Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

#HealthyTalk: Ayo Cegah Datangnya DIabetes Melitus



"Berbukalah dengan yang manis"

Kalimat itu pasti sering kamu denger kan gaes, apalagi di bulan puasa sekarang. Ayo buka sama saya, kan saya manis. LOL.

Sobat Prima, saya termasuk penyuka yang manis-manis ((kayak kamu)) tapi semakin bertambahnya usia saya mengurangi sedikit demi sedikit minuman dan makanan manis. Paling segelas teh manis di sore hari, karena kalau pagi saya cuma minum air putih dan cuss bablas ke kantor. Selebihnya kandungan gula saya dapatkan dari cemilan atau masakan.

Kenapa sih ngurangin yang manis-manis?


Nafsu itu kalau diturutin kagak ada habisnya gaes. Abis minum teh manis, ngemil kue coklat setelahnya ngopi pake manis juga. Itu belum kalau jajan di luar, jadi tambah muanis saya. Bukan muka saya tapi kandungan glukosa di tubuh.

Jika ada yang tanya kenapa harus membatasi konsumsi gula, karena saya nggak mau terkena Diabetes Melitus. Salah satu penyakit yang berbahaya, karena menjadi gerbang masuknya penyakita jantung, hipertensi dan komplikasi yang mengakibatkan kematian. Serem.

Apa sich Diabetes Melitus itu? 

 

Diabetes Melitus adalah penyakit yang disebabkan karena gangguan kerja hormon insulin yang dikeluarkan oleh pankreas. Tubuh penderita DM (Diabetes Melitus) tidak bisa mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Penderita DM tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, sehingga terjadi kelebihan kadar gula dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.


Tanda-tanda terkena Diabetes Melitus:

 

1. Sering buang air kecil terutama di malam hari
2. Sering merasa cepat haus dan lapar
3. Berat badan turun dengan cepat
4. Mudah lelah
5. Merasa kesemutan di kaki dan tangan
6. Sering infeksi
7. Jika luka susah sembuhnya atau lama luka keringnya
8. Jika sudah parah penglihatan kabur


Sobat Prima, jika kamu merasakan beberapa gejala diatas mending segera tes kesehatan ya. Agar segera terdeteksi dan diobati secara tepat. Karena jika sampai kita terkena DM tak hanya berbahaya bagi diri sendiri tapi DM akan menurun ke anak gaes. Keturunan penderita DM mempunyai potensi lebih besar daripada orang tua yang tidak terkena DM.

Komplikasi Diabetes Melitus

 

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya kalau DM menjadi pintu gerbang komplikasi penyakit dan sering mengakibatkan kematian. Beberapa komplikasi penyakit tersebut antara lain:
1. Kerusakan saraf (Neuropathy),
2. Otak (cerebrovaskular),
3. Gangguan mata (retinopathy) bisa mengakibatkan kematian
4. Penyakit jantung (kardiovaskular),
5. Penyakit ginjal (nefropathy),
6. Bagi pria bisa menyebabkan impotensi,
7. Gangguan pencernaan,
8. Komplikasi di mulut (gigi mudah lepas),
9. Mudah terinfeksi,
10 Kelainan kulit (gatal-gatal biasanya di sekitar kemaluan)
11. Luka membusuk (gangren) dan biasanya sampai diamputasi bagian yang busuk supaya tidak menjalar


Jujur, saya sendiri ngeri membayangkan penyakit tersebut. Banyak orang di sekitar saya yang terkena DM bahkan hingga meninggal. Gejala paling mudah terlihat adalah jika kita luka atau cuma lecet saja dan sembuhnya lama, padahal orang normal jika cuma luka atau lecet dalam beberapa hari sudah sembuh. Salah satu tetangga saya kakinya di amputasi tapi tetap belum sembuh total dan meninggal.

Bagaimana cara menurunkan kadar gula darah?

 

Untuk mencegah diabetes melitus kita bisa memperbanyak olah raga, mengurangi makanan berlemak,mengkonsumsi banyak sayur dan buah, mengurangi gula dan garam dan mengganti nasi dengan karbohidrat lain seperti oatmeal, kentang atau pasta.

Tapi yang paling susah itu mengurangi yang manis gaes dan sekarang kamu tetap bisa minum yang manis-manis tanpa kawatir terkena DM. Kan ada Tropicana Slim!

Comments

  1. Penyakit Diabetes Militus ini jadi momok menakutkan sejak aku ngelihat sendiri almarhum pakdheku mbak yang berjuang buat bisa sembuh dari penyakit ini. Tapi lama-lama almarhum nggak bisa bertahan juga karena penyakitnya sudah parah.

    ReplyDelete
  2. ngeri juga ya akibatnya. Jaga pola makan ya kalau gitu. notice buat aku juga

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …