Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Semarak 71 Tahun Indonesia di Kalibening Kalasan : Lestarikan Budaya dan Tradisi

Bulan Agustus selalu dinanti banyak orang terutama rakyat Indonesia. Tahu donk alasannya? 
Yess, karena di bulan Agustus masyarakat Indonesia merayakan kemerdekaan dan ulang tahunnya. Seperti saya yang juga merdeka lahir di bulan Agustus.


Kemeriahan bulan Agustus selalu saya nantikan termasuk kado ulang tahun buat saya ((kado mana kado)). Merah putih, bendera, umbul-umbul, lampu warna warni menambah kemeriahan di bulan Agustus. Setiap sudut desa, kampung, kantor hingga rumah penduduk pun semarak dengan nuansa merah putih




Begitupun di kampung saya yang selalu bersemangat menyambut bulan Agustus dan mengisi  peringatan Agustusan dengan berbagai lomba dan acara. Dari lomba anak-anak semacam lari kelereng, pecah air, pesan berantai, lari bendera dll. Yang dewasa pun tak mau kalah donk, ada lomba tarik tambang, masak, voli dan yang paling seru lomba panjat pinang.

Penampilan ANgklung :


Lomba anak-anak diselenggarakan setiap minggu dari awal bulan Agustus. Anak-anak antusias mengikuti lomba begitu pula dengan Bapak bapak dan Ibu yang juga mengikuti lomba pada malam harinya. Acara puncak di malam tirakatan ada pembagian hadiah dan penampilan dari pemuda pemudi serta anak-anak yang menampilkan aneka tari daerah.

Ibu-ibu RW 19 menyanyi bersama lagu nasional




Dari tari  kreasi hingga Jatilan ada lho, apalagi lagu lagu nasional yang dimainkan dengan Angklung oleh pemuda pemudi RW 19. Salut lho, hanya persiapan tak sampai sebulan berbagai penampilan sarat budaya dan tradisi Indonesia mereka pentaskan. Apalagi mengajari anak-anak menari pasti butuh kesabaran.






Dan, acara terakhir jalan sehat bersama satu pedukuhan Kali Bening. Rame dan meriah. Lumayan keliling kampung ternyata bikin keringatan dan badan jadi segar. Sayang nggak dapet doorprize euy.

Well, terimakasih tak terhingga untuk warga Kalibening khususnya RW 19 yang membuat peringatan HUT RI yang ke 71 tahun 2016 berjalan sangat meriah. Semoga tahun depan saya bisa aktif berpartisipasi ya.

Merdeka!!

Comments

  1. Aku dah lama banget ngak merhatiin panggung hiburan 17 agutusan, kayak nya sejak gw di jakarta dahh ngak pernah lagi ngeliat 17 an

    ReplyDelete
  2. Wahh.. Lengkap y perayaannya. Di tempatku cuma ada lomba aja..gak ada pagelaran panggungnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …