Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Lomba Agustusan di SD Joannes Bosco Yogyakarta


lomba agustusan SD Joannes Bosco Yogyakarta

Apa yang identik dengan bulan Agustus selain bulannya para Leo beibs? 

Yups, dari awal bulan bahkan hingga akhir bulan dari pelosok kampung hingga tengah kota begitu semarak dengan hiasan bendera Merah Putih serta keseruan berbagai lomba yang diselenggarakan baik di RT, RW, desa, kantor swasta, kantor pemerintah hingga sekolah-sekolah. Semua turut menyemarakkah hari kemerdekaan negara kita tercinta. 

Begitu juga dengan Sekolah Dasar Joannes Bosco Yogyakarta. Pada hari Sabtu ( 11 Agustus 2018 ) pekan lalu juga mengadakan lomba dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73.

Persiapan lomba makan kerupuk



Lomba diikuti semua anak, dari anak kelas 1 yang terhitung baru sebulan jadi murid SD hingga anak kelas 6. Berikut jenis lomba yang diadakan oleh sekolah SD Joannes Bosco yang merupakan salah satu sekolah dibawah yayasan Santo Dominikus cabang Yogyakarta :
1. Kelas 1 , lomba makan kerupuk di halaman tengah
2. Kelas 2, lomba kipas balon di depan pendopo
3. Kelas 3, lomba memasukkan pensil dalam botol
4. Kelas 4, lomba estafet air di halaman tengah depan tiang bendera
5. Kelas 5, lomba menggiring bola dengan terong di lap. basket sebelah utara
6. Kelas 6, lomba pukul air di lap. basket sebelah selatan


Haaaap, gigit krupuknya dek!

Kriuk kriuk, enak ya krupuknya

Wah, lombanya menarik semua ya pemirsah. Terlebih yang ada unsur airnya pasti anak-anak tambah bersemangat karena bisa basah-basahan. Anak lanang sendiri ikut lomba makan kerupuk. Saya agak kawatir juga dia bakal mau ikutan lomba nggak ya, karena di kampung dia belum mau ikut meski sudah saya bujuk-bujuk. Tapi di TK dulu sudah biasa ikut sih, karena di TK Mangunan juga selalu mengadakan lomba agustusan untuk murid-muridnya.

Ayo maju, maju pecahkan plastiknya

Basah, segeeer

Lomba dimulai sejak pukul 07.00 WIB, anak-anak merelakan waktu liburnya dihari Sabtu itu dan seru-seruan bersama teman-temannya di sekolah.  Saya yang di rumah ikut excited saat mendapat kiriman gambar dari guru kelas. Ternyata seru dan anak-anak sangat gembira mengikuti lomba.


Plung, masukkan pulpennya

Semoga, lomba agutusan bukan sekedar rutinitas belaka, tetapi menjadi suatu ajang untuk mengingat hari paling bersejarah di negara ini dan anak-anak tak hanya berkompetisi menjadi juara atau tidak. Hendaklah lomba agustusan semakin menumbuhkan rasa sportifitas dan cinta tanah air.

Dirgahayu Indonesiaku

***
Sumber gambar : Fanpage SD Joannes Bosco

Comments

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …