Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Apapun Style Kamu, Just Be Yourself!



Sebagai working mom penampilan itu sangat perlu. Terlebih jika profesi kita  membutuhkan "good looking" dalam keseharian pekerjaan. Seorang staf IT yang dobel job menjadi pengawas pembangunan seperti saya tentu stylenya berbeda dengan front office atau manager marketing yang dituntut selalu berpenampilan menarik dan modis. Saya nggak bilang saya nggak modis lho. LoL. Sekalipun berdaster saya tetap paling cantik koq. Kata mas bojo tapi ya, bukan kata kaliyan. 


Sebagai pekerja yang bekerja di balik komputer dan jarang bertemu orang selain teman sekantor yang itu-itu aja tentu saya jarang berpenampilan sangat menawan. Pake tas jinjing, make up rapi atau memakai sepatu high heels. Di kantor ada stok sepatu vantopel berhak 5 cm serta make up lengkap, tapi hanya saya pakai ketika saya harus bertugas di rakor berskala besar  atau menghadiri rapat. Selain itu, muka pucat dan  kadang belum sisiran yang dilihat oleh temen-temen kantor saya. Maapken.

Lalu bagaimana saat saya harus monitoring proyek yang notabene penuh debu nan usang  serta panas? Tentu pake bedak agar  muka terlindungi dari panas sinar matahari langsung. Lipstik juga dipakai, agar penyedia nggak muntah liat wajah pucat saya. Yah, biar ada manis-manisnya dikit. Cerita tentang memakai lisptik ada teman saya yang sukanya ngingetin saya supaya pakai lipstik. "Ayo bu Prima, lipennya dipake".  Atau bakal ada suara nyeletuk " Tumben pake lipstik mau kemana ini" kalau saya sudah berwajah manis dengan gincu merona.

Dengan style yang seperti itu tentu kalian sudah bisa membayangkan tas yang saya pakai dalam keseharian saya di kantor. Bukan tas herpes mahal, atau tas guci mewah yang saya tenteng kithang kithing donk. Melainkan ransel hitam yang warnanya mulai memudar dan dapetnya gratis. Yeay. Maklum emak blogger sukanya gratisan. LOL.

Pakai ransel itu enak gaes. Nggak repot bawanya, muat banyak plus biar dikira anak kuliahan. Yaelah buk, garis kerut nggak bisa bohongOlesin antiaging yang tebel buk. Lalu sedih. LOL 

Tapi, bawa ransel juga punya kekurangan buk. Berat. Bawa diri aja sudah berat ditambahin ransel yang isinya lebih dari 5 kg. Saat nggak perlu laptop saya memilih membawa tas selempang yang ukurannya sedang yang bisa muat notes, alat tulis, dompet dan hape.



Kalau dapat tugas keliling monitoring proyek, saya cuma bawa ransel kecil, kamera  dompet. Simpel 'kan. Sesimpel cintaku padamu para pembaca blog yang budiman. 

Tapi, e tapi. Namanya perempuan yang kodratnya tampil modis tetep kalau lihat barang bagus bawaannya kemecer pengen beli, apalagi jika barangnya bagus meski dipakai cuma sekali doang. Hayo siapa yang kayak gitu tunjuk hidung?
Babang Ariel beliin tas ini donk


Saya juga perempuan yang mudah tergoda kok gaes. Apalagi yang nggodain babang Ariel. Klepek klepek. Lihat tas-tas di I Style Indonesia bikin hati berdegup pengen memiliki gaes. Koleksi tas kerja wanita di I Style keren dan banyak pilihan, termasuk tas selempang yang sesuai ama style saya. Yang jelas dari merk ternama jadi kualitas terjamin.

Cocok buat ngantor
Sobat Prima, apapun gaya kamu, bagaimanapun selera berpakaian kamu jangan sampai membuat kamu nggak nyaman dan be another person. Just be yourself  tapi tetep sesuaikan dengan situasi dan kondisi ya gaes. Kalau kamu bekerja di garda depan pelayanan masyarakat yang usahakan penampilan selalu fresh dan menarik, agar tamu atau masyarakat yang datang ikut sumringah melihat penampilan yang cantik.

Ohya gaes, keep smiling ya jangan lupa beli tas baru juga tuh di I Style. Malah endorse. Share donk selera tas kerja kamu kayak gimana sih?


Comments

  1. Itu sekolahnya lagi direnovasi, Mbak ? :D

    ReplyDelete
  2. Setuju banget. :D Jadi diri sendiri itu lebh menyenangkan. :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…