Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Efek Negatif Internet Bagi Para Pelajar dan Anak-Anak

efek negatif internet


Halloha Sobat Prima, siapa nih yang nggak maenan internet? Dari anak bayi umur 1 tahun sampai simbah-simbah sepertinya terjun ke dunia maya semua ya. Apalagi sekarang, akses internet nggak harus bisa komputer, dengan modal hape android ajah udah bisa jadi warganet.

Kebebasan berinternet menyebabkan segala jenis usia bisa mengakses dan menggunakan internet dengan sangat mudah. Bagi seorang pelajar maupun anak-anak sekaligus dapat dengan mudah mempergunakan internet yang bisa mereka dapat dari handphone genggam yang diberikan orang tuanya.

Seorang pelajar maupun anak-anak belum memiliki sistem filterisasi dalam dirinya, sehingga akan sangat mudah terpengaruh dengan konten-konten yang ada didalam internet. Baik konten yang bersifat positif maupun content yang memiliki efek negatif. Namun efek negatif internet inilah yang biasanya sering terserap pada otak anak-anak.

Kita sebagai orang tua, seharusnya mampu selalu mengawasi dengan sangat ketat atas segala fasilitas yang diberikan kepadanya anaknya. Cobalah untuk tidak memberikan gadged kepada anak-anak yang memang belum waktunya memiliki gadget. Jika memang terpaksa memberikan gadget, maka berilah gadget yang memiliki keamanan pengaksesan internet dengan baik. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka dampaknya adalah anak-anak kita mendapatkan efek negative dari internet.


Berikut beberapa efek negatif dari internet Bagi seorang pelajar dan anak-anak


1.  Pornoaksi Dan Pornografi



Jika seorang pelajar maupun anak-anak sudah diberikan kebebasan menggunakan gadged, maka kemudahan-kemudahan untuk mendapatkan segala macam konten negatif jauh lebih gampang. Seperti konten pornografi dan pornoaksi menjadi konten yang sering diaksesnya. Konten-konten seperti itu sangatlah berdampak kepada pola pikir seorang pelajar. Sehingga kita tidak jarang mendengar kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pelajar, hal tersebut terjadi tidak lain dan tidak bukan karena dampak efek negatif dari seringnya nonton video porno.

2.  Menjadi Malas Belajar


Memang benar berinternet ria memanglah sangat mengasikkan. Bagi kita yang sudah dewasa tentu sudah bisa mempergunakan internet dengan baik, karena mengetahui dampak-dampaknya. Tapi berbeda dengan anak-anak dan pelajar ini, mereka belum memiliki filter dalam dirinya dengan baik. Sehingga mereka belum teralalu mengenal mana positif dan negative. Sehingga mereka sering menggunakan internet hingga lupa waktu, dan yang terjadi anak-anak anda akan mulai males belajar dan lebih memilih berinternetan.


3.  Kecanduan Game Online



Sebenarnya tidak ada salahnya bermain game. Karena game dapat memberikan hiburan tersendiri bagi seorang anak. Tentunya game yang dimainkanpun yang bersifat mendidik dan memiliki batasan waktu. Jika anak-anak sudah tidak terkendali memainkan game, maka itu sudah mulai kecanduan dan tentunya game menjadi tidak baik bagi seroang anak.

Nah, semoga efek negatif internet cuma tiga itu ya gaes. Nggak perlu ditambahin, kalau bisa malah dikurangi dan pengaruh positif yang semakin banyak. 

Jadi sudah bijak mengakses internet belum hari ini?

Comments

  1. Bener mba..kecanduan game n males belajar itu yang bahaya. Klo emak2.. Bahayanya klo kecanduan drakor; kerjaannya ga kelar2☺

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…