Skip to main content

Blogwalking, Perlukah Komentar Balik?


Blogwalking  (pict. kroconet.com)
Ga didunia emak-emak atau para traveler, ada aja bahan buat war-war an alias perang #duer. Dari ASI, SUfor, hingga cara piknik atau cara motret bisa lho jadi ajang perdebatan yang hangat didunia maya. Terkadang juga sempat membuat mereka yang sedang berseteru naik pitam dan keluarlah status nyinyir atau postingan dengan nada sindiran. 

Saat baca timeline di facebook, terkadang juga ikut terbawa esmosi dan "sok teu". Dan berakhir kepala ikut puyeng membaca perdebatan yang ga ada juntrungannya. Padahal Ibu-ibu dikantor adem ayem aja, wong mereka ga punya facebook apalagi blog. Damai aja, dan tenang aja walopun ada yang ngasi anaknya ASI, sufor atau tajin sekalipun. Dunia nyata tidak seheboh dunia maya yang serba labil. Saat sudah begitu, mending ga buka facebook dan pilih baca nopel ajah. 

Nah, yang lagi hotnya nih, masalah BLOGWALKING dan perlukah kunjungan balik dan meninggalkan komentar. Pasti ramai juga dan seru abis, tiap orang pasti punya pemikiran berbeda dan ga usahlah tarik urat nadi kalo blog kita ga dikomentari atau dikunjungi balik. Keep Calm guys. 

 Menurut saya, ada dua jenis blog. Blog pribadi kayak punya saya ini dan blog info yang biasanya berada dihalaman pertama hasil searching mbah google. Kalo blog info pasti pengunjungnya dah ratusan atau ribuan pengunjung perhari, pengunjung mendapatkan informasi yang dia butuhkan, dan biasanya tidak mengenal pemilik blog dan tidak meninggalkan komentar. Kalo kamu blogwalking ke blog kayak gini jangan harap dikunjungi balik ya, ga mungkin kan pemiliknya kunjung balik ke ratusan/ribuan blog. Bisa pedes matanya. Kasian. 

Berbeda dengan blog pribadi, ajang silaturahmi dilakukan dengan membaca blog seorang kawan dan memberi komentar disana, sedikit berharap dikomentari balik. Tapi kalau enggak ya ga masalah. Saya suka blogwalking karena memang suka baca-baca dan ingin mengenal sang pemilik blog. Tapi banyak juga yang blogwalking guna meningkatkan trafik juga berharap dikunjungi balik dan dikomentari. 


Jika tujuan blogwalking kamu agar dikunjungi balik dan dikomentari, sebaiknya blogwalkingnya ke blog pribadi yang masih sepi kayak blog saya ini. Blog fakir komentar, haha.. Tapi, belum tentu langsung dibalas juga, kalau anak lagi rewel dan ga bisa buka blog piye. Jangan marah donk, tapi pasti lain waktu saya kunjungi balik. Jangan ke blog yang lagi ngehits, beliau pasti very busy dan ga mungkin kan bales semua komentar yang jumlahnya ratusan atau kunjung balik. Bisa kriting tangan doi. Dan jangan marah yaaa, sabar. Walaopun ga dikomentari balik, setidaknya nama kita nampang di komentar blognya dan itu sudah bikin nama kita sedikit tenar lah. Harusnya berterimakasih ke beliau, karena kita numpang tenar, hehehe. Tapi, ga semua artis blog pelit komentar koq. Ada juga yang nyempetin waktu mengunjungi blog pembaca yang udah berkomentar di blognya dah menjalin silaturahim didunia maya.

 Intinya, tulis dan lupakan. JIka pernah berkomentar dimana gitu, ya udah sedekahlah komentar, ga usah berharap dikunjungi balik. tapi kalo ada yang mau baca blog kita juga,Alhamdulilah.

Comments

  1. ikhlas saya mah mak prim, yg penting dpet ilmu dr blog2 yg sy sambangin plus numpak narok nama jg sih, hehe

    ReplyDelete
  2. Iyes :) be happy aja ngeblog ngebw dan semacamnya

    ReplyDelete
  3. perluu perluuu blogwalking menjadi makin kenal si penulis blognyaa.. jadi kalau kopdaran bisa nyambung... seperti aku dan kamu mak... *_*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ga bw kan, ntar pas ketemuan jadi kagok ya Mak, ga bisa mesra2an gitu, hahaha

      Delete
  4. Iya, Mak. Kalau yang komentarnya mengular itu mau jawab aja kayaknya enggak sempat ya? Apalagi blog informasi tidak hanya satu tulisan yang komentarnya banyak. Bisa keriting tuh jari.

    Saya belajar komentar di berbagai blog ... tapi masih juga ngarep di BW balik, kalau enggak, ya udah gakpapa juga. Hehe.

    Salam kenal dari Yogyakarta.

    ReplyDelete
  5. Bagi saya blogwalking adalah belajar segala hal mulai dari menulis artikel sampai belajar berkomentar yang baik...
    saya sebagai pemula wajib blogwalking mbak Prima dan saya suka dengan kalimat "tulis dan lupakan" itu sangat memotivasi... :)

    ReplyDelete
  6. Iya biasanya kalo BW trus ngasih komen itu berasa kenal sama yang punya blog :)

    ReplyDelete
  7. Aku nggak otomatis bw balik, soalnya males kecele, sayang kuota. Tapi yg pernah bw ke blogku pasti aku maksudkan bloglist supaya terpantau update-nya. Kalo temanya menarik, baru aku bw. Kalau smp aku nggak pernah bw ke orang yg bw ke blogku berarti itu krn masalah teknis, updatenya nggak kepantau, mungkin krn blog ybs over optimize.

