Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

#JJS: Melihat Sapi di Desa Tetangga

"Bu, dah lama nggak liat sapi yo?" Sore tadi dek Saka tiba-tiba memancing saya untuk melihat sapi di kandang kelompok milik warga di timur desa.

"Oh iya dek, dek Saka pengen liat?" Tanya saya

"Iya buk" Jawab anak cubby itu sambil tersenyum

"OK bos, ayo kita lihat sapi" Langsung saya ajak duo anak lanang meluncur ke desa sebelah.

**************************

Selain melihat candi, duo anak lanang suka banget lihat kereta api, sawah, hewan-hewan dan salah satunya sapi. Kebetulan di desa tetangga ada kandang sapi milik kelompok, dulu hampir tiap sore sepulang saya kerja langsung ke kandang, tapi sudah beberapa bulan ini mereka bosen dan "lupa" tentang kandang sapi. Tapi maunya ke mall (s(aya juga suka sih)) tapi boros dan nggak edukatif ((nggaya ))

Hingga kemaren mereka ingat lagi.


Untungnya di bulan puasa ini simboknya duo anak lanang pulang lebih awal. Jika biasanya jam 5 baru nyampe rumah, sekarang jam 4 kurang sudah bisa bermain bersama mereka. Ehm, ternyata waktu sangat berharga ya, biarpun cuma satu jam terasa bermanfaat dan berkualitas banget terutama bagi saya yang banyak menghabiskan waktu di luar rumah.


Jarak dari rumah ke kandang sapi tidak terlalu jauh, sekitar 500meter saja. Berada di antara persawahan dan sebuah kali kecil. Kandang kelnyompok ini dimiliki oleh beberapa orang, tiap kandang berisi 2-3 sapi. Saya tidak menghitung  secara pasti tapi ada 15 lebih kandang. Walaupun tidak semua terisi.

Kadang saya sungkan dengan pemilik kandang saat tiap sore ke sana, dulu pertama kali kesana malah saya dikira mau beli sapi. LOL. ((Uang siape pak)). "Cuma mau lihat pak" jawab saya sama mereka.





Bapak pemilik membolehkan kami masuk dan memang pintu utama tidak di tutup, kata si Bapak sih di daerah Kalasan aman dan setiap malam selalu ada yang ronda jaga. Duo anak lanang lebih suka lewat pintu samping, karena saat lihat sama Bapaknya memang lebih sering lewat situ kemudian bikin perahu dari kertas dan dijalanin di sungai. Tapi kalau sama saya paling liat sapi atau malah nyemplung ke kali tapi nyemplungnya dikit aja. LOL


Jika anak-anak kota terlebih yang sekolahnya di pusat kota, pasti pernah mengadakan wisata edukasi yang ada kandang hewan, berinteraksi langsung dengan hewan atau bermain di sungai. Nah, keuntungan tinggal di desa salah satunya itu. Kami nggak perlu mahal-mahal buat sekedar main di kali dan ngasih makan sapi.



Sore itu pemilik sapi sedang memberi makan sapi. Duo anak lanang nampak antusias dan tanya ini itu sampai si Bapak ketawa. Begitupun saya yang agak kerepotan menjawab pertanyaan macem-macem dari Mas Nathan.

 

Di sela-sela melihat sapi anak-anak juga berteriak-teriak ngasih tahu ke  saya kalau ada pesawat terbang. Ya, rumah saya memang tidak jauh dari bandara, sekitar 2/3 km saja. Entahlah, kami sering melihat pesawat terbang tapi tetep saat ada pesawat lewat kami spontan mendongak ke atas.



Sapi-sapi  makan dengan lahap. Jika kedua sapi yang tadi baru makan pake dedak, yang ini menunya beda yaitu pake rumput. Kayak manusia saja ya, menunya ganti-ganti.



Puas melihat sapi Nathan ngajak main ke kali/sungai kecil. Saya bolehin tapi jangan sampai basah, Bukannya apa2 tapi mereka sudah mandi dan saya males kalau mesti mandiin mereka lagi.




Sobat Prima, membuat anak bahagia tidak terlalu sudah dan mahal, bahkan cenderung gratis. Cukup luangkan waktu dan ajak anak-anak bermain bersama. Ajak jalan-jalan naik motor keliling desa juga lumayan. Yang penting bisa berkomunikasi dan anak mengerti akan kewajiban orang tua tapi tetap bisa memberi kasih sayang.

Comments

  1. wah saya dulu pun kecilnya seneng spt dek saka bun..
    enak ya bun klo di perkampungan tempat tinggal kita byk penghijauan dan beternak gtu, salah satunya nilai edukatif ya buat anak..hehe

    Salam kenal bunda prima :)

    ReplyDelete
  2. Lucu banget si adekkk <3
    Saya jadi inget masa kecil main-main sama sapi xD salam kenal kk!!

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…