Skip to main content

Yuk, Walking Tour di Kotagede

Matahari beringsut ke ufuk barat. Belum tenggelam sepenuhnya karena sinarnya masih terasa menyengat di kulit. Kami berempat sudah sampai di sebuah homestay di kawasan Kotagede. Disana sudah ada beberapa teman peserta Kotagede Walking Tour yang akan turut serta menjelajahi area Kotagede. Pastinya dengan berjalan kaki. Judulnya saja sudah walking tour. LoL
Tepat pukul 3 sore walking tour dimulai. Perjalanan diawali dari Lapangan Karang Kotagede, kemudian menyusuri gang-gang  kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Peserta walking tour  sekitar 10 orang termasuk saya, mas bojo dan duo anak lanang. Suami sempat bertanya ulang, apakah serius mau ikut jalan kaki dan gimana kalau anak-anak kecapekan? Spontan saya jawab dengan yakin. "Ya jadilah pak' e" 
Begitulah suami saya yang sering males-malesan kalau diajak jalan kaki agak jauh. Jadinya perlulah sesekali dikerjain diajak jalan agak jauh. Itung-itung olahraga. Hehehehe.
Temen saya, Adimas yang menjadi guide walki…

4 Alasan Pentingnya Jurnalis Harus Turun ke Desa-Desa Terpencil


Sumber gambar : tridharma.desa.id

Berita di media mayoritas hanya menyorot kaum urban saja. Padahal sekarang banyak hal-hal menarik yang bisa diberitakan ketika meliput daerah terpencil. Hal ini disadari betul oleh jurnalis terdepan di Radar Lampung dan portal berita Lampung lainnya. Apa saja alasan yang mendasari pentingnya jurnalis harus meliput berita di desa terpencil?

1. Agar Peran Desa Tidak Tersisihkan
Kota memang mudah tersorot. Akan tetapi, adanya kota tentu tidak terlepas dari peran desa. Di desalah yang kerap kali menyetok komoditas untuk diolah menjadi barang jadi di kota. Selain itu, kebanyakan produk orang kota juga kerap dipakai oleh orang desa, sampai yang terpencil. Liputlah kegiatan warga desa terpencil agar seluruh negeri bisa turut menyimak.

2. Agar Kesetaraan Menguat
Ada ungkapan yang perlu diperhatikan khusus bahwa orang kota lebih baik dari orang desa. Ungkapan ini agaknya terlalu kuat untuk dibantah setelah melihat sikap orang kota terhadap orang desa. Padahal baik orang desa maupun orang kota itu tidak ada bedanya. Semua seharusnya mampu saling menjalin relasi dengan baik satu sama lain.

Dengan pemberitaan rutin terhadap kehidupan desa terpencil, maka nantinya akan menimbulkan perhatian publik, khususnya dari kalangan orang kota. Mereka akan tahu kalau orang desa itu punya banyak hal untuk dibahas bersama. Misalnya tentang adat, sistem pemeritahan, kesejahteraan, dan lainnnya. Jadi tidak ada lagi yang merasa lebih baik.

3. Menginformasikan Pertumbuhan Desa Terpencil
Bagaimana media bisa dikatakan terbuka kalau pemberitaannya saja hanya terpusat pada kaum urban? Barangkali memang diperlukan waktu ekstra dan persiapan khusus untuk meliput desa terpencil, termasuk meliput potensi wisata seperti wisata Lampung di daerah pelosok . Namun itu hanya untuk awalnya saja. Untuk selanjutnya jauh lebih mudah karena persiapannya sudah tertata.

4. Menginformasikan Persoalan Desa Terpencil
Kadangkala informasi tentang persoalan desa terpencil jarang diangkat ke permukaan. Amat beterima kasih untuk media yang mem-blow-up persoalan yang terjadi di desa terpencil. Langkah ini nantinya akan mempermudah jalan pemerintah untuk mendiagnosis serta memberi pelayanan yang lebih baik ke desa-desa terpencil.

Desa terpencil layak diberi perhatian lebih. Jangan sampai ada desa yang merasa dianak-tirikan oleh media. Soalnya mereka juga berhak bersuara untuk perubahan bersama ke arah yang lebih baik. Seperti yang disampaikan beberapa dalam berita Radar Lampung dan media daerah lainnya agar bisa menjadi pembelajaran bersama.

Comments

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…