Wednesday, 16 September 2015

Bahaya Narkoba dan Pentingnya Rehabilitasi

Saya mempunyai seorang teman yang sangat kecanduan narkoba. Segala jenis narkoba pernah dia pakai, dari sekedar pil koplo, ganja, extacy hingga yang berbentuk serbuk seperti kokain atau heroin. Dari berawal coba-coba dan terpengaruh lingkungan, hingga terjerembab tanpa bisa berdiri lagi. Bahaya Narkoba tidak bisa ditolerir dan bisa menhancurkan diri sendiri, masa depan dan keluarga.

Prihatin sebenarnya, tapi memang tak mudah untuk bebas dari narkoba, walaupun hanya sekali saja mencicipi. 

Apa sih NARKOBA itu?
Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya. Istilah lain yang sering dipakai adalah NAPZA. Narkoba meliputi semua zat yang mempengaruhi cara kerja pikiran, perasaan, persepsi dan kehendak.

Semenjak kecanduan Narkoba, teman saya jadi agak linglung. Nyetir mobil sering nabrak, diajak ngomong juga ga nyambung, walaupun saat itu dia tidak sedang mengkonsumsi narkoba. Tapi karena sudah terlalu lama "make" otaknya ikut terganggu. Jangan bahas tentang pendidikannya ya, pastilah hancur, dan banyak masalah yang dia timbulkan akibat kecanduan narkoba.

Yuk Kenali penggolongan Narkoba itu apa aja :
1.  Stimulan
Zat ini meningkatkan detak jantung, pernafasandan meningkatkan sensasi euphoria.

2.  Opioid
Zat ini merupakan za analgesikyang menurunkan rasa nyeri dan cenderung menginduksi tidur.

3.  Depresan
Zat ini cenderung menurunkan detak jantung dan kecepatan pernafasan

4.  Halusinogen
Zat ini menyebabkan distorsi sensori dan membuat orang berhalusinasi, mengubah suasana hati dan berpikir

Bahaya Narkoba sangat luar biasa, dan tiap jenis Narkoba memiliki dampak yang beragam :

  • Heroin
Heroin biasa disebut putaw, dan mengakibatkan pengguna menjadi  pelupa dan kemampuan berpikir logis kurang bisa berfungsi normal. Emosinya datar dan tidak ekspresif. Pelakunya cenderung malas dan asosial.








  •  Kokain

Nama lain kokain adalah morphine, orang yang mengkonsumsi kokain menjadi pelupa dan mengalami penurunan daya pikir, dampaknya mirip dengan penggunaan heroin.




  •  Extacy
Extacy mengandung amphetamin, sama halnya dengan shabu-shabu. Efek penggunaan extacy jangka pendek berupa fungsi daya pikir menjadi tajam, namun penggunaan jangka panjang mengakibatkan kerusakan otak permanen. Emosinya akan nampak ekspresif dan euphoria(perasaan bahagia ekstrim) dan perilakunya menjadi sangat  agresif dan aktif

  • Ganja
Penggunaan zat Halusinogen seperti ganja, lem, dan LSD mengakibatkan kehilangan fungsi kognit
if karena terjadinya kerusakan permanen pada otak, emosinya akan menunjukkan euphoria dan akan memunculkan waham. Perilaku pada pengguna zat ini akan terlihat malas dan asosial.




 Ichhh, ngeri ya bahayanya pake Narkoba, semoga tidak ada lagi orang yang kecanduan Narkoba lagi. Amin. Lanjut ke temen saya ya, upaya dari keluarga untuk membebaskan teman saya dari narkoba tak putus-putus. Bahkan dia sampai masuk bui karena kasus penyalah gunaan narkoba hingga menghabiskan dana ratusan juta tak jua membuat dia kembali "sehat". Cara yang efektif  untuk menangani penggunan Narkoba adalah direhabilitasi, niat yang besar dari pelaku dan keluarga serta menjauhi lingkaran setan Narkoba.

Teman saya sempat beberapa kali di rehabilitasi, beberapa waktu sembuh tapi jika terhubung kembali dengan teman lamanya, maka dia kembali mencicipi narkoba. Ohya, jauhkan pemakai narkoba sejauh mungkin dari teman-temannya. Dari sekedar hubungan via tempon atau bertemu, karena para pemakai biasanya akan membujuk dan memberi temannya yang sudah sembuh agar kembali memakai narkoba, entah mereka pengedar narkoba atau tidak.

Tidak ada orang yang berniat menggunakan Narkoba, kebanyakan berawal dari coba-coba  hingga tanpa disadari seseorang bisa sampai ke tahap ketergantungan. Dan, penggunaan Narkoba seringkali terjadi karena pengaruh teman. Walaupun pendidikan agama dan budi pekerti di keluarga bagus, banyak yang kecolongan karena pergaulan dan lingkungan yang buruk.

5 Tipe Pengguna Narkoba :
1.   Eksperimental Users (coba-coba)
      Pemakaian pada tahap ini didasari rasa ingin tahu dan bersifat sekali saja
2.   Recreationa; /Casual/Sosial Users (rekreasional)
      Pemakaian narkoba pada waktu tertentu, pengguna mempunyai ikatan yang sangat erat dengan
      kelompok tertentu tetapi masih dapat bergaul dengan kawan lainnya.
3.   Situasional Users (situasional)
      Pengguna mengkonsumsi narkoba pada waktu-waktu tertentu dan merasa bahwa narkoba dapat
      membantu mengatasi masalahnya. Pengguna memiliki hubungan yang sangat erat dengan kelompoknya
      dan dapat bergaul dengan teman lain walau tidak seerat sebelumnya.
4.   Intensive Users
      Pada tahap ini mulai terjadi pemakaian kronis dan dalam jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya.
      Pengguna sudah mulai merasakan kebutuhan fisik dan psikis. Hubungan pengguna dan kelompoknya
      sangat erat dan masih ada usaha bergaul dengan kelompok lain.
5.   Compulsive Dependent Users (kompulsif)
      Pemakaian narkoba dalam jumlah dan frekuensi sangat sering, pengguna sangat tergantung pada  zat
      atau  obat-obatan adiktif dan sudah tidak peduli bila orang lain tahu. Pada tahap ini pengguna sudah
      mulai melakukan tindakan kriminal dan tidak dapat lagi berhubungan dengan yang bukan pemakai
      narkoba.

Ehmmm, membahasnya saja sudah membuat saya ngilu sendiri. Apalagi melihat efeknya yang sangat merusak. terlebih mayoritas pengguna narkoba adalah anak muda yang bakal menjadi generasi penerus bangsa. Mudah lho merusak bangsa, cekokin aja ABGnya pake Narkoba, pasti negara itu bakal hancur. Dan saya setuju untuk menghukum seberat-beratnya para pengedar jahanam  itu.

Bahaya narkoba tak sekedar kecanduan dan merusak jiwa, tapi ada efek lain yang selalu mengikuti para pengguna narkoba, seperti tertularnya penyakit menular yang sangat berbahaya akibat jarum suntik yang mereka gunakan bersama-sama. Ada AIDS, penyakit mematikan yang belum ada obatnya atau penyakit lain yang bisa tertular melalui darah. Dan teman saya positif terkena Hepatitis B, dan harus menjalani pengobatan rutin.

Penanganan Pengguna Narkoba

Pengguna narkoba dapat pulih bila ditangani sesegera mungkin dengan benar, ada banyak tempat rehabilitasi yang dapat membantu pemulihan pengguna narkoba, Beberapa diantaranya adalah :
1.   Rehabilitasi Narkona "Kedhaton Parahita"
      Jl. Bali no. 20 Sentul City Bogor Jawa Barat
      Kantor di Yayasan Kasih Mulia
      Jl. Pluit Karang Permai T VII Selatan No 40-42 Muara Karang Jakut
      Telp. 021 87962045

2.   Rehabilitasi KUNCI
      Alamat Bruderan Karitas , Nandan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman DIY
      Tlp. 0274  624747, 0274 7171786

3.   Pusat Rehabilitasi Narkoba LIDO milik Badan Narkotika Nasional
      Jl. Raya Bogor -Sukabumi, desa Cijeruk, Wayes, Lido, Bogor Jabar.

4.   Yayasan Sekar Mawar
      Jl. Surya Kencana 2, Bandung 40132
      telp 022 - 2552380

 

"Jangan menyudutkan dan mengasingkan pengguna narkoba, tapi dampingi dengan kasih dan ajaklah mereka untuk berobat agar sembuh dengan direhabilitasi". 


---Jauhkan Narkoba, rangkul pengguna Narkoba dan mari peduli---


*******************************************

*Sumber : Bahan Sekilas Tentang Narkoba, Komisi Keluarga Keuskupan Agung Semarang
2. 

4 comments:

  1. pengguna narkoba memang sebaiknya direhabilitasi tapi kalau sudah sembuh jangan sampai mengulangi... :)

    ReplyDelete
  2. mudah-mudahan para pemakai bisa semuanay di rehabilitasi ya mbak supaya bebas narkoba

    ReplyDelete
  3. bener pengguna narkoba mending di rehabilitasi, tapi pengedarnya mending di penjara aja...

    ReplyDelete
  4. padahal banyak sekali bahaya yang terjadi saat menggunakan narkoba tapi masih banyak sekali yang menggunakannya :(( miris ya mbak :(

    ReplyDelete

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular Posts