Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Anda Tak Juga Memiliki Rumah, Mungkin Empat Hal ini Penghambatnya





Pemerintah terus mengupayakan pembangunan rumah murah di Indonesia. Rumah MBR untuk masyarakat berpenghasilan rendah terus dibangun. Sementara pengembang terus menawarkan diskon bahkan dengan biaya uang muka nol persen. Dan bank juga mempromosikan bunga rendah setiap tahunnya. Namun, masih banyak juga masyarakat tidak memiliki rumah.

Ada beberapa alasan yang membuat masyarakat tidak memiliki rumah. Mulai dari tidak mau repot untuk mencari dan mengurus pembelian rumah, hingga yang paling sering dijadikan alasan, tidak memiliki dana. Permasalahan dana sebenarnya bisa diakali dengan memanfaatkan promosi yang ditawarkan oleh pemerintah, pengembang, dan juga bank.

Namun ada setidaknya empat hal penghambat membeli rumah sehingga membeli rumah impian sulit untuk dicapai. Apa aja sih 4 hal tersebut?


  • Gaya Hidup Berlebihan

Kehidupan dan pekerjaan di kota besar memang menjanjikan bayaran yang tinggi. Namun, jika tidak bisa menahan diri, pendapatan tinggi tersebut bisa menjadi bumerang karena gaya hidup yang ada juga menuntut biaya yang tinggi pula.

Uang makan siang, biaya nongkrong atau kongkow dengan teman dan kolega, hingga lainnya membutuhkan biaya yang tinggi. Cara mengatasinya adalah bisa membawa bekal dari rumah untuk makan siang, dan nongkrong dengan teman pada saat dibutuhkan saja; maksimal seminggu sekali.


  • Biaya Pernikahan Mewah

Sudah rahasia umum bahwa menikah di Indonesia membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terkadang untuk menunjukkan kemapanan, dibuatlah pesta pernikahan yang mewah. Ini tentunya akan menjadikan uang terbuang untuk satu hari saja. Padahal, jika bisa memiliki pernikahan sederhana, sisa biaya pernikahan dapat dijadikan uang untuk membeli rumah dijual di Jakarta, misalnya. 


  • Gadget Harus Selalu Update

Sekadar mengikuti perkembangan gadget tentunya tidak akan menjadi masalah. Namun, lain halnya jika Anda merupakan tipe orang yang wajib memiliki gadget keluaran terbaru. Apalagi gadget keluaran terbaru dan tercanggih tentunya memiliki harga yang tinggi.


  • Sering Berlibur Tanpa Perencanaan Matang

Berlibur memang menjadi salah satu cara untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Namun, traveling kadang membutuhkan banyak biaya. Maka dari itu, jika memang masih bisa traveling di kota sebelah yang tidak mengeluarkan biaya terlalu banyak, kenapa harus jauh-jauh pergi liburan? Lebih baik uangnya disisihkan untuk biaya membeli rumah.

Comments

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…