    ReplyDelete
  8. Berkunjung, blogwakling di blog ini. Untuk bersilaturahmi... Kalo ketemu langsung baru sekali, seringnya ya lewat blog ini. hehehe.

    ReplyDelete
  9. Buat saya blogwalking itu sangat perlu banget, karena banyak banget manfaatnya mba, salam kenal dari blog sebelah...

    ReplyDelete
  10. Maak aku kunjungi balik nih. Minta kopi yang pahit soalnya bertamu udah larut malam haha. Suka sama postingannya. Duh Mana ini postingan akhir tahun? Ayo-ayo. Aku suka banget gaya nulisnya Mak. Santai tapi berisi. Sumpah!

    ReplyDelete
  11. cukup bermanfaat
    http://www.fareso07.xyz/

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai kawan, terimakasih sudah mampir ya. Pembaca yang cantik dan ganteng boleh lho berkomentar, saya senang sekali jika anda berkenan meninggalkan jejak. Salam Prima :)

Popular posts from this blog

11 Lagu Sedih Tentang Cinta Beda Agama

Hayoo, siapa yang belum pernah ngerasain patah hati. Sepertinya nggak ada yaaa, kecuali kamu belum pernah punya kekasih hati. Hahaha.  Saat lagi patah hati, paling enak 'tuh ya dengerin lagu sedih yang sesuai banget ama suasana hati yang mendayu-dayu. Puasin 'dah menangis berdarah-darah, apalagi terprovokasi lagu sedih yang membuat air mata tak henti mengalir. Karena, kalau lagi patah hati tapi berniat menghibur diri dengan mendengarkan lagu heppi tuh tetep kagak mempan. 
Mewek? Nggak papa koq. Asal kagak ada orang lain lihat atau orang yang kamu tangisi tahu. Bisa GeeR dia nanti. 
Ngomong-ngomong tentang patah hati atau putus cinta, banyak penyebabnya. Sebut saja, doi selingkuh, doi udah nggak cinta, doi dah bosen, doi dijodohin ortunya. Tapi, kalau menurut saya nih, putus cinta karena "perbedaan" itu yang bikin nyesek. Padahal keduanya saling mencintai. Tapi, tetep harus pisah. Nah lo!
Menjalani sebuah hubungan dengan perbedaan agama/keyakinan memang sangat berat …

Villa Budi Luhur II , Villa Pilihan Keluarga di Sekipan Tawangmangu

Dah hari Jumat aja nih, weeked brooo, mari piknik biar awet muda ya. Kali ini saya mau membagi cerita piknik keluarga saya beberapa waktu yang lalu. Bukit Sekipan Tawangmangu bisa jadi pilihan kamu untuk berlibur bareng keluarga. Ada villa dengan view cantik, hutan pinus dibelakang rumah dan kebun strawberry di depannya. Nikmat apa yang saya dustakan coba.
Sedianya saya ingin berkeliling Semarang, bersama orangtua, keluarga saya dan adik-adik saya. Tapi hunting hotel koq harganya ga turun-turun dan Bapak saya enggan untuk berjalan jauh, akhirnya saya pengen ngadem aja di Tawangmangu.
Dah pada tahu kan, di Tawangmangu banyak villa cantik dan dekat obyek wisata Grojogan Sewu. Pasti sangat ramai, padahal saya pengen tempat yang sepi, tenang dan dingin. Ratusan hotel, villa dan penginapan berjajar di sekitar Tawangmangu, satu persatu villa saya hubungi dan Villa Budiluhur jadi pilihan saya. Pemilik menawarkan villanya yang baru, karena villa lama sudah dipesan orang lain. Jadilah saya be…

Pengen Baby Selalu Wangi? Ini Rahasianya Moms

Time flies so fast gaes, tak terasa anak mbarep saya sudah berusia lima tahun. Usia dimana "masa kritis" seorang anak telah terlampaui dan saya merasa sedikit lega. Kenapa dikatakan semasa balita merupakan masa kritis? Karena di usia bawah lima tahun seorang anak masih rentan terkena penyakit, masih membutuhkan penanganan ekstra dan perhatian khusus dari orang tua terutama Ibu.



Hari ini saya sangat bahagia, duo anak lanang sehat dan tumbuh dengan baik, walaupun yang mbarep agak langsingan sedang adiknya lebih gembul. Ya, namanya anak-anak berbeda dan unik. Keduanya amat saya sayangi dan cintai.


By the way busway ((siapa yg naik busway 'nyah)). Walaupun sekarang sudah tidak merasakan rempongnya punya bayi, tapi terkadang banyak hal yang berhubungan dengan bayi membuat saya kangen pengen megang bayi lagi (('sok bikin)). Jujur sih, saya pengen punya bayi lagi, tapi maunya cewek biar ada yang nurunin cantiknya saya ((hueex)), tapi sabar masa produktif saya masih beberapa…