Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Menikmati Lezatnya Kuliner Thailand di Phuket Restauran



Kuliner yang asyik dinikmati saat musim hujan gini pastinya yang anget-anget, tapi bukan meluk saya ya :D. Bukan juga mie rebus favorit, menu yang lain seger, anget dan sedap. Apa hayooo?

Tom Yam



Sabtu sore sepekan yang lalu saya dan misua segera meluncur ke resto Thailand yang rame di Jogja yaitu Phuket. Namanya memang nama kota di Thailand, dari namanya kita langsung ngeh kan kalau resto Phuket menyediakan aneka menu masakan negeri gajah putih.


Phuket sendiri di Jogja ada beberapa cabang, antara lain di Jl. Cokro Aminoto, Jl Wahidin Klitren Gondokusuman dan saya sendiri kemaren makan di Phuket Jl Colombo baru. Lokasi nya gampang kok, dari Jl Gejayan masuk ke jalan menuju hotel Puri Artha, lurus ke timur dan Puket ada di timur jalan atau timur sekolah Olifant.



Nuansa negeri Gajah Putih cukup terasa, dari lukisan bergambar pembesar Thailand, lukisan bergambar Thailand dan hiasan dinding  khas Thailand. Menu yang ditawarkan beragam, dari nasi goreng, ketan mangga khas Thailand, roti naan, dan menu unggulan yaitu Tom Yam.


Karena anak-anak sudah kenyang saya bebas pilih menu, ohya sebelum kulineran di tempat makan yang sekiranya duo anak lanang nggak doyan pasti dari rumah mereka sudah saya suapi, jadi saya ngga merasa bersalah saat makan bersama suami dan mereka cuma lihat atau nyicip dikit-dikit.


Satu porsi Tomyam Seafood, Nasi goreng sapi, Ketan Mangga, kopi Thailand dan milk tea jadi pilihan kami. Bagaimana rasanya?


1. Tom Yam seafood, isiannya banyak, dari cumi, filet daging dan udang. Rempah terasa dan asamnya segar, tomatnya banyak dan lumayan pedas. Harganya sekitar 47 ribu.



2. Ketan Mangga plus susu, ketannya pulen dan gurih, dicelupin ke susu jadi manis, kalau mangganya dicemil Nathan dan manis sih katanya. Saya belum bisa membayangkan makan ketan campur mangga, :D



3.  Nasi Goreng Sapi
Suami memesan nasi goreng, entah sepertinya makan dimanapun seringnya pesen nasgor. Kalau itumah saya masakin sendiri yaaang. LOL. Ohya, nasi goreng  nya enak, banyak METE dan potongan daging sapi. Nggak terasa pedas, wong akhirnya Nathan malah yang ngabisin.



Ehm, sambil menulis saya masih bisa merasakan segarnya Tom Yam dan kriuknya udang gaes. Ohya, biasanya masakan Thailand harganya cukup mahal di Phuket harganya lumayan murah, ngga bikin tongpes dah. 

Jangan lupa kalau ke Phuket restoran ajak-ajak yaaa.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jam buka: Senin - Minggu, 11.00 - 22.00 WIB

Harga:
  • Makanan: Rp 6.000 - Rp 50.000
  • Minuman: Rp 1.500 - Rp 16.500

Cabang Phuket:
  • Jl. Demangan Baru 4, Yogyakarta; phone: (0274) 557 377
  • Jl. Dr. Wahidin No 8, Klitren, Yogyakarta; phone: (0274) 652 6817
  • Jl. HOS Cokroaminoto No 240, Tegalrejo, Yogyakarta; phone: (0274) 551 707
  • Jl. Ring Road Utara, Ruko Pandega Permai No 5, Yogyakarta; phone: (0274) 331 1275

Comments

  1. Aku pikir km ke Phuket Thailand mb. Ternyata si Jogja. Boleh nih mampir hahaha

    ReplyDelete
  2. Aku pernah juga beberapa kali makan Thailand. Enak. Apalagi Tom Yam dan ketan mangga yang. Lezaat

    ReplyDelete
  3. Hihi.. idem nih.. kirain halan-halan ke Phuket.. nama tempat makan ternyata.. asik nihh.. Tom Yamnya menggodaaa :D

    ReplyDelete
  4. hiks, jauh. Harga makanan Thailand memang umumnya mahal2 sih. Mana kl yg masak gak pinter malah terlalu asem alias kebanyakan cuka

    ReplyDelete
  5. Kupikir kamu ke Thailand mba, wkwkk..

    Btw halal ga mba disini?

    ReplyDelete
  6. Indonesia rasa Thailand yaaa mbak :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …