Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Pengen Olahraga Ngetrend tapi Tetep Aman? Berlari Lambat Aja Yuk!


Beranda sosial media saya makin banyak bersliweran postingan temen-temen yang sedang lari pagi, bersepeda ke destinasi extrem, ikut kompetisi lari marathon, atau skrinsut aplikasi jogging mereka.  Jujur ini menggoda saya. Kesibukan yang sekakan tak ada habisnya. Baik itu di kantor ataupun di rumah membuat saya membutuhkan pelarian yang sehat. Begitu pula dengan gaya hidup saya sama sekali tidak sehat, asupan makan yang semaunya dan tidak pernah berolah raga. Olah raga sih. Cuma olah raga mulut waktu pagi, saat anak-anak susah dibangunin. LoL.

Olahraga Lari Menjadi Trend

Rupanya bukan K-Pop aja yang bisa jadi trend ya gaes. Olahraga pun sekarang menjadi trend, entah itu bersepeda, lari ataupun jenis olah raga yang lain. Selain ikut-ikutan biar trend (emak milenial gitcu) saya juga pengen sehat ples bonus berkurangnya berat badan.


Olahraga lari jadi pilihan saya, meskipun tidak harus yang lari kenceng atau lari dari kenyataan yes. Lol. Saya pengen tetep bisa lari meskipun ukuran tubuh saya besar dan tentunya berat. Slowly gaes. Pelan-pelan saja. Lari nggak harus secepat rusa melesat 'kan?


Kenapa nggak mencoba berlari lambat saja?

Inti dari oleh raga lari sebenarnya bukan cepet-cepetan, kecuali jika kamu ikutan sprint atau kompetisi lari, ya memang tujuannya meraih angka waktu yang terkecil.
Banyak orang yang berpikir bahwa berlari harus dalam tempo cepat kalau nggak cepat namanya bukan berlari. Padahal cepat atau lambat, berlari sama-sama memberikan manfaat sehat, baik fisik maupun mental.Tetapi untuk mendapatkan manfaat sehat kita bisa berlari lambat. Saya sering merasa kalau saya merasa tidak layak bergabung  dalam kompetisi lari atau berlari sendirian. Tapi karena saya ingin olah raga agar badan bugar saya ingin berlari lambat saja.

Nah, kenapa berlari lambat bisa jadi pilihan, tentunya karena ada manfaatnya :
  1. Risiko cedera berkurang
Salah satu alasan utama seseorang berhenti berlari ialah cedera. Dan salah satu penyebab utama cedera ialah berlari terlalu cepat maupun terlalu keras. Padahal, salah satu risiko berlari dengan kecepatan tinggi ialah timbulnya tekanan dan ketegangan yang luar biasa pada tubuh  kita.
Setelah berlari cepat, baik otot, tendon, ligamen dan tulang  kita berisiko mengalami beberapa jenis trauma. Dalam jangka panjang, trauma berkelanjutan yang tak ditangani dengan tepat ini bisa menyebabkan cedera.
  1. Adaptasi yang bagus untuk pelari pemula
Jika  kita termasuk pendatang baru dalam olahraga lari, berlari lambat adalah cara yang bagus untuk mengenalkan tubuh  kita pada gerakan berlari. Ini akan membantu tendon, ligamen, sendi, tulang dan otot  kita membangun kekuatan dan terbiasa dengan stres saat berlari. Berlari lambat juga merupakan cara yang bagus untuk mengimbangi gerakan aktif setelah olahraga berat.
  1. Dampak mental dan emosional yang besar
Tidak peduli seberapa cepat atau lambat, manfaat mental dari olahraga lari jelas ada. Rutin berlari telah terbukti menurunkan stres, meningkatkan nilai diri, dan bahkan membuat pikiran  kita tetap tajam, diikuti dengan penelitian yang menunjukkan bahwa berlari dapat melindungi otak  kita dalam melawan penyakit Alzheimer.
  1. Entah karena kepuasan saat mencapai garis finish atau endorfin yang muncul setelah berlari, berlari adalah cara yang nyata untuk menjaga mood baik  kita.
Kembali ke trend ya gaes, untuk bisa nyaman ketika olah raga khususnya lari saya harus punya sepatu yang bagus dan kalau bisa harganya murah. Hahaha. Emak ngirit ini mah sukanya yang murah tapi nggak murahan lho.

Saya udah wara-wiri di beranda mataharimall dan lihat-lihat koleksi sepatu olahraga wanita. Wah, bagus-bagus banget sepatunya.  Merknya beragam dan harganya juga bisa dipilih sesuai kantong.


Yeay, sepatu Diadora pink bakal saya pinang gaes. Harganya Cuma 300 ribu. Yes, budget saya dibawah 500 ribu. Merknya jelas sudah terkenal, modelnya gaul donk. Btw, bisa pake kartu kredit juga.
Sewaktu masih kecil hingga sekarang pun masih suka belanja di Matahari Mall, tapi saat malas keluar rumah dan pengen yang praktis saya memilih belanja secara online saja. Cukup di depan laptop atau menggunakan gadget, pilih barang yang diinginkan, bayar via transfer dan tinggal menunggu sepatu Diadora pink diantar kurir sampai di depan rumah.

Jadi siapa nih yang mau nemenin saya lari besok Minggu?

Comments

  1. Lari di GSP mbak prima, sama saya.... Hehehe

    ReplyDelete
  2. Cocok nih kalau buat jalan-jalan di GOR Maguwo..kalau minggu pagi mbak.. :) TFS ya..

    ReplyDelete
  3. Kalo aku sekarang justru lebih banyak jalan cepat di treadmill, entah kenapa kalo kebanyakan lari malah eneg. Faktor U sama udah jarang olahraga kayaknya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…