Tentang Fourtwnty, Band Indie Yang Karya Musikalnya Menyegarkan




Saya sudah teramat lama tidak menikmati musik dari layar kaca. Frekuensi melihat tivi yang makin jarang dan rasanya cuma satu channel yang acara musiknya bagus, itupun kadang channelnya bruwet. ((mesti komplen sama pak Tanoe nih)). 

Sesekali saya melepaskan penat dari tumpukan berkas dan file-file excel yang kadang menimbulkan rasa pening di kepala. Youtube menjadi satu-satunya hiburan dan barometer musik saya. 

Beranda channel youtube saya hanya di seputaran Coldplay, Imagine Dragon, Abdul Indonesian Idol dan beberapa band indie, salah satunya Fourtwnty. Saya mengenal Fourtwnty dari adek saya. Dia memutar beberapa lagu yang terasa asing di telinga saya ketika berkendara ke luar kota beberapa waktu yang lalu.

Spontan saya bertanya, "Itu lagu siapa sih"

"Fourtwnty mbak, mosok nggak ngerti" jawab adek saya.

"Soundtracknya film Filosofi Kopi itu lho" lanjut dia

"Yaelah, mbak 'kan nggak pernah lihat film" ogah dibilang nggak update, saya ngeles donk.

Dibalik perdebatan kakak adek sepanjang perjalanan dari Klaten sampai Pulepayung Kulonprogo, referensi musik saya bertambah. Beberapa band indie ternyata lagunya emang keren. Salah satunya Fourtwnty itu.

Sobat Prima, ngomongin band lokal saya memang belum bisa move on dari Gigi, Padi, Sheila on Seven, Ipank, Dewa, Noah dan kawan kawan. Yah, kadang kecampur suara Via Vallen dengan dangdut koplo dari speaker PC rekan kantor. LoL.

Hampir dua minggu ini makan siang saya ditemani vokal Ari yang ditelinga saya terdengar seperti suara Ipank. Tetapi saat nada tinggi cengkoknya mirip suara penyanyi legendaris Ebiet G Ade. Aliran musik yang diusung Fourtwnty sejenis Acoustik Folk.

Musik Folk bisa diartikan sebagai musik rakyat yang penuh dengan kesederhanaan dan keseharian dalam lagunya. Biasanya lagu-lagu bergenre folk menggunakan lirik yang mirip-mirip puisi.  Inti dari musik folk itu pada nilai kesederhanaan saja. Sisi-sisi tradisional dan kontemporer dalam folk musik dikemas dengan porsi yang beragam, sesuai kebutuhan, sehingga membentuk karakter musik yang diinginkan muisisinya.

Penggunaan alat-alat musik digital sangat diminimalisir, sehingga ketika mendengarkan Folk, bunyi-bunyian alat musik analog terasa sangat kental. Oleh karena itu, Folk sering dilambangkan dengan gitar akustik, ukulele, akordion, harmonika dan lainnya.  

Musik Fourtwty bercerita tentang toleransi, kecintaan terhadap alam, pemahaman terhadap langit dan bumi, cinta, persahabatan, keluarga, dan sinestesia. Mini album Setengah Dulu yang rilis akhir tahun 2014 jadi awal dari upaya mereka untuk menyebarkan pesan. Dalam sederet lagu seperti Argumentasi Dimensi, Hitam Putih, Diskusi Senja, dan Aku Tenang, Fourtwnty sukses menciptakan suatu karya musikal yang menyegarkan.


Dari Jadiberita.com saya jadi tahu jika Band Fourtwnty terbentuk sejak tahun 2010, tepatnya pada tanggal 20 April 2010. Wah, ternyata sudah lama banget yaa.



Band yang berdomisili di Jakarta ini ternyata adalah bentukan Roby Satria, atau nama bekennya Roby Geisha. Ya, Roby adalah salah satu personel Geisha bersama dengan Momo. Dalam band ini, Roby bertindak sebagai produser, music director, dan composer. Sementara itu, band ini memiliki 3 personel, yaitu Ari, Nuwi dan Roots. Uniknya, Fourtwnty biasanya hanya menampilkan dua orang personelnya, dan jarang sekali memperlihatkan dalam formasi utuhnya. Sosok yang bisa dibilang itu adalah Roots, dan banyak yang menduga bahwa Roots ini sebenarnya adalah Roby Geisha. Sayangnya, dugaan itu salah, karena Roby sendiri menyangkal dugaan tersebut.



Tahun 2017 menjadi tahun emas bagi Fourtwty, karena di tahun kemaren lagu mereka menjadi salah satu OST dari film kece Filosofi KOpi 2. Zona Nyaman menjadi soundtrack favorit saya dari film yang dibintangi bang Chicko tersebut selain lagunya Banda Neira.

Lagu Zona Nyaman menceritakan tentang fenomena jaman sekarang dimana manusia terikat waktu untuk bekerja dan terkadang menjadi hilang rasa "nyaman"karena dikejar materi. Menurut saya sih iya. LoL.

Fourtwnty percaya bahwa ketika zona nyaman bisa kita atur secara dinamis maka akan banyak pengalaman baru yang kita dapatkan. Suatu pengetahuan yang mungkin tidak kita dapatkan kecuali kita keluar dari zona nyaman kita masing-masing.

Buat kamu yang bosen dengerin musik yang itu-itu saja, coba deh dengerin lagu-lagunya Fourtwnty. Semua bagus, tapi yang lagi sering saya dengerin lagu Fana Merah Jambu dan Tenang. Liriknya mudah dicerna dan lagunya nyantai banget. Lirik-liriknya sederhana tapi cerdas. Memang sih, kebanyak musik folk liriknya cerdas-cerdas macam saya. LoL.

Mendengarkan musik Folktwnty  menyamankan jiwa gaes.

Seperti saya sekarang, di dini hari yang sepi memanjakan panca indra dengan iringan lagu  yang bertajuk Puisi Alam.

Bahagia,

Bahagiaku cukup sederhana,

Tak terhingga,

Sekalipun harta dan tahta

Tak sanggup membayarnya.


Selamat menjelang pagi semua.

Comments