Skip to main content

Buang Khawatir Bersama GOJEK

Era digital sungguh membahagiakan banyak orang. Terutama saya yang merasa sangat dimanjakan dengan kemajuan teknologi digital. Keberadaan teknologi digital membuat banyak hal menjadi lebih mudah. Misalkan saja dalam urusan transportasi. Sebulan sekali saya ada tugas luar dari kantor. Dulu sebelum ada ojek online, suami saya harus kerepotan mengantar saya ke bandara atau stasiun. Jika waktunya siang hari mungkin tak masalah, namun seringnya saya harus berangkat malam atau sampai di Jogja malam. Itu sungguh merepotkan karena jika sudah lebih dari jam 8 anak-anak biasanya sudah tidur. 
Sungguh saya tak tega jika melihat anak-anak harus ikut mengantar dan tidur di mobil, kemudian pas pulang mereka sadar sudah nggak ada mamaknya, bakal bikin perang dunia III.  Hahahaha.
Sepertinya saya harus berterima kasih pada penemu dan pemilik GOJEK yang sudah mengembangkan aplikasi yang sangat berguna ini. Saya bisa memesan mobil ataupun motor dengan mudah, diantarkan sampai lokasi tujuan tanpa repot…

Wisata Rohani ke Gereja Katedral Semarang


Gereja Katedral Semarang (sumber gambar guide.alibaba.com)
Jam baru menunjukkan pukul 2 dini hari, tapi saya udah "ubek" aja di seputaran dapur dan kamar. Ya masakalah, walaupun sekedar masak aeer, balik lagi ke kamar packing baju dan "tetek bengek" perlengkapan si kecil. Ehm, keluar dari rumah sambil bawa duo anak lanang yang masih balita itu emang agak ribet. Bawaan mereka tuh lho, dari cemilan, susu si kecil dan si besar, baju ganti, bekel makan, maenan. Yes, apalagi dek Saka selalu bawa Teddy Bearnya, kecuali kami pergi pake motor.

"Ribet amat emang mau kemana 'nyah?"

Seminggu yang lalu, tanggal 25 Okt adalah Minggu terakhir di bulan Oktober dimana bagi kami umat Katholik merupakan bulan Maria, sepanjang 30 hari kami memberi penghormatan khusus bagi Bunda Maria dan tak lupa kami mengadakan ziarah ke Gua Maria. Ziarah bagi kami merupakan suatu devosi, perjalanan fisik mengingat kembali peristiwa peristiwa di masa perjuangan Yesus dan Bunda Maria.

Saya lebih sreg jika ziarah tuh sendirian atau cuma bareng keluarga dan cari waktu yang ga rame banget. Tapi demi solidaritas, saya ikut wisata rohani yang diadakan Lingkungan Aloysius Kalibening Kalasan, tempat tinggal saya. 

Kembali ke persiapan yaaa, setelah saya sendiri beres kemudian duo anak lanang mulai saya uyel-uyel biar pada bangun. Karena memang mereka udah ga sabar pengen piknik, tanpa rewel mereka langsung mau ganti baju dan cuci muka. Gausah mandilah, dingiiinnn kasian. Nah, yang paling telat pasti si Bapak, yang lain dah ready dianya baru bangun. Wis, jam lima saya berangkat ke pasar Kalasan. Disanalah meeting point dan sudah ada 2 bus yang menunggu. 

Tuh, Teddy Bear nya slalu digendong ama dek Saka

Ibu-ibu sedang menunggu bus berikutnya

Setelah semua peserta berkumpul, tepat pukul 5 lebih 15 menit rombongan berangkat. Terlambat 15 menit dari rencana, yah namanya ngumpulin banyak orang itu emang susah. Tapi mending daripada enggak sama sekali. 

Kami lewat jalur utara, dari Kalasan - Klaten - Boyolali - Salatiga - Semarang. Jalanan tidak begitu ramai karena masih pagi, sehingga bus melaju cepat dan sampai di Semarang pukul 8 pagi. Kami memang berencana mengikuti misa pagi  di gereja Katedral Semarang yang dimulai jam setengah sembilan. Masih ada waktu buat kami untuk bersiap-siap.

Pintu gerbang komplek gereja

Saya belum pernah ke Gereja Katedral Semarang dan excited banget untuk bisa mengikuti misa di sana. Saya membayangkan gerejanya yang besar dan luas. Sedikit meleset dari perkiraan saya, ternyata gerejanya tidak sebesar Katedral Jakarta, tapi memang bangunannya klasik dan bernuansa Eropa. 



Ada beberapa Bapak-bapak yang sudah sepuh menyalami kami, salut lho walaupun sudah tidak muda lagi tapi masih bersemangat menjadi among tamu. Menyapa dengan ramah setiap umat yang hadir di sana.


Ibadah baru saja dimulai, tapi duo anak lanang sudah mulai rewel, minta pipislah, puplah, susulah. Dan akhirnya saya mengajak mereka keluar saja. Mengikuti misa di luar daripada mereka mengganggu umat lain. Heran saya, kenapa mereka begitu "reseh" mungkin karena memang waktunya "kebelakang" tadi kan mereka bangun terlalu pagi sehingga belum sempat melakukan hajat mereka.

Suasana di luar begitu rindang, pohon pinus yang tinggi melindungi kami dari sengatan matahari yang beberapa minggu belakangan memang sangat menyengat. Tak hanya saya yang mengikuti ibadah diluar, banyak umat lain juga karena terbatasnya tempat duduk dan banyaknya umat. Jadi ingat gereja Kota Baru yang selalu penuh hingga umatnya meluber diluar gereja. 

Satu setengah jam kemudian ibadat selesai dan kami kembali ke bus. Menikmati nasi dos sambil melihat ramainya jalan Pandanaran Semarang. Rasanya belum puas melihat kota Semarang, tapi kami harus melanjutkan perjalanan menuju Gua Maria Kerep di Ambarawa.



Comments

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…

Kolam Renang Water Park Tirta Taman Sari Bantul

Kolam Renang Taman Tirtasari Bantul - Hayoo siapa suka berenang? Pasti banyak orang yang hobi berenang atau hanya sekedari ciblon main air, termasuk saya. Di kota besar banyak terdapat kolam renang di hotel atau water boom dengan fasilitas super lengkap. Bahkan, sebulan yang lalu ada water boom yang di klaim sebagai water boom terbesar se Jawa Tengah. Jogja Bay nama tempat itu.


Kali ini saya tidak akan membahas tentang Jogja Bay, tapi kolam renang di Bantul. Sebuah water park yang tidak terlalu besar, tapi lumayanlah untuk ukuran kota kecil seperti Bantul. Walaupun sederhana tapi sederhana, waterpark Tirta Tamansari ini selalu ramai pengunjung. Di hari libur banyak pengunjung bersama keluarga. Sedangkan saat hari biasa atau bukan hari libur, para siswa dari TK hingga SMA belajar berenang disini.

Bayangin aja, tiket masuk Waterpark Tirta Tamansari Bantul ini cuma 6000 IDR di hari biasa dan 8000 IDR di hari libur. Mulai anak berusia 2 tahun harus membeli tiket masuk dan  walaupupun pen…