Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Ketika Rasa itu Datang



ah, rasa itu datang lagi
menyergap hatiku tiba-tiba
napasku sesak seketika
masuk ke dalam pori-pori
membuat tulangku semakin ngilu

Kenapa engkau datang lagi
lewat mimpi di tengah malam
datang tiba-tiba seperti hantu

Bahagia?
Pasti,

saat canda tawamu membuatku tersipu
Ketika kebaikanmu membuatku terpana
Keluguanmu membuatku mengernyitkan dahi
dan saat perhatianmu membuatku luluh

Tapi,
Itu hanya sekejab

Ku tak ingin merasakan lagi
Karena hanya akan berakhir pedih
Lebih pedih dari yang dulu

Ku tak ingin terkoyak lagi
Ku tak mau hatiku membiru lagi
Ku tak mau sakit lagi

Bukan

Kau tak pernah menyakitiku
Hatimu yang halus tak kan tega beralih ke lain hati
Atau membuatku meneteskan air mata

Sekat diantara kita tak bisa ku lewati
Pun juga ku tak berani menerjangnya
Jurang yang dalam tak mampu ku lompati

Begitupun kau
Hanya diam mematung
Menekuri nasib
Tanpa bisa berbuat apa-apa

Betapapun dalamnya perasaan
Membuncahnya kebahagiaan saat bersama
Berserinya dunia saat hanya ada Kau dan Aku

Tapi

Suratan takdir tak bisa di rubah

Saat kuterobos kabut itu
Akan banyak yang terluka
Bahkan hatiku sendiri

Lebih baik aku diam
Kau diam
Dan lupakan

Meski di hati banyak tanya

Kenapa harus bertemu
Kenapa harus kamu
Kenapa harus aku
Kenapa ada rasa

dan

Kenapa ada beda?

Sudah, sudah

Tak perlu kau menggugat langit
Kita cuma wayang
Hanya dalang yang berhak memainkan peran kita
Mencabut dari batang pisang
Memainkannya di udara
kemudian menancapkannya lagi

Cinta

Pulanglah
Balik kanan adalah cara  terbaik
Seiring waktu rasa itu akan hilang
terkikis hujan
terbawa angin

Percayalah
Kau masih bisa hidup tanpaku
Akupun masih bisa melanjutkan tawa tanpamu
Tapi  ku takkan bisa hidup jika meninggalkanNYA

Saat kau rindu aku
LIhatlah birunya langit
Ketika kangen datang
Rasakanlah desir angin di pipimu
Disana ada aku


Comments

  1. aaakkkk mbk prim multi talent nih bisa bikin puisi jugak, kece mbak

    ReplyDelete
  2. Aaaakkkk so sweeeet teenyata Mak Prima ini :*

    ReplyDelete
  3. ini puisi cocok banget untuk aku lima belas tahun yang lalu, ;)

    ReplyDelete
  4. Sampe aku liat lagi urlnya, ini beneran mak prima bukan tho? Hahaaa... Bagus mak..

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…