Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Bersama #aMMalFitri Mari Wujudkan Senyum Anak Jalanan


Tak ada yang lebih menggembirakan selain senyum bahagia dari duo anak lanang.  Apalagi di bulan penuh berkah seperti ini. Semua orang pasti menyambut bulan Ramadhan dengan sukacita dan melaksanakan ibadah sebaik-baiknya. Begitupun dengan para orang tua yang akan memberikan yang terbaik bagi putra putrinya di hari raya nanti.

Sumber gambar : www.republika.co.id

Sayang, tak semua anak bisa seberuntung duo anak lanang, anak-anak kita, adik-adik kita atau saudara kita. Sering saya melihat senyum hambar dari anak-anak jalanan. Mereka memang tertawa lebar seolah tak ada beban di pundak mereka, bagaimana masa depan mereka dan akankah kebahagiaan bulan Ramadhan ini juga mereka rasakan?

Di balik senyum mereka saya merasakan ada yang hilang dari diri saya. Ada kepedihan jauh di lubuk hati saya.  Jika saya bisa bahagia, anak-anak saya bisa happy, kenapa mereka tidak? Mereka masih anak-anak, seharusnya mereka duduk manis di kelas, menuntut ilmu, belajar bersama teman dan merasakan kehangatan bersama keluarga. Tapi, terkadang kehidupan memang terlalu kejam bagi sebagian orang.



Kamu tak akan pernah meresa "hidup" hingga kamu memberikan sesuatu yang berarti untuk seseorang yang tidak akan membalasnya.

Sobat Prima, di bulan Ramadhan seperti ini rasanya waktu yang tepat untuk sedikit berbagi dengan sesama khususnya bagi anak-anak jalanan agar mereka bisa tersenyum dengan bahagia seperti anak-anak kita. Lantas bagaimana caranya membantu adik-adik kita ini, anak-anak jalanan, anak-anak yang kurang beruntung dan terpaksa tinggal dan bekerja di jalanan ?

Kita bisa memberikan  uang secara langsung pada anak-anak di jalanan tapi itu dilarang pemerintah, memberikan kepada orang tua mereka tetapi kebanyakan mereka anak yatim, jika diberikan dalam bentuk uang akan habis untuk kebutuhan konsumsi padahal mereka juga butuh tempat tinggal layak, pendidikan dan kesehatan. Toh, uang yang saya berikan dalam nominal kecil hanya akan habis dalam hitungan jam. 

Lantas adakah bentuk bantuan yang lebih bisa bermanfaat, dan tepat sasaran pada anak-anak jalanan itu?

Program #aMMal Fitri 

 


Jika ada niat pasti ada jalan gaes, MatahariMall.com dengan program #aMMalFitri akan memudahkan kita membantu anak-anak jalanan. Kita bisa memberikan donasi berapapun nilainya, pastinya sesuai dengan kemampuan kamu ya. Dan MatahariMall.com juga akan mendonasikan sebesar rupiah yang kita sumbangkan. Jadi bantuan untuk anak jalanan lebih berlipat ganda.


Total donasi yang terkumpul, akan disalurkan oleh MatahariMall.com untuk anak-anak jalanan di Rumah Singgah Anak Jalanan Yayasan Bina Anak Pertiwi yang beralamat di Jl. Bacang No. 46 Jati Padang Pasar Minggu Jakarta Selatan. Yayasan ini berdisi sejak 8 N0vember 1998 dengan akta notaris Dr. H. Amrul Partomuan Pohan, SH, LLM.

Nah seperti apa sih kehidupan anak jalanan dan Rumah Singgah, silakan lihat video berikut ya :


Ah, senang rasanya akan ada  banyak perlengkapan pendidikan, mainan serta barang kebutuhan sehari-hari  untuk anak-anak itu. Membayangkan anak-anak itu tersenyum bahagia dan menyambut Ramadhan ini dengan harapan baru. 

Sobat Prima, mari berbagi kebahagiaan dan berkah di bulan Ramadhan ini. Sedikit dari kita akan sangat bermanfaat bagi mereka. Dengan sekali klik kita akan membuat mereka bahagia.




Mas bo, mbakyu, sobat semua, kapan kalian akan membuat mereka tersenyum?

Comments

  1. Program yang sangat bagus dari Matahari Mall. :)

    ReplyDelete
  2. Visioner banget niiih

    Terobosan yang luar biasa dari Matahari Mall ya mbaaaa

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …