Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Anak Belum Bisa Cebok Sendiri? Ini Caranya Moms



Tak terasa Mas Nathan anak mbarep saya hampir berusia 5 tahun di bulan depan. Ada rasa senang sekaligus haru, karena saya sudah menjadi Ibu selama 5 tahun. Dan saya bakal melewati "masa kritis" seorang anak. Kata teman kantor, kata Ibu saya, kata tetangga yang lebih sepuh setelah anak berusia 5 tahun dia akan lebih sehat, tahan banting dan lebih mudah diatur. Ketika saya curhat anak sedang sakit atau sedikit mengeluh kenapa anak habis pilek kemudian batuk, mereka menasehati ya memang seperti itu anak balita, rentan terkena penyakit, sering rewel. Walaupun anak saya terhitung jarang sakit, dalam setahun paling batuk pilek sekali dan beberapa kali sariawan.

Selain lebih kebal terhadap penyakit ada beberapa hal yang mulai tumbuh di jiwa anak usia 5 tahun. Yaitu kemandirian, anak-anak slalu berusaha melakukan segala hal tanpa dibantu walau kadang malah bikin lama. Tapi sebagai Ibu saya memang harus sabar, karena kalau anak-anak tidak diberi kesempatan berusaha, berlatih dan mencoba lantas bagaimana dia bisa mandiri kelak?

Mbakyu, jengsis, masbro, bagi kalian yang sudah memiliki buah hati tak ada hal yang membahagiakan selain anak kita sudah memiliki pencapaian, misal usia satu tahu sudah bisa jalan, usia 1,5 tahun sudah bisa minta pup sendiri atau diusia 4,5 tahun anak sudah tidak mau diceboki artinya dia bisa membersihkan dirinya sendiri setelah BAB. 
Memang tidak ada patokan umur berapa anak sudah bisa cebok sendiri tapi menurut saya di usia 4 tahun anak-anak sudah bisa diberi pengertian secara pelan pelan. Kalau sudah besar harus bisa cebok sendiri, tidak usah dibantu orang lain termasuk orang tuanya. 

Mungkin beberapa tips yang saya terapkan pada anak saya bisa dipraktekkan ya mbayu atau jengsis para bunda:

1. Jangan mendoktrin jika cebok sendiri itu jijik, karena mereka bakal jijay dan nggak mau memegang pantat mereka.

2. Jangan memaksa secara keras, tapi suruh anak untuk mencoba apakah tangannya sudah bisa mencapai pantat atau belum, jika sudah berarti mereka sudah harus cebok sendiri.

3. Ajarkan cara membersihkan dengan benar, menggunakan sabun  dan bilas sampai bersih sampai berulang-ulang

4. Ajari anak untuk cuci tangan dengan sabun setelah cebok.

5.  Beri pujian  setiap kali dia habis cebok sendiri dan berikan reward saat mereka benar-benar bisa cebok sendiri tanpa dibantu lagi.

Mas Nathan juga tidak serta merta mau cebok sendiri, butuh pendekatan selama beberapa hari, baru dia mau mencoba cebok sendiri. Tapi masih saya dampingi dan saya cebok ulang untuk memastikan kebersihannya. Terkadang saat habis BAB dia minta saya yang nyebokin tapi saya tolak dengan halus. Pastikan untuk selalu konsisten agar anak terbiasa dan tidak bingung.

Mbakyu, jengsis para bunda, melatih hal-hal kecil memang terlihat sepele tapi jika tidak diajarkan sedini mungkin akan merepotkan kita, membuat anak tergantung pada orang lain dan terlambat untuk mandiri. Selalu cintai dan sayangi anak, tapi tetap tegas dan jangan manjakan mereka ya moms.

Comments

  1. Bisa nih, nanti jengsis istriku tak suru baca artikel ini. manpangat banget...

    ReplyDelete
  2. dek paksi belom bisa klo cebok BAK masih harus dibantu nih
    dia anaknya jijikan dan synya blom tega..klo pipis udah pintar
    btw wajah baru nih blognya...seger dan cerah

    ReplyDelete
  3. wah anak kita seumuran mba :D Juli nanti 5 tahun, ini saya juga lagi proses ngelepas dia dari dotnya. Udah berhasil sih dari 3 hari yang lalu, next step mungkin cebok yah :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…