Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Efek Negatif Internet Bagi Para Pelajar dan Anak-Anak

efek negatif internet


Halloha Sobat Prima, siapa nih yang nggak maenan internet? Dari anak bayi umur 1 tahun sampai simbah-simbah sepertinya terjun ke dunia maya semua ya. Apalagi sekarang, akses internet nggak harus bisa komputer, dengan modal hape android ajah udah bisa jadi warganet.

Kebebasan berinternet menyebabkan segala jenis usia bisa mengakses dan menggunakan internet dengan sangat mudah. Bagi seorang pelajar maupun anak-anak sekaligus dapat dengan mudah mempergunakan internet yang bisa mereka dapat dari handphone genggam yang diberikan orang tuanya.

Seorang pelajar maupun anak-anak belum memiliki sistem filterisasi dalam dirinya, sehingga akan sangat mudah terpengaruh dengan konten-konten yang ada didalam internet. Baik konten yang bersifat positif maupun content yang memiliki efek negatif. Namun efek negatif internet inilah yang biasanya sering terserap pada otak anak-anak.

Kita sebagai orang tua, seharusnya mampu selalu mengawasi dengan sangat ketat atas segala fasilitas yang diberikan kepadanya anaknya. Cobalah untuk tidak memberikan gadged kepada anak-anak yang memang belum waktunya memiliki gadget. Jika memang terpaksa memberikan gadget, maka berilah gadget yang memiliki keamanan pengaksesan internet dengan baik. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka dampaknya adalah anak-anak kita mendapatkan efek negative dari internet.


Berikut beberapa efek negatif dari internet Bagi seorang pelajar dan anak-anak


1.  Pornoaksi Dan Pornografi



Jika seorang pelajar maupun anak-anak sudah diberikan kebebasan menggunakan gadged, maka kemudahan-kemudahan untuk mendapatkan segala macam konten negatif jauh lebih gampang. Seperti konten pornografi dan pornoaksi menjadi konten yang sering diaksesnya. Konten-konten seperti itu sangatlah berdampak kepada pola pikir seorang pelajar. Sehingga kita tidak jarang mendengar kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pelajar, hal tersebut terjadi tidak lain dan tidak bukan karena dampak efek negatif dari seringnya nonton video porno.

2.  Menjadi Malas Belajar


Memang benar berinternet ria memanglah sangat mengasikkan. Bagi kita yang sudah dewasa tentu sudah bisa mempergunakan internet dengan baik, karena mengetahui dampak-dampaknya. Tapi berbeda dengan anak-anak dan pelajar ini, mereka belum memiliki filter dalam dirinya dengan baik. Sehingga mereka belum teralalu mengenal mana positif dan negative. Sehingga mereka sering menggunakan internet hingga lupa waktu, dan yang terjadi anak-anak anda akan mulai males belajar dan lebih memilih berinternetan.


3.  Kecanduan Game Online



Sebenarnya tidak ada salahnya bermain game. Karena game dapat memberikan hiburan tersendiri bagi seorang anak. Tentunya game yang dimainkanpun yang bersifat mendidik dan memiliki batasan waktu. Jika anak-anak sudah tidak terkendali memainkan game, maka itu sudah mulai kecanduan dan tentunya game menjadi tidak baik bagi seroang anak.

Nah, semoga efek negatif internet cuma tiga itu ya gaes. Nggak perlu ditambahin, kalau bisa malah dikurangi dan pengaruh positif yang semakin banyak. 

Jadi sudah bijak mengakses internet belum hari ini?

Comments

  1. Bener mba..kecanduan game n males belajar itu yang bahaya. Klo emak2.. Bahayanya klo kecanduan drakor; kerjaannya ga kelar2☺

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …