Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Jangan Lewatkan Perkembangan Baby Sesuai Kid's Milestones



Hallo moms, apa kabarnya? Semoga selalu sehat yaa. Siapa nih yang masih punya baby, pasti suka motret si kecil kemudian menguploadnya di sosial media 'kan? Apalagi sekarang lagi ngetrend bikin gambar milestone baby. Tak hanya gambar si kecil yang diposting di sosmed tapi juga dilengkapi usia bayi serta perkembangan bayi diusia tersebut.



Sayang, jaman Nathan masih baby dulu belum model gambar milestone kayak gitu, saya paling mengupload foto Nathan yang masih unyu-unyu sebagai kenangan saat dia besar nanti.

Pentingnya mengetahui perkembangan bayi kita, agar pertumbuhannya terpantau dan sesuai dengan standar perkembangan bayi normal. Jangan sampai kita melewatkan setiap momen perkembangan bayi dan yang paling penting kita bisa menstimulasi si kecil agar tumbuh optimal.

Para bunda pasti penasaran kan tahapan perkembangan bayi dari usia 0 bulan hingga 12 bulan, cekidot ya Bund:

Pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 1 bulan
  • Menggerakkan kepala dari sisi ke sisi pada saat posisi tengkurap
  • Cengkraman yang kuat
  • Menatap tangan dan jari-jari
  • Mengikuti gerakan dengan mata
Proses perkembangan pada bayi bulan ke-2
  • Menahan kepala dan leher sebentar pada saat telungkup
  • Membuka dan menutup tangan, pukulan diarahkan tanpa arah
  • Mulai bermain dengan jari-jari, membuat asosiasi (menangis berarti digendong atau diberi makan)
  • Tersenyum dengan responsif, mengadakan kontak mata
Perkembangangan bayi 3 bulan
  • Meraih dan mengambil objek, kepala tegak saat digendong, mulai merasakan beban pada kaki
  • Mengenggam objek dengan tangan, mengisap ibu jari dan meninju
  • Berguman, memekik
  • Menirukan anda saat anda menjulurkan lidah, mulai tertawa
Perkembangan bayi umur 4 bulan
  • Mendorong badan ke atas dengan tangan pada posisi telungkup, duduk bertumpu pada lengan
  • Mengambil objek, menggenggam seperti menggunakan sarung tangan
  • Tertawa keras, mengamati dengan akurat
  • Menikmati bermain dan mungkin menangis ketika dihentikan, mengangkat lengan sebagai isyarat "gendonglah aku"
Perkembangan bayi umur 5 bulan
  • Mulai berguling ke salah satu sisi badan
  • Belajar memindahkan objek dari tangan yang satu ke tangan yang lain
  • Meniup raspberry (menyemburkan busa)
  • Menjangkau mama atau papa dan menangis kalau ditinggal
Perkembangan bayi untuk usia 6 bulan
  • Berguling ke sisi kiri dan kanan
  • Memakai tangan untuk menyambar objek kecil
  • Berceloteh
  • Mengenali wajah pengasuh, keluarga dan teman yang sudah akrab

    Perkembangan bayi untuk usia 7 bulan
  • Bergerak sedikit - mulai merangkak
  • Belajar menggunakan ibu jari dan jari tangan lainnya
  • Berceloteh dengan cara yang lebih kompleks
  • Merespon ekspresi emosi orang lain
Perkembangan bayi untuk usia 8 bulan
  • Duduk tanpa dibantu
  • Mulai bertepuk tangan
  • Merespon kata-kata yang sudah akrab, melihat ketika dipanggil
  • Bermain permainan interaktif seperti cilukba
Perkembangan bayi untuk usia 9 bulan
  • Mungkin mencoba naik/merangkak ke atas tangga
  • Menguasai genggaman cubit
  • Belajar keberadaan objek -- bahwa sesuatu ada bahkan kalau mereka tidak dapat melihatnya
  • Sedang takut-takutnya sama orang asing
  • Menarik diri untuk berdiri
  • Menyusun dan mengurutkan mainan
  • Melambaikan bye-bye dan mengangkat tangan untuk mengatakan "naik"
  • Belajar memahami sebab akibat. Contoh: saya menangis, mama datang
Perkembangan bayi untuk usia 11 bulan
  • Menjelajah menggunakan perabotan
  • Membalik halaman saat anda membaca
  • Memanggil mama atau papa dengan "mama" atau " dada"
Perkembangan bayi untuk usia 12 bulan
  • Berdiri tanpa dibantu dan mungkin memulai langkah pertama. 
  • Membantu pada saat dipakaikan baju (memasukkan tangan ke lengan baju)
  • Mengucapkan kira-kira 2 sampai 3 kata (biasanya "mama" dan"dada")
  • Bermain permainan meniru seperti pura-pura sedang nelpon

Moms, Bunda, pastinya setiap anak tidak sama persis antara satu dengan yang lain, bahkan dalam satu keluarga sekalipun. Perkembangan dari bulan ke bulan antara bayi satu dengan yang lain juga berbeda. Misalnya duo anak lanang, Mas Nathan diusia 6 bulan sudah tumbuh gigi tapi usia 14 bulan baru bisa jalan, sedangkan adiknya 8 bulan baru tumbuh gigi dan umur satu tahun sudah bisa berjalan. Jika perlu beri stimulasi pada baby seperti pijatan lembut. Saat Nathan masih bayi saya sering memijatnya sendiri menggunakan baby oil Zwitsal. Apalagi saat dia mulai belajar berdiri, saya urut kakinya agar syaraf-syarafnya semakin peka dan menciptakan bonding antara saya dan bayi semakin dekat.

Milestone tidak menjadi patokan utama dan saklek ya moms, usia setahun harus sudah bisa jalan atau usia 7 bulan sudah duduk, yang penting ada perkembangan  dari bulan ke bulan tapi tetap dipantau jangan sampai terlambat. Jika bunda merasa ada yang tidak sesuai atau perkembangan baby melambat segera konsultasikan ke dokter anak secepatnya. 

Okey Bunda, semoga bermanfaat dan selalu sehat ya.

Comments

  1. Iya perkembangan anak beda-beda ya mbak, tidak bisa disama ratakan. Dulu anak saya usia 1 tahun sudah bisa berjalan satu dua langkah dan bicaranya juga udah mulai ndremimil gitu :)

    ReplyDelete
  2. perkembangan setiap anak memang tidak selalu sama yah Mba, jadi kita gak boleh membanding-bandingkannya :)

    ReplyDelete
  3. Ais dulu baru bisa berdiri umur 17 bln dan langsung bisa lari. Hihi

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …