Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Missyu Baby Astu


Pekan lalu saya turut mengantarkan adik saya ke bandara. Sesuai rencana , dia ingin membawa anak dan istrinya kembali ke Kalimantan, tempat dia mencari nafkah. Karena sudah beberapa minggu saya tidak ketemu Baby Astu, saya tidak mau melewatkan kesempatan mengantar mereka dan bertemu baby nguwil. Akhir tahun mungkin kami baru bertemu lagi. Sangat lama dan bisa kangen ama baby Astu yang lagi lucu-lucunya.



Nah, mumpung ketemu, saya puas-puasin deh gendong Baby Astu. Baby lucu nan montok ini lagi masa "emas". Masanya bikin orang gemes. Pengen nyiwel pipinya yang cuby. Adik saya sengaja berangkat ke bandara lebih awal agar kami bisa ngobrol-ngobrol dulu. Sebagai bude ((yaelah tuir banget gue)) saya banyak ngasih nasihat dan pesan-pesan buat adik terutama adik ipar.

Berada di perantauan tidak senyaman tinggal di rumah sendiri apalagi ada Ibu dan keluarga besar. Terlebih jika lokasi perantauan di tengah hutan, jauh dari kota dan fasilitas lengkap seperti di Jogja. Saya mewanti-wanti adik saya untuk menjaga istri dan anaknya dengan baik.

Khusus buat adik ipar saya memberi support pada dia agar yakin dia bisa menjadi Ibu yang baik dan bisa menghandle semuanya meskipun jauh dari orang tuanya maupun kami. Yah, meskipun saya belum tua setidaknya saya lebih berpengalaman menjadi ibu (( halah)). Duo anak lanang sudah melewati masa bayi, batita dan si mas sudah melewati masa lima tahun. Setidaknya saya bisa menularkan sedikit ilmu selama 6 tahun menjadi Ibu (( yeah)).

Meskipun jauh dari orang tua, menjadi Ibu dijaman sekarang lebih gampang daripada ibu jaman dulu. Banyak ilmu dan pengetahuan yang bisa didapat dari buku, blog, website ataupun sosial media. Menyaring berita yang benar dan bukan sekedar mitos juga perlu. Setelah ilmu dan pengetahuan yang benar sudah kita terima selanjutnya tinggal dipraktekkan.


Website favorit saya yaitu website resmi kepunyaan Zwitsal di www.zwitsal.co.id. Dari ilmu parenting, tips merawat si kecil dari masa bayi hingga balita  ada disini. Bahkan pengetahuan tentang kehamilan daru nutrisi sampai perkembangan tiap semester juga diulas lengkap. Bahkan para ibu bisa ngobrol lansung dengan dokter  jika punya pertanyaan dan hendak berkonsultasi.

Baby Astu hampir melewati usia 3 bulan, selama ini tumbuh kembang baby nguwil sudah sesuai dengan perkembangan bayi usia 1 bulan dari berat badan yang cukup, sudah bisa tersenyum, berusaha mengangkat kepala sendiri dan mata serta telinga bereaksi ketika mendapat respon.




Sebagai bude, saya ikut bahagia jika keponakan-keponakan saya selalu sehat. Btw, saya sudah punya 3 ponakan lho. EH, yang satu ini malah menjauh ke Pulau Borneo. Selalu sehat ya om, tante n baby nguwil. Semoga selalu sehat. Kami semua merindukanmu. See you at Christmast.

Comments

  1. Miss you too budhe... Lhoe eman saya baby nguwil. Hehehe. Anak2 memang menggemaskan, cium jauh baby nguwil....

    ReplyDelete
  2. Kalau kangen sudah pasti, Mbak. Apalagi umur segitu juga lagi lucu2 nya. :)

    ReplyDelete
  3. saat baca artikel ini, saya merasa menemukan harta karun. soalnya lagi cari info untuk tambah pengetahuan, bekal berkeluarga nanti.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …