Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Pernahkah Kamu dilanda Kegilaan?



Pernahkan kalian memakan es krim, merasakan enak kemudian merasa bersalah?
Seketika itu juga menimbang badan dan berharap angka di timbangan tidak naik.
Dan berteriak "Aduh aku takut berat badanku naik!"
Tapi kembali lagi ke lemari es dan mengambil es krim lagi. 
Dan makan lagi ((ah gue banget ini mah))

Itu  bisa juga disebut sebagai kegilaan lho gaes

Kembali  ke kebiasaan buruk padahal tahu jika itu salah? Kembali lagi melakukan hal yang sama dengan harapan akan mendapatkan hasil yang berbeda. Bullshit khan?

Tapi secara tak sengaja kita sering menjadi "gila" atau melakukan melakukan "kegilaan".
Dengan sadar atau tidak sadar mengulang lagi kebiasan kebiasaan, jika kebiasaan itu baik pastinya tidak menjadi masalah tapi jika itu kebiasaan buruk dan berakibat lebih buruk pastinyasangat merugikan.

Saya tahu menunda pekerjaan itu salah, deadline mundur, pekerjaan kacau tapi masih saja sering saya lakukan? Kenapa? Saya sendiri juga tahu dan mungkin saja itu karena kegilaan.

Seseorang dengan gampangnya menerima kembali sang mantan pacar walaupun dia sudah berkali-kali selingkuh. Gila bukan. Orang itu kembali mengulang hal yang sudah berkali-kali dia lakukan dengan harapan hasilnya akan berbeda. Berharap sang kekasih akan menjadi setia dan tidak selingkuh lagi. Itu kegilaan khan? Its impposible, jika seseorang sudah mempunyai kegemaran yang berlebih-lebihan seperti itu dia akan rindu atau tidak tahan untuk tidak selingkuh lagi dan lagi.

Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia kegilaan diartikan seperti ini:
1. sifat (keadaan, perihal) gila;
2. kegemaran (keasyikan, kesukaan) yg berlebih-lebihan;
3. sesuatu yg melampaui batas;
4. kebodohan, kesalahan (dng sengaja);
5. ketidakberesan; kericuhan; kekacauan: dr ~ ini aku mengharapkan suatu kebaikan


Jika kita mau sedikit merenung, menyadari kebiasaan kita salah dan mencoba tidak melakukan lagi kebiasaan-kebiasaan buruk, mengurangi kesukaan yang berlebihan, dan melampaui batas kita akan menjadi orang baru yang lebih baik. 

Tidak lagi makan es krim jika tak ingin berat badan naik, tidak lagi menerima mantan yang demen selingkuh, atau apapun kegilaan kalian.

Stop Now!

Comments

  1. yang sering mengalami kegilaan seperti ini sudah pasti cewek.hobi makan,ngemil,jajan beli eskrim,cita-cita pengen kurus hahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…