Dukung Kampanye #Videoinjogjamu bersama Kwai, Aplikasi Video Pendek Buat Kamu Anak Muda Milenial


Hayoo, siapa nih yang suka ngevlog. Ngomong capcipcus di depan kamera kemudian upload di sosial media. Entah itu You Tube, Facebook atau di Instagram. Selama ini aplikasi yang paling sering digunakan untuk mengunggah berbagai macam video yaitu You Tube.  Tapi, tahukah kalian kalau sekararang ada aplikasi KWAI yang merupakan aplikasi video sharing yang memudahkan kamu untuk langsung membuat video, mengedit, mengunggah dan dan menshare video kamu ke akun sosial media.



Kemaren ( Sabtu, 6 Oktober 2017) saya dan rekan media serta teman-teman dari berbagai komunitas menghadiri acara Roadshow Kwai di Gedung Punokawan yang berlokasi di Jl. Ahmad Dahlan.  Jogja merupakan kota pertama yang didatangi Kwai. Tentunya bukan tanpa alasan ya gaes.



Kwai memilih kota Jogja sebagai tujuan roadshow pertama karena pertama Jogja termasuk kota dengan pertumbuhan pengguna internet tertinggi di Indonesia. Kedua, Jogja mempunyai sumber konten yang tiada habisnya. Dari tempat wisata, budaya, human interest, pendidikan dan keunikan lainnya.

Cak Yogie, manager marketing Kwai yang kocak abis


Cak Yogie selaku Marketing Manager bersama Cak Gagan yang merupakan Country Manager Kwai menjelaskan panjang lebar tentang Kwai pada para media dan rekan dari berbagai komunitas. Saya sendiri excited dan penasaran banget sama aplikasi Kwai ini. Secara sudah pasang aplikasinya dan asyik, apalagi ada bocoran ternyata menjadi Talent di Kwai bisa dapat pundi-pundi rupiah juga. Ahai, emak ini mah kalau denger aroma-aroma duit pasti semangat. LoL.

Tentang Kwai, Platform Video Pendek



Okeh deh, pasti kamu juga penasaran banget 'kan apa saja sih kelebihan Kwai ini. 

1. Di Kwai kamu bisa dengan gampang membuat dan melengkapi videomuu dengan berbagai macam fitur dan musik. Jadi, setelah unduh aplikasi Kwai, instal, kemudian setelah terinstal kamu registrasi. Tahapan registrasi selesai kamu bisa langsung membuat video dari aplikasi Kwai. Jadi nggak perlu shoot gambar, edit terus post. Cukup kamu lakukan di aplikasi Kwai saja. Bisa diedit sesuai selera dan tambahin musik. Tenang, pilihan musiknya buanyak gaes.



2. Setelah proses shoot selesai dan pengeditan kelar, jangan lupa diupload dan sharing di akun sosial media kamu. Tentunya biar banyak yang ngelihat, banyak yang ngelike dan makin femes dah kamu. Ehem.  Ohya, yang saya suka dari Kwai ini, proses uploadnya cepet dan nggak ngabisin kuota internet banyak. Ternyata memang video yang diupload sudah dikompres oleh Kwai, tapi tetap kualitas saat diputar masih lumayan kok. Jangan lupa juga saat merekam posisikan gadget kamu dalam posisi portrai atau berdiri ya gaes.


3. Kamu dah siap ngehits belum? Sudah 'kan! Karena setelah posting banyak video di Kwai tentu jaringan kamu bertambah luas apalagi jika kualitas konten kamu bagus, bermanfaat, menghibur dan menarik. Jadi siap-siap untuk mencari ide dan bikin video yang OK OYE ((lah jadi inget yang kampanye kemaren)). 


Aplikasi Kwai ini sudah dilaunching sekitar bulan April yang lalu, hingga sekarang sudah didownload hampir 2 juta orang. Yang membedakan Kwai dengan aplikasi lain Kwai ini berusaha untuk menampilkan konten lokal dan merupakan aplikasi yang terlokalisasi. Hadeeh bahasanya kok jadi lokalisasi. Lol.

Pokoknya Kwai ingin agar setiap kota punya konten lokal sendiri seperti #tunjukkanJogjamu #videoinjogjamu. Nantinya di kota lain juga bakal diadain roadshow yang sama tentunya dengan hastag sesuai kota itu  misal #tunjukkanJakartamu #videoinjakartamu. Gituuu.

Ini selaras dengan kampanye wisata Jogja yang diharapkan oleh GKR Mangkubumi bahwa Yogyakarta selalu menjadi daerah tujuan wisata baik untuk turis lokal maupun mancanegara karena Jogja memiliki destinasi lengkap dari budaya, kuliner sampai lokasi wisata yang sangat gencar dipromosikan.

Program #tunjukkanjogjamu dilakukan untuk mendukung promosi Yogyakarta dan melihat pesatnya penggunaan sosial media. Kwai turut mensupport promosi Yogyakarta melalui kampanye dengan hastag #videoinjogjamu.

Apa sih yang ingin ditampilkan oleh Kwai?

Gagan Gandara, Country Manager Kwai
Melalui kampanye ini Kwai ingin menampilkan sosok anak muda kekinian (milenial) yang peduli akan daerahnya sekaligus mengangkat sesuatu yang unik, heboh, lucu dan seru dari daerahnya tersebut dari sisi budaya, wisata favorit, kuliner ataupun kejadian apa saja dari keseharian, hobby serta keahlian seru yang dianggap menarik dan lucu untuk divideokan dan disebar melalui sosial media sehingga seluruh dunia akan ikut melihat keindahan maupun keunikan tersebut.



Di awal tadi saya sudah sedikit bercerita tentang pendapatan yang didapat jika jadi Talent di Kwai 'kan. Pasti poin ini juga yang kamu tunggu 'kan. Udah ngaku ajah, kalau ada cerita duit kok matanya jadi ijo gitu. LoL. 

Caranya gampang kok. Tadi udah pasang aplikasi Kwai tho. Kamu tinggal mendaftar ke Fenni atau Mike yang nomernya sudah ada di gambar atas. Tanda tangani kontrak, buat video yang seru dan menarik, videomu bakal direview oleh pihak Kwai. Ada beberapa video yang bisa mendapatkan uang seperti video keahlian kamu, vlog wisata atau kuliner, tutorial, story atau video unik.

Di acara kemaren banyak Talent yang turut hadir, kebanyakan memang anak muda. Ups, semoga tak hanya anak milenial yang boleh ngehits ya gaes emak milenial juga pengen ngehits ples dapat uang tentunya. Lumayan buat beli lipen atau kalau dikumpulin buat piknik ke Raja Ampat. LoL.

Salah satu talent yang sharing pengalaman menggunakan Kwai


Nah, dari tadi saya sering nyebut TALENT, pasti kamu agak bingung atau belum tahu. Jadi talent itu semacam pengupload video yang sudah bekerja sama dengan Kwai. Mayoritas sih sudah banyak follower dan viewer video mereka sudah banyak.

Nah, jika kamu anak muda ((mantan anak muda juga boleh)) milenial, kreatif dan peduli akan daerahmu dan ingin mengangkat potensi daerah kamu, buruan jadi Talent Kwai. Jangan lupa tetap jadi diri sendiri, citrakan dirimu secara positif melalui video-video yang kamu unggah di Kwai dan konsisten. 

Sudah siap seru-seruan gokil bersama Kwai gaes?

Selamat mencoba!

Comments

  1. Kwaini ni, pilihan aplikasi baru buat para vlogger. Saya sendiri ga pinter ngomong depan kamera, malu euy.

    ReplyDelete
  2. Setuju, Jogja mmg sumber konten yg gk ada habisnya. Hehe. Btw aku br taubnih soal Kwai ;)

    ReplyDelete
  3. Tertariiik! Pengen download ah. Udah pengen nyoba-nyoba edit video, kok ya susah, siapa tau pake Kwai lumayan mudah. Thanks sharingnya Mbak :D

    ReplyDelete
  4. Baru tahu ttg aplikasi Kwai ini, pas banget lagi cari2 aplikasi buat pidio yang user friendly buat mantan anak muda ( emak yang pengen jd emak milenial).

    Tapi kalau ngeshoot diri sendiri dijadiin pidio msh gak pede.

    Oia, pendaftarannya kudu by container ke CP itu ya? Gak lgs sign up spt aplikasi lainnya?

    ReplyDelete
  5. Mungkin karena Yogya dikenal sebagai kota pelajar, banyak sekolah dan universitas di sana makanya banyak yang menggunakan inet ya mbak Prima?
    Wah Kwai ini makin mempermudah vlogger buat eksis ya?
    Mbak Prima dah daftar jd talent blm? :D

    ReplyDelete
  6. adanya acara atau event seperti ini akan makin meningkatkan kreatifitas, terutama para anak muda milenial

    ReplyDelete
  7. Untuk vlogger pemula sepertinya cucok marucok ya budheee...

    ReplyDelete
  8. Theme nya ganti lagi mbak prim ? suwi ra mampir ki... :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)