Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Tembang Kenangan Favorit Versi Dunia Prima

tembang kenangan favorit


Ah, sudah berapa puluh malam saya tidak menemani rembulan yang setia menerangi bumi. Toh sudah lama juga rembulan tak tampak karena lebih sering hujan turun.  Beberapa lomba blog terlewatkan karena saya ngga mampu begadang lagi, siang pekerjaan di kantor sudah full dan saat malam saya kelelahan, tak ada lagi ide, mata pun tak mau diajak kompromi. Ya sudah, beberapa target lomba yang sudah saya catat, hanya menjadi catatan saja dan penyesalan.

Huss, tak usahlah menyesal, ngeblog kan for fun Cin.

Okeh, menulis yang enteng-enteng saja ya pemirsah. Malam ini saya lagi dengerin tembang lawas, kebetulan stok MP3 di laptop adek saya memang super komplit, dari lagu ajeb-ajeb sampai lagunya Broery ada.

Kembali ke lagu yang saya puter sekarang, ada yang bisa nebak?

.......................................
apapun kan kuberikan
cinta dan kerinduan
untukmu dambaan hatiku

malam ini tak ingin aku sendiri
..........................................


Yang edisi lama pasti tahulah lagu ngehits dijaman mudanya bapak mak kita di tahun 70-80 an. Yes, judulnya Tak Ingin Aku Sendiri yang dinyanyikan oleh Dian Piesesha. Lagu ini ada banyak versi dan dinyanyikan oleh beberapa penyanyi seperti Hety  Koes Endang dalam versi keroncong.

Jujur, saya sendiri tidak begitu hapal semua lagu kenangan. Hanya beberapa yang sering dinyanyikan oleh teman-teman kantor saat karouke atau samar-samar teringat lagu yang diputar oleh Bapak sewaktu saya kecil.

Tembang Kenangan Menjadi Kenangan Tiap Insan

Sekalipun saya tidak hidup di jaman lagu/tembang kenangan ngehits dan jaya di masanya tapi banyak orang yang tetap terbawa ke masa "kenangan" saat mendengar lagu-lagu dari Tembang Kenangan atau lagu lawas.




Iya atau iya? Ngga usah lah malu kalau memang dalam hati juga menikmati setiap kata di syair tembang kenangan. Apalagi moment saat menyetel tembang kenangan pas malam sendirian dan suasana syahdu. ((halah opo)).

Generasi Z mungkin tidak familier dengan lagu lagu lawas Golden Eight, tapi bagi saya yang masuk generasi Y (yang lahir diantara tahun 1977-1997) virus lagu lawas bikin saya baper. Eh, bapernya bukan kayak si Pepo yang baper terus curhat mulu di sosmed #eh.

Nah, daripada kelamaan nulisnya muter-muter saya cuma mau share Tembang Kenangan Favorit Prima yaa pemirsah, kali saja ada lagu yang kamu suka juga, maybe next time we can sing together, Okreeh.

1. Nasibku Nasibmu  by Iis Sugianto




Lagu ini liriknya super sedih pemirsah. Menceritakan tentang dua insan yang saling mencintai tapi tidak bisa bersama, dan saking merananya sampai judulnya nasibku nasibmu kayak begitu. Bytheway, mbak Iis ini sampai sekarang masih cantik beud, kalah sudah gue yang umurnya jauh lebih muda :D

2.  Gereja Tua by Panbers




Ada yang ngga kenal Panbers? Kebangetan deh kalau sampai ngga tahu siapa itu Panbers dan belum pernah dengerin lagu Gereja Tua yang pasti bikin berkhayal ada di samping gereja tua saat lagu ini diputer.

Setiap ada karouke pasti deh lagu ini dinyanyiin oleh teman atau tetangga saat acara kumpul-kumpul. Lirik lagu ini begitu kuat dibarengi dengan instrumennya yang memang diaransemen oleh grup band legendaris Panbers.


3.  Kucari Jalan Terbaik by Pance Poondag


Lagu Kucari Jalan Terbaik sudah dicover oleh banyak artis, seperti Rani dan Yuni Shara. Lagu yang masih bertema sedih ini dinyanyikan dengan khas oleh penyanyi aslinya Pance Pondaag almarhum. Suara tenor Pance mampu menghipnotis para penikmat lagu dan sampai sekarang belum ada lho penyanyi bersuara seperti beliau.


4.  Rindu yang Terlarang by Broery Marantika dan Dewi Yull



Duet paling nyess bagi saya tak lain dan tak bukan antara mendiang Broery Marantika dan Dewi Yull. Lagu favorit sih Rindu yang terlarang ((lagu sedih maning)). Suara lembut Dewi Yull dipadu suara bass dari almarhum Broery memang bikin hati bergetar. Ceileeeh. Yang sedih makin sedih yang baper makin baper sudah.


5.  Masih Ada Kita-Kita by Helen Sparinga



Penyanyi yang masih cantik hingga sekarang ini punya banyak hits tapi yang paling sering saya puter lagunya sih lagu Masih Ada Kita-kita. Isi lagunya cukup unik yaitu nasehat pada seseorang karena putus cinta. Istri dari Mus Mulyadi ini juga punya warna vokal yang khas, lembut mendayu dan cocok banget nyanyiin lagu melo.


6. Hati yang Luka by Betharia Sonata



Penyanyi yang lirik lagunya banyak ooouw nya ini masih terkenal hingga sekarang. Lagu Hati yang Luka ini banyak dicintai orang termasuk saya sendiri. Lagunya yang pasti sedih dan suara hati perempuan yang sedang terluka. Pas banget buat kamu yang lagi patah hati dan dengerin lagu ini di pojokan kamar.

7.  Di Batas Kota ini by Tomi J Pisa



Salah satu penyanyi ganteng di tahun 80an hingga 90an yang mas Tommy ini. Sudah ganteng, suaranya bagus lagi. Paket lengkap kan pemirsah. Di tahun itu mungkin gadis-gadis pada ngefans kali yaa sama doi. Saya ajah terpesona sama suara merdunya dan lagu perpisahannya. :(


8.  Andai Aku Bisa by Chrisye




Rasanya tak lengkap kalau ngga ada lagu Chrisye di daftar lagu favorit Tembang Kenangan. Penyanyi legendaris yang punya puluhan lagu bagus ini satu-satunya penyanyi edisi 80an yang masih exist  hingga tahun 2000an. Lagu favorit dari Chrisye sih banyak tapi biar adil sebut satu ajah yaa, yaitu Andai Aku Bisa. Sumpah, seperti kata Chrisye, aku tak punya hati untuk menyakiti dirimu. Cieeeee.

9.  Kau Tercipta Bukan Untukku by Ratih Purwasih



Kalau lagu Kau Tercipta Bukan Untukku ini sudah sering banget saya dengerin karena Bapak ngefans sama Mbak Ratih Purwasih ini. Suaranya yang melengking khas suara penyanyi jaman dulu. Dan yang bikin saya ketawa kalau inget lagu ini, ada lirik yang saya salah denger, pas di mengirim salampun juga tak boleh, saya pas kecil dengernya mengirim SALON, hahaha, kok bisa yaa SALON.


10.  Kisah Kasih di Sekolah by Obbie Mesakh



Nah ini lagu kenangan yang masih kekinian hingga sekarang. Kisah Kasih di Sekolah, isinya pas banget sama anak SMA yang lagi pacaran dan yang paling bikin inget sih semuut merahnya. Awas digigit lho.




Sobat Prima, lagu-lagu kenangan yang jadi favorit saya memang akan tetap bisa dikenang sepanjang masa. Sebuah hasil karya yang diciptakan dengan penuh cinta akan tetap di hati. Jika para penyanyi itu akan tetap dikenang dengan lagu-lagunya meskipun mereka tak lagi di dunia. Lantas apa yang anak cucu kenang kelak tentang kita? Kebaikan, keburukan atau hasil karya kita.



Ohya, jangan lupa share yaa tembang kenangan favorit kalian, kali saja saya juga suka sama lagu itu.

Comments

  1. Kucari jalan terbaik ini lagu favorit kalo karaokean. Tapi aku suka yang versi Yuni Shara. Vina Panduwinata juga enak-enak kok tembangnya. Sama ada lagi lagu yang "katakanlah katakan sejujurnya..." Itu juga enak tapi lupa lagu siapa. Christine Panjaitan apa yak.

    ReplyDelete
  2. Ahaha ini tembang kenangannya bapak ibuk saya mbak. Dulu saya diracuni lagu-lagu macam ginian sama mereka. Makanya pas acara golden memories di tv edisi ebiet g ade saya bisa lagu2nya dan ikutan baper.

    Kalo tembang kenangan versi saya sih lagu2 90an dan awal 2000 macam dewa, padi, stinky, basejam, dll. Dulu jaman masih kos kalo minggu malam seneng dengerin terbaik-terbaik di geronimo. Isinya lagu2 hits tahun 90-2000an.

    ReplyDelete
  3. bhuahahahaa, nggak tahan, ngakak beneran!
    Nama-nama ini terlalu familiar, pada jamannya semua lagu ini nggak ada tandingannya. Ah, sembunyiin KTP laah.. hahaha

    ReplyDelete
  4. Wadawww mba Prima ngajakin nostalgila neeh hihih
    Kalo aku lagu jadul suka yang punya YANA JULIO :)

    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  5. Ya ampuuuuuuun
    Ini kalau ibu saya baca pasti bakalan senyum2 sambil nyanyi sendiri deh hahaha

    ReplyDelete
  6. wuaaahh lama banget, aku paling suka Chrisye dan kisah kasih di sekolah itu :D

    ReplyDelete
  7. Sukaaaa apalagi yang Andai Aku Bisa...mengulang kembali, masa yang...ya ampun Mbak Primaaa,bikin aku nyanyi kan,

    ReplyDelete
  8. Wahahaha.. Klo ngomongin lagu jd berasa tua gue 😅 tp lagu yg paling ngecap di hati lagu2 dr java jive, kahitna, nike ardila sama m... Apa ya, lupa penyanyinya tp ga lupa lagunya.. "Andaikan ku dapat,mengungkapkan.. Perasaanku" asiiiiik

    ReplyDelete
  9. Aku suka yang broery sama dewi yulll Mbak PRim. Suaranya sama syairnya mencabik2 hatikuuuuu

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…