya juga sama antara kelompok usia. Seiiring dengan perajalanan waktu, baju qipao ini telah mengalami perubahan bentuk. Dimana baju qipao ini yang tadinya hanya menutupi sebagain besar tubuh yang hanya memperlihatkan kepala, tangan, dan ujung jari kaki saja. Baju dengan bentuk yang longgar ini juga berfungsi untuk menutupi susuk pada tubuh si penggunanya tanpa memandang usia. Seiiring dengan perjalanan waktu, baju qipao ini telah mengalami penyesuaian, dimana pada saat ini di China dikenal dengan “Standar Qipao. Baju ini pertamakali dikembangkan di Shanghai pada tahun 1900, atau setelah Dinasti Qing jatuh. 

Bahkan ada beberapa orang yang mengubah baju qipao tradisional ini sesuai dengan seleranya dan lebih modern. Baju Qipao yang modern ini memiliki potongan yang agak ramping dan sangat berbeda dengan baju qipao tradisional.Justru baju qipao yang modern ini yang sangat terkenal pada waktu itu. Pada sekitar tahun 1920, baju qipao modern pertamakali muncul di Shianghai karena mendapatkan pengaruh dari Beijing. Sehingga baju qipao modern ini terkesan memiliki ornamen termasuk pada kerah Shanghai yang saat ini sudah melekat menjadi standar Cheongsam. Dan baju Cheongsam ini sangat cocok digunakan dengan orang yang memiliki tubuh yang ramping dan tinggi. Nah, bagi anda yang ingin mendapatkan cheongsam dengan harga promo imlek, sangat disarankan untuk berbelanja di situs bobobobo. Pasalnya, di situs e-commerce yang satu ini sedang mengadakan diskon besar-besaran khusus hari raya imlek lho.

Comments

  1. Baju cheongsam ini menarik yah, saya suka. DUlu pas anak masih kecil ku suka beliin baju cheongsam ini, lucu aabisnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …