Skip to main content

Yuk, Walking Tour di Kotagede

Matahari beringsut ke ufuk barat. Belum tenggelam sepenuhnya karena sinarnya masih terasa menyengat di kulit. Kami berempat sudah sampai di sebuah homestay di kawasan Kotagede. Disana sudah ada beberapa teman peserta Kotagede Walking Tour yang akan turut serta menjelajahi area Kotagede. Pastinya dengan berjalan kaki. Judulnya saja sudah walking tour. LoL
Tepat pukul 3 sore walking tour dimulai. Perjalanan diawali dari Lapangan Karang Kotagede, kemudian menyusuri gang-gang  kecil yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki. Peserta walking tour  sekitar 10 orang termasuk saya, mas bojo dan duo anak lanang. Suami sempat bertanya ulang, apakah serius mau ikut jalan kaki dan gimana kalau anak-anak kecapekan? Spontan saya jawab dengan yakin. "Ya jadilah pak' e" 
Begitulah suami saya yang sering males-malesan kalau diajak jalan kaki agak jauh. Jadinya perlulah sesekali dikerjain diajak jalan agak jauh. Itung-itung olahraga. Hehehehe.
Temen saya, Adimas yang menjadi guide walki…

Haruskah Kawatir Ketika Bayi Panas Saat Tumbuh Gigi?




Tak ada yang membuat seorang ibu panik selain anak yang tiba-tiba demam. Suhu tubuhnya naik dan si kecil rewel. Bagi saya yang sudah 6 tahun menjadi Ibu mungkin sudah agak tenang jika anak mendadak panas. Tetapi ketika Nathan dulu demam saat giginya mulai tumbuh menjadi hal yang membuat saya kawatir dan ketakutan. 

Memang tidak semua anak saat giginya mulai ada yang tumbuh disertai dengan meningkatnya suhu tubuh. Tetapi bagi Nathan, pasti tubuhnya demam jika giginya mulai nongol. Pernah yang gigi ke berapa itu Nathan panas sampai beberapa hari. Sampai saya bawa ke dokter tapi juga tak kunjung turun demamnya. Baru setelah hari ketiga tak sengaja saya melihat mulutnya dan terlihat  ada calon gigi yang mulai terlihat.

Saya langsung lega. Saya tak begitu kawatir lagi, jangan-jangan Nathan terinfeksi virus atau bakteri. Ternyata cuma gigi tumbuh dan tidak membahayakan. 

Mommy, saat anak tumbuh gigi dan panas, jangan kawatir berlebihan ya. Tumbuh gigi adalah saat gigi bayi tumbuh dan mulai menembus gusinya. Biasanya tumbuh gigi ini diiringi rasa tidak nyaman pada bayi.  

Seperti halnya Nathan yang lebih merepotkan dari biasanya ketika dia tumbuh gigi. Hal ini terjadi karena rasa nyeri dan pembengkakan pada gusi gigi sebelum datang melalui. Gejala ini biasanya mulai sekitar 3 sampai 5 hari sebelum gigi terlihat. Rasa nyeri akan menghilang segera setelah gigi merobek atau melukai kulit gusi. 

Tapi ada juga bayi yang tidak terpengaruh oleh tumbuh gigi. Anak saya yang kedua tidak mengalami demam saat tumbuh gigi. Bayi dapat menggigit jari mereka atau mainan untuk membantu meringankan tekanan pada gusi mereka. Mereka juga dapat menolak untuk makan dan minum karena terasa sakit pada mulut khususnya gusi.

Sobat Prima, tumbuhnya gigi pertama merupakan salah satu tanda-tanda  perkembangan bayi usia 7 bulan Biasanya bayi tumbuh gigi saat umur 6/7 bulan. Di usisa tersebut seorang anak juga sudah mulai mengenam makanan pendamping ASI. Tak heran jika bayi tumbuh gigi, karena bisa membantu dia mengunyah makanan.

Ohya, saat bayi demam lantas apa yang saya lakukan? 

Jika bayi masih aktiv, masih mau makan/minum,  dan di cek suhu tidak lebih dari 38 saya rasa cukup diberi ASI yang banyak. Kompres dengan air hangat juga bisa menurunkan suhu badan. Tetapi jika suhu makin tinggi dan rewel, bisa diberikan obat penurun panas sesuai dosis. Nah apabila lebih dari 3 hari demam belum turun juga, ada baiknya bawa ke dokter spesialis anak untuk cek lebih lanjut jika terjadi infeksi atau penyakit lain.

Comments

  1. rata-rata seorang ibu angka di 38 pasti udah panik ya mba, kayak waktu awal-awal aku punya anak. Sekarang sih lebih tenang kalo anak panas, apalagi karena tumbuh gigi :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…