Skip to main content

Ditraktir Nonton Raminten Cabaret Show, Ternyata Begini Rasanya!

Rintik hujan belum juga berhenti. Perlahan titik-titik hujan itu mulai berkurang volumenya. Warna langit  kelabu mulai menghilang. Jalanan Jogja mulai padat, maklum saja Jumat sore waktunya para perantau pulang ke kampung halaman dan para pekerja meninggalkan tempat mereka mendulang rupiah dan kembali ke rumah.
Rintik hujan tak mengurangi semangat saya tetap melajukan motor menuju kawasan yang paling ingin didatangi oleh wisatawan tetapi sangat dihindari oleh orang Jogja. Malioboro. Jika tidak terpaksa rasanya orang Jogja males ke sini 'kan?
Macet. Berjubel manusia. Tapi, bagi orang luar Jogja, Malioboro serasa magnet dengan kekuatan super kuat.
Sesampai di Malioboro hujan telah berhenti. Rupanya Tuhan tahu keinginan umatnya. Para wisatawan ingin menikmati Malioboro tentunya tanpa berbasah-basahan. Begitupun saya yang harus berjalan kaki dari Malioboro Mall menuju Mirota Batik. Dari ujung ke ujung ye kan.
Jumat yg lalu seorang teman, Mas Bagus dari Cepu sedang berulang tahun dan…

Gerakan Hijau oleh Apartemen Uttara




apartemen Uttara


Uttara The Icon merupakan perusahaan properti di Jogja yang membangun apartemen dengan desain modern dan mewah, apartemen yang dibangun sekitar 280 hunian. Selain hunian Uttara The Icon juga membuat lantai 1 dan lantai 2 menjadikan sebagai pusat bisnis yang memiliki segala fasilitas yang baik, ruang meeting dan foodcourt ada disini. Uttara The Icon selain sebagai hunian yang mewah, Uttara telah berkomitmen untuk menanam 100 pohon untuk satu unit apartement yang terjual, sehingga akan ada penanaman total sekitar 28.000 pohon di Yogyakarta. 

Penanaman Pohon sebagai wujud pelestarian dari Uttara dan kecintaan Uttara terhadap tanah di Indonesia. Mencoba kembali menghijaukan daerah yang tandus dan memerlukan penanaman agar siklus iklimnya menjadi seimbang. Selain itu, pohon merupakan hal yang sangat penting untuk bumi kita, dewasa ini pohon banyak yang ditebangi untuk digantikan dengan perumahan atau sejenisnya. 


Uttara sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang Apartement memandang penghijaukan perlu bagi daerah sekitarnya. Kawasan bantaran sungai  Gajah Wong Yogyakarta sangat perlu dihijaukan kembali agar tidak terjadi longsong dan menjaga simpanan air tanah. Bantaran sungai Gajah Wong yang beberapa waktu terjadi longsong membuat Uttara memiliki semangat untuk kembali menjaga bersama agar tidak terjadi lagi dengan menanam 1000 pohon di bantaran sungai tersebut.



Appartemen Uttara mengajak pemerintah dan elemen masyarakat terkait,  yakni perangkat kecamatan, kelurahan, Kepala Desa dan Organisasi Masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan secara serentak. Uttara menyediakan 1000 bibit pohon untuk ditanam di sepanjang daerah aliran sungai Kali Gajah Wong, penanaman dilakukan dari Condong Catur sampai Museum Affandi.

Uttara berkomitmen untuk selalu melakukan kegiatan penghijauan dan akan merampungkan komitmennya secara bertahap, oleh karenanya Uttara selalu berharap pohon yang telah ditanam selalu dijaga agar tanaman itu dapat berkembang dengan baik. Perkembangan tanaman yang baik akan menghasilkan alam yang seimbang, berkurangnya bencana tanah longsor, banjir dan kekeringan. Harapan dari penanaman pohon yang digagas oleh apartemen Uttara, masyarakat sekitar mampu menjaga kelestariannya.

Comments

  1. Artikel bagus, diposting setahun yang lalu setelah kegiatan penghijaun yang dilakukan oleh pengembang apartemen Uttara The Icon sukses.

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …