Tuesday, 24 May 2016

Alfamartku, Minimarket Kesukaan Duo Anak Lanang



Ada tiga hal yang sering diminta oleh dua anak lanang. Yang pertama tablet untuk melihat video The Wheel On The Bus, yang kedua mainan dan yang ketiga minta dianterin ke Alfamart untuk membeli snack ataupun es krim kesukaan mereka.

Dan sepertinya bukan cuma duo anak lanang yang demen ke minimarket yang isinya lengkap itu. Karena anak-anak kecil lain juga semangat banget kalau diajak ke Alfamart ((termasuk saya)). LOL. Kenapa sih suka ke Alfamart? Pastinya karena lokasi Alfamart yang dekat dengan rumah, barangnya lengkap, ruangan tidak terlalu luas sehingga tidak capai saat mencari barang dan sering ada promo.

Saat ini Alfamart memang menjadi salah satu minimarket berjejaring yang sukses di Indonesia. Saya pun mengamati kemuajuan Alfamart selama dua tahun ini.  Cabangnya hampir tersebar di setiap kecamatan bahkan desa, setiap minimarketnya tidak pernah sepi pembeli. Jujur saja, saya kagum akan kesuksesan Alfamart. Pastinya ksuksesan sebuah perusahaan tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara  pemilik dan semua karyawannya.



Sejarah Minimarket Alfamart

Pada tahun 1989 Djoko Susanto dan keluarga mendirikan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Perusahaan ini bergerak dalam  bidang perdagangan dan distribusi, baru setelah terjadinya  krisis moneter di tahun 1999 mulai memasuki sektor minimarket dengan nama Alfa Minimart.

Kehadiran Alfa Minimart merupakan suatu terobosan baru, jika biasanya pusat perbelanjaan modern berukuran besar dan lahannya luas, tapi Alfa Minimart hanya menggunakan lahan yang tidak terlalu besar. Saat itu minimarket belumlah terlalu familiar, orang baru sebatas mengenal pusat perbelanjaan modern seperti mall dan hypermarket

Kemudian Alfa Minimart berganti nama menjadi Alfamart  pada tahun 2002, setelah memiliki 141 cabang. Tau nggak gaes Alfamart melayani tidak kurang dari 3 juta pelanggan perharinya di seluruh Indonesia, dan berhasil meraih Best Brand Platinum Award tahun 2015. 

Di era digital ini PT Sumber Alfaria Trijaya juga tak mau kalah dengan perusahaan lain. Sehingga dibuatlah website official dari Alfamart di Alfamartku.com dengan tujuan untuk menjaga hubungan baik antara Alfamart dengan para pelanggannya. Website ini berfungsi sebagai pusat informasi pelanggan mengenai program, layanan pelanggan, informasi seputar CSR dan juga profil perusahaan.

Pelatihan UKM
Dalam mengembangkan bisnisnya, Alfamart berupaya melibatkan pedagang dan UKM di Parepare sebagai mitranya. Bahkan Alfamart telah menjadi perusahaan pertama yang mengadakan pelatihan UKM di Pare-Pare. Sebanyak 100 pedagang dan UKM ditraining soal manajemen, pengelolaan keuangan, melayani konsumen, display barang dan lain-lain. Pelatihan UKM ini merupakan salah satu program corporate social responsibility (CSR) yang dimilikinya, yakni Alfamart Sahabat Indonesia (ASI).

ASI sendiri memiliki enam program yang menjadi dasar bagi perusahaan di dalam menjalankan semua kegiatan CSR-nya dengan satu tujuan akhir yaitu Alfamart for All.‘Alfamart for All’ merupakan salah satu goal yang ingin diwujudkan Alfamart dalam menjalankan segala aktivitas sosial maupun bisnisnya yakni ingin menjadi satu bagian dari masyarakat sekitar terlebih masyarakat yang membutuhkan.

Nonton Bareng Film Garuda di Dadaku 2 Bersama Anak Yatim
Alfamart mengajak sekitar 500 anak yatim di 12 kota menonton film “Garuda di Dadaku 2″ dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi mereka dalam menggapai cita-cita dan meningkatkan apresiasi pada film nasional.
Keduabelas kota yang akan dijadikan tempat nonton bareng film “Garuda di Dadaku 2″ adalah Palembang, Lampung, Jakarta, Bekasi, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Bekasi dan Makassar.

Alfamart menjadi Minimarket dengan kartu member terbanyak
Minimarket Alfamart mendapatkan penghargaan dari TERA Foundation dan Frontier Consulting Group untuk kategori sebagai ‘Minimarket Pertama Dengan Kartu Member yang Memiliki Anggota Terbanyak di Indonesia pada tahun 2011 yang lalu.

Hingga pengujung akhir tahun 2011, total anggota Alfamart dari tiga kartu keanggotaan yang dimiliki yakni Kartu AKU, A Card Flazz dan Kartu AKU BNI mencapai 3,5 anggota atau naik sebesar 1 juta anggota dari tahun 2010 sebesar 2,5 juta anggota. Sebelumnya Alfamart juga pernah dinobatkan sebagai perusahaan ritel yang sebagai minimarket dengan pertumbuhan tercepat di tahun 2009 oleh TERA Foundation.
 
Alfamart Sukses Menggelar Bedah Warung
Alfamart telah berhasil menjalankan program Bedah Warung yang juga didukung Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau APRINDO. Program ini bagian dari upaya pemberdayaan terhadap usaha kecil menengah atau UKM. Tujuan program ini untuk menciptakan hubungan yang sinergis anara Alfamart dengan para UKM. Serta menciptakan wiraswastawan baru.

Bedah warung adalah warung-warung  yang dibedah  khusus ada di Jabotabek saat ini. Warung yang kumuh dipilih dan dibedah atau direnovasi menjadi warung yang lebih layak dan konsumen akan betah dan nyaman saat berbelanja.

2 comments:

  1. ow gitu sejarah berdirinya alfamart, keren dah makasih ya infonya : )

    ReplyDelete
  2. wah ada pelatihan UKM ya, keren nih alfamart dan semoga sukses selalu ya

    ReplyDelete

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts