Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Bagaimana Menghadapi Anak Pemalu?



Tak ada yang lebih membanggakan bagi seorang ibu selain melihat anaknya  berani pentas di panggung saat kenaikan kelas. Bagi orang tua lain atau Ibu lain mungkin itu hal biasa. "Ah cuma maju nari doank gitu" atau "Anak gw malah sering tuh ikut lomba" dan beragam komentar lain. Ya, bisa dibilang saya lebay atau apalah, tapi bagi orang tua yang anaknya cenderung pemalu, itu hal yang membahagiakan gaes.

Anak saya sejak setahun sudah terlihat sifat pemalunya, beragam tips dan teori sudah saya praktekkan tapi tetep aja dia pemalu. Ajak bersosialisasi sudah, pola asuh juga normal, saya beri kesempatan untuk berinteraksi juga sudah. Tapi tetap sebelum TK dia sangat pemalu.

Pernah saya konsultasi dengan ahli dari Dancow Parenting Center kalau sifat pemalu itu ada faktor keturunan dan bawaan dari lahir. Nah lo, berarti emaknya pemalu donk!. Enggak juga sih, kalau saya sih lebih tepatnya malu-maluin gaes, dan bawaan sifat pemalu memang dari si Bapak, pemalu, anteng, tidak banyak omong dan tidak terlalu suka berkumpul dengan banyak orang.

Bagaimana Menghadapi Anak Pemalu?


Bunda, gaes, mbakyu, masbro. Jika kalian punya anak pemalu jangan rendah diri, jangan "judge" dia apalagi kita mendorong terlalu keras. Maksudnya bukan di dorong tapi jika kita ingin anak berani ketemu banyak orang, diajak tampil dimuka umum jangan dengan dipaksa atau dimotivasi terlalu keras. Selow saja bun. Anak pemalu juga anak biasa. Dia bukan anak berkebutuhan khusus. Hanya memang anak pemalu membutuhkan waktu lebih lama dari anak lain. Jika anak lain berani main sendiri ke tetangga di usia 1,5 tahun. Nathan baru berani saat usianya 2,5 tahun. Apabila anak lain cuek saat ikut arisan atau di tempat rame, anak saya baru usia 3 tahu.

Yang penting, bagi anak pemalu sebenarnya pendampingan dari orang tua dengan sabar, jika anak maunya main sambil ditemani ya kita temani, tak perlu takut, lama kelamaan dia akan seperti anak lainnya. Menghadapi anak pemalu hanya soal waktu tapi tidak juga anak pemalu akan berubah drastis seperti anak  yang berani.

Setidaknya dia bisa berinteraksi dengan teman dan lingkungan, mau sekolah layaknya anak yang lain itu sudah cukup. Pernah saya merasa sangat takut bagaimana perkembangan anak ke depan kok dia pemalu banget, tapi saya ingat ama si Omesh, host beken di televisi. Ibunya pernah diwawancara dan bercerita jika dulu Omesh penakut dan pemalu, bahkan sampai kelas 5 SD masih ditungguin saat sekolah.

Wow, lebih kebangeten kan? Tapi nyatanya dia bisa juga sukses. Contoh terdekat saja, Mas Bojo. Sampai saat ini dia juga cenderung pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan banyak orang, nyatanya dia bisa kerja di perusahaan ternama dan soal jodoh dia tetep laku, kan dapat gadis cantik ((saya)). LOL

Sobat Prima, percayalah. Mencintai dan menerima anak dengan apa adanya akan lebih membahagiakan, jangan paksa untuk menjadi orang lain. Tapi tetap beri stimulus agar dia berkembang

Salam.

Comments

  1. Masalahnya anakku tuh malu maluin kaya bapaknya
    Gimana tuh cara ngadepinnya..?

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…