Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Apa Saja Sih yang Harus Dilakukan Bunda Saat Hamil Trimester Pertama?



Hoex.....
Hoex.....

Perut mual dan kepala pusing mendera saya di bulan keempat setelah bulan perkawinan kami. Tanda-tanda kehadiran calon buah hati semakin nyata setelah dua bulan sebelumnya hasil test kehamilan saya positif. Bahagia donk karena saya akan segera dapat momongan tanpa perlu menunggu lama. 

Kehamilan pertama tanpa ditungguin suami itu sedih-sedih gimana, karena mas Bojo tugas di Jakarta dan pulang dua minggu sekali.  Beruntunglah suami saya punya istri nggak manjaan, ke dokter sendiri bukan masalah. Karena saya terbiasa melakukan segala hal sendirian dan memastikan semua berjalan baik tanpa merepotkan orang lain jika tidak terpaksa banget.

Yang namanya anak pertama, tak hanya saya yang "mbungahi" tapi kedua orang tua saya juga excited banget. Kehamilan saya merupakan calon cucu pertama di keluarga saya dan mereka sangat menantikan cucu pertama mereka dan selalu mewanti-wanti saya untuk menjaga kandungan dengan baik.

Sebagai calon bunda ((ciyeee emak kale)) saya melahap berbagai artikel kehamilan, getol di grup calon bunda dan mendengarkan nasehat nasehat dari Ibuk kalau ibu hamil itu harus gini, nggak boleh gitu, blablabla.

Trimester Pertama Kehamilan Masa Krusial

Trimester pertama merupakan bulan-bulan pertama yang sangat penting dalam pembentukan janin setela dibuahi. Masa rentan kehamilan terjadi di trimester pertama dan seorang Ibu harus ekstra hati-hati menjaga kandungannya. Karena keguguran dalam kehamilan sering terjadi pada trimester pertama dimana janin masih lemah dan belum terbentuk sempurna. 

Lantas apa sih yang harus dilakukan oleh Ibu di trimester pertama kehamilannya?
1.  Rutin periksa ke dokter kandungan/bidan 
2.  Minum vitamin dan obat yang diresepkan dokter secara rutin, biasanya ibu hamil akan diberi Asam folat dan kalsium serta tambahan vitamin lain. Susu kehamilan seperti Lactamil juga penting untuk tambahan nutrisi bagi ibu hamil dan bayinya.
3.  Jika perlu lakukan USG saat periksa ke dokter agar kondisi janin terpantau jelas.
4.  Hindari pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga dan gerak aktif seperti berlari, loncat, membawa beban berat.
5. Jangan sampai stress, karena bagaimanapun psikologis sang bunda akan dirasakan baby dan bisa berpengaruh ke pertumbuhannya.
6.  Konsumsi makanan bergizi dan jangan makan makanan mentah serta seafood yang belum dimasak hingga matang
7.  Saat saya hamil, saya menstop pemakaian skin care  dan sebaiknya konsultasi dengan doker kandungan serta dokter yang meresepkan produk skin care.
8.  Sikapi dengan bijak segala mitos dan nasehat orangtua karena mereka lebih berpengalaman

Bagamana jika terkena morning sickness? 

 

Ohya bunda, di trimester pertama biasanya akan terjadi morning sickness atau muntah-muntah. Tak perlu kawatir karena itu adalah tanda-tanda keberadaan janin. Gejala morning sickness pada setiap Ibu juga tidak sama, ada yang "ngebo" tanpa ada mual muntah sama sekali, ada juga yang muntah-muntah tapi dalam frekwensi yang jarang misal sehari 3-5 kali bahkan ada yang sampai mengalami Hyperemesis atau muntah yang berlebihan sehingga menyebabkan Ibu hamil kekurangan cairan.




Berbahagialah kalian yang tidak mengalami Hyperemesis dan menjalani kehamilan dengan nikmat. Dari bulan ketiga saya muntah-muntah sangat parah hingga harus opname 2 x di rumah sakit. Tidak bisa makan sama sekali, minum pun juga muntah hingga hanya air dan darah hitam yang keluar karena lambung sudah terluka. Jangan tanya rasanya asam lambung yang naik hingga ke tenggorokan dan hanya rasa pusing lemas yan saya rasakan selama berbulan-bulan.

Ohya bunda, bawaan hamil sepertinya juga ada faktor keturunan. Ibu saya saat hamil ke 4anaknya juga mengalami hal serupa, bahkan saya ingat ketika Ibuk hamil adik ketiga saya dia tidak turun sama sekali dari tempat tidur, kata orang Jawa "nggendong amben". Amben artinya tempat tidur, jadi ibu saya hanya nempel di kasur saja begitupun saya dulu.




Bunda, pastikan kalian selalu happy menikmati kehamilan. Tidak semua Ibu hamil mengalami HG, hanya sekitar 2 % saja kok. Setiap kehamilan ada sensasi tersendiri dan jangan lupa untuk selalu berdoa agar kehamilan lancar dan anak yang lahir sehat walafiat.


Comments

  1. Ternyata seperti itu ya,
    informasi yang sangat bermanfaat, untuk persiapan menghadapi isteri :)

    Terima kasih Mbak

    ReplyDelete
  2. 2x hamil dan selalu ada morning sicknessnya. Tapi masih bersyukur cuma terasa WOW di bulan 2-4 kehamilan. Kadang ada yang morning sicknessnya ya selama 9 bulan sampai melahirkan.

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah aku pun 2 kali hamil tidak mengalami morning sickness yang paraaah

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …