Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Review Hotel Fave Diponegoro Semarang



Hotel berwarna pink itu menjadi pilihan saya saat memenginap di Semarang beberapa waktu yang lalu. Melalui situs booking online saya sudah memesan kamar di Fave Hotel seminggu sebelumnya. Saya memang selalu merencanakan liburan kami jauh-jauh hari. Takutnya kalau pesen mepet kamar  not availabe dan harganya cenderung naik mendekati hari H. 

Kenapa sih saya memilih hotel Fave Semarang?




Karena harganya cenderung murah gaes. Lewat Mister Aladin saya dapet harga sekitar tiga ratusan ribu lebih dikit. Saya memang nyari hotel yang murah karena seharian berencana jalan-jalan. Berada di hotel hanya saat tidur malam dan habis breakfast langsung check out.

Nah, kayak apa sih hotel Fave Semarang itu? Simak review saya gaes.




Sesuai rencana sekitar jam 3 sore kami sudah sampai di hotel Fave Diponegoro Semarang. Saya langsung check in karena memang sudah booking sebelumnya lewat situs on line. Proses check in tidak berbelit-belit, cukup KTP saya dan kami sudah mendapat kunci kamar. Sementara itu Mas Bojo dan anak lanang leyeh-leyeh di sofa.





Fave Diponegoro Semarang tidak terlalu luas, lukisan dengan nuansa pink terpajang di dinding sepanjang lorong. Bikin suasana meriah sih. Kamar saya ada di lantai 4 sebelumnya saat booking saya memesan untuk dapatkamar di lantai atas. 






Kamar yang saya pesan standart room  dengan luas 18 m , ya setimbang lah dengan harganya. Lantai tidak berkarpet, setiap kamar dilengkapi akses wifi, alat mandi, sandal, gantungan baju. Karena saya membutuhkan air panas untuk bikin susu dek Saka saya butuh teko pemanas air dan pesen langsung ke resepionis. Untungnya sih nggak ada biaya tambahan.

Penampakan meja yang so cleaning, nggak ada apa-apa maksudnya

Ohya, di kamar tidak disediakan cangkir dkk nya ya seperti teh, gula atau kopi, tapi saya tetep bisa ngopi pakai cangkir yang ada ditoilet dan bawa kopi instan sendiri. Sudah persiapan gaes.




Fave Hotel Diponegoro ada di Semarang bagian atas, pemandangan dari kamar cukup indah. Matahari tenggelam ataupun terlihat langsung dari sini, rumah-rumah penduduk terihat kecil dan anak-anak seneng bisa lihat Kincir Angin yang terus berputar, sepertinya sih dari toko roti Holland.






Breakfast Time

Bangun pagi langsung sarapan donk, pastinya setelah mandi. Air panas di Fave Hotel lumayanlah, hanya airnya nggak lancar masuk ke pembuangan jadi agak menggenang. Tapi sofar no problemlah, anak-anak hepi mandi pake shower, cuma agak was-was kalau mereka kepleset karena lantainya licin.





Menu makan di Fave Hotel Semarang lumayan lah, ada nasi, mie, ayam, sayur, roti, bubur ayam. Sesuai lah dengan harga yang dibayar, jadi jangan bandingin ama hotel bintang 4 atau lima yaa. Seperti biasa, duo anak lanang sukanya mie goreng ama omellete dan jus jambu.




Yang paling saya suka dari Fave Hotel Diponegoro Semarang yaitu suasana restonya, open door dan ada di rooftop. Angin pagi menemani sarapan saya pagi itu, sembari melihat suasana kota Semarang. Segaaaaar.


Si ibuk minum kopi , si kecil minum jus, bapaknya? minum susu ajah 


Selesai sarapan ngapain?

Keliling Semarang donk, perut kenyang saya packing dan langsung check out dari Fave Hotel Semarang. Cukup puaslah dengan Hotel Fave, dan langsung meluncur ke Lawang Sewu.

Ceritapikniknya disini yaaa Pesona Lawang Sewu

Comments

  1. ealah duo anak lanang asyik bener nih menikmati jus nya. BTW itu di daerah tembalang apa atasnya lagi jeng hotelnya??

    ReplyDelete
  2. Thanks reviewnya mbak, soalnya mau coba nginep disana :D

    ReplyDelete
  3. ini ga ada kolam renangnya ya mbak?

    ReplyDelete
  4. Terpesona sama rooftopnya mba.. Nikmatin senja bareng keluarga sejuk banget kayaknya ya hehe

    ReplyDelete
  5. Nyaman banget keliatannya nginep di Fave ya. Ngeliat duo si kecil di kasur itu rasanya jadi pengin bobok juga hahaha. Segarnyaaa menikmati kota Semarang di pagi hari *duh kok jadi pengin liburan nih :D

    ReplyDelete
  6. Bangunan Fave itu di mana2 hampir sama, dan bener sih, Fave itu murmerrr...heheh

    ReplyDelete
  7. Wah sebelum mudik biasanya mampir lama di semarang. Boleh nih buat list tempat nginap berikutnya. Terima kasih review-nya ya. :D

    ReplyDelete
  8. Itu meja di kamarna bener bener cleaning tak ada ornamen2 sama sekali ya mbak. Trus bikin kopinya, ada pemanas airnya g mbak?

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